Akan tetap salah di mata orang yang memandang kita selalu salah.. :)
YOU ARE THE REASON
Claire Keane

#extradirty
Cosmic Funnies

shark vs the universe
sheepfilms
RMH

titsay

Origami Around
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
Cosimo Galluzzi
dirt enthusiast
will byers stan first human second
Jules of Nature
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
art blog(derogatory)
we're not kids anymore.

@theartofmadeline
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

blake kathryn

seen from Switzerland
seen from Sweden
seen from Malaysia

seen from United States
seen from South Africa
seen from United States

seen from United States

seen from France
seen from Netherlands

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United States
seen from Spain

seen from United States
seen from Sweden
seen from India
seen from Canada
seen from Türkiye

seen from Türkiye
seen from Germany
@kunamaijingga
Akan tetap salah di mata orang yang memandang kita selalu salah.. :)
Menikah
Ada yang ingin segera, tapi tak kunjung datang. Ada yang santai, tapi justru malah duluan. Yang cantik tak melulu bisa lebih beruntung, betapa banyak yang parasnya biasa-biasa saja justru lebih cepat menikah. Ada juga yang menikah duluan, tapi tak berapa lama cerai berantakan, pun dengan sebaliknya.
Untuk itu, menikah bukan ajang perlombaan, seolah-olah yang paling cepat adalah mereka yang menang karena laku duluan. Jangan sampai meniatkan menikah hanya karena ingin dibanggakan teman-teman. Jangan sampai ya.
Selamat untuk terus memperbaiki diri, kawan. Nanti, kalau memang sudah waktunya, akan Allah berikan, meskipun jalan untuk mendapatkannya sangatlah sukar. Di surga itu tidak ada yang single, jadi tenanglah, semua akan mendapatkan pasangan saat Allah telah menakdirkan. Kamu masih semangat untuk berjuang dan tetap menunggu yang terbaik, kan?
Barangkali obat dari segala penyakit adalah sabar, sedang ikhlas adalah ketika manusia ada dalam keadaannya yang paling "sembuh", paling sehat, paling baik. Barangkali.
Dah lama gak aktif di sini..
Aku ngerasa these past few days tuh overthinking ku parah sekaliiii.. 🙈
Been worried about a lot of things yang jauuuuuh di luar kontrolku..
Sampe akhirnya sadar.. waktu & energi aku terbatas, coba ngerti bahwa gak semua hal mesti dipikirin. Waktu yang seharusnya bisa produktif malah kebuang cuma buat mikirin hal-hal yang belum tentu kejadian wkwk.. 🥺
Semoga gak kambuh lagi si overthinking..
Ada yang overthinking parah juga ga si?
Pernikahan secara teori tampak mudah dan sederhana. Tetapi, semuanya menjadi sama sekali tidak sederhana saat ia sudah dihadapkan pada seorang manusia. Seseorang yang lengkap dan memiliki banyak pertimbangan terkait masa lalu, keadaan keluarga, nilai-nilai, pandangan hidup, visi misi, juga hal-hal lain yang mungkin tidak pernah ada dalam hidupmu, apalagi pikiranmu. Sebab itulah, mendoakan jauh lebih baik daripada menilai. Memahami jauh lebih baik daripada berburuk sangka.
©kurniawangunadi
Terima kasih Februari untuk 28 hari yang berarti.
Semoga hari-hari ke depan akan jauh lebih baik dari 59 hari yang telah terlewati.
Selamat datang Maret.
Kembali bersiap dengan kemungkinan takdir Tuhan di masa mendatang.
Semoga pundak-mu semakin menguat, ya!
Dy, 01Mar'21 - 10:06
Sebab daun yang jatuh pun tak luput dari campur tangan-Nya.
Begitupun cerita kita.
Aku tak tau akhirnya akan bagaimana.
Yang aku tau dan percaya, rencana Tuhan luar biasa.
Dy, 25Feb'21 - 00:43
Pernahkah terbayang jika ternyata segala macam ibadah yang kita upayakan dan kita harapkan dapat membawa ke syurga adalah suatu hal yang sia-sia dan tidak memiliki bobot pahala di sisi Allah?
Pernahkah terbayang jika ternyata segala macam komentar manusia yang menilai kita adalah orang alim dan sholeh ternyata sama sekali berbanding terbalik di sisi Allah?
Untuk diriku, beristighfarlah.
Semoga lekas berbenah.
semakin dewasa
semakin takut ngomongin orang lain. takut kalau suatu hari kita jadi seperti yang diomongin. takut karena yah, kita cuma beda dosa aja.
semakin hati-hati membuat komitmen. lebih banyak menolak daripada menerima. lebih banyak berkata tidak daripada berkata iya. punya not-to-do list alih-alih to-do list saja.
semakin sabar urusan rezeki. sudahlah, yang memang untuk kita pasti akan datang dari mana pun itu. yang bukan untuk kita, nggak akan sampai meskipun sudah di depan mata. juga, semakin sadar bahwa setiap manusia bisa jadi wasilah rezeki bagi manusia lain. termasuk diri kita.
semakin bersyukur sama pasangan, anak, dan keluarga. rasanya, di luar sana orang tuh macam-macam banget. kadang artinya "ada-ada saja". pasangan yang setia, terbuka, dan menyayangi itu sangat istimewa. selebihnya maafkan dan terima.
semakin ingin mengikhlaskan. barang-barang, kepemilikan, masa lalu, luka, beban. ingin semua bersih agar setiap hari bisa berjalan dengan hati ringan.
semakin yakin dengan jalan yang dipilih. ternyata nggak berubah, krisis identitas itu selalu ada di setiap fase hidup. tugas kita adalah membuat kapital identitas yang jauh lebih besar daripada krisisnya. caranya, tetap teguh berjalan pada pilihan. jadilah pemenang yang sabar.
semakin sadar betapa kecilnya manusia. bumi Allah luas, kekuasaan Allah tinggi, Allah Mahabesar. nggak ada yang nggak mungkin bagi Allah.
semakin sayang orang tua. ya Allah, muliakanlah kedua orang tua kami.
Aku tak pernah tau bagaimana semesta bekerja. Cukuplah segala urusan kembali kepada-Nya.
Dy, 10Feb'21 - 21:12
Penerimaan
Ada hati yang lelah. Menahan setiap perasaan. Takut untuk mengungkapkan. Menghindar untuk mengatakan.
Ia diucapkan dengan sangat pelan. Padahal hanya dirinya saja yang bisa mendengarkan. Seolah-olah dirinya sendiri tak siap menerima. Tak mau mengakui.
Lama-lama menumpuk. Bersama waktu yang berjalan. Bersama bayangan yang kian lama menakutkan. Ia semakin masuk dalam kegelapan. Semakin jauh dengan cahaya. Bayangannya semakin membesar dan terus membesar.
Kelelahan lalu melahapnya. Menelan di dalam kegelapan.
Tapi perasaan tak bisa dimatikan. Hanya satu cara, dengan penerimaan.
- meniti rasa
Mungkin bagimu aku egois dan berlebihan. Akan terlalu sulit dijelaskan bahwa hal sederhana ini cukup menyakitkan.
Dy, 14Jan'21 - 21:30
Semalam, seorang temanku lelaki sempat menyatakan,
“Capek ya, mengusahakan perempuan. Harus mulai duluan, harus merendahkan ego sendirian, harus menerima resiko ditidak acuhkan…”
Saat itu aku tersedak, lalu diam menekuri segelas vanilla latte yang sedari tadi sudah keruh sebab teraduk-aduk seperti emosi yang dimilikinya saat ini. Aku menyesap sekaligus menggigit batuan es yang dinginnya membuat mati rasa seperti getir perasaan yang dimilikinya saat ini.
“Bro.. tau ngga?..”
Ia menengadah tak melihatku, menerawang pada ambience cafe yang kuningnya redup. Sementara aku tegas menentang wajahnya,
“..di luar sana, sebagian perempuan justru merasa sangat lelah hanya karena menunggu. Cuman - karena - nunggu ….”
Ia tak bergeming. Aku juga jadi bingung sendiri, sebab tetiba menawarkan premis yang tidak setara namun berujung pada silogisme yang sama. Siapa yang akhirnya mengaku ‘paling lelah’ karena semua ini? Entah.
@miftahulfikri
Ada yang berbeda, tak seperti biasanya.
Kali ini tak ada ketertarikan kala mendengar ia bercerita.
Detak jantungku kian menggebu, terasa sesak ingin berteriak.
Aku hanya bergeming lirih, "tolong jangan dilanjutkan."
Tahukah kamu?
Rupanya aku cemburu.
Dy, 26Nov'20 - 21:02
Tetaplah menjadi alasan bahagiaku dan tenangku :)
Dy, 21Nov'20 - 19:30
Aku tak pandai merangkai kata.
Aku tak pandai mengungkap rasa.
Tapi ketahuilah, perasaanku ini Tulus bukan bercanda.
Dy, 20Nov'20 - 19:27
Be there for yourself, my love. 🤍