Semalam sebuah pertanyaan mampir ke kolom chat whatsapp. Pertanyaan menarik, yang datang dari seorang laki-laki, seorang adik kenalanku.
“Mbak, gimana caranya menghadapi orang egois?”
“Sulit. Pilihan yang bisa dilakukan adalah mengalah dan bertahan, atau tinggalkan.”
“Tapi aku ingin orang ini berubah mbak. Aku gak mau dia mendapatkan komentar buruk dari orang lain.”
Aku langsung bisa menebak siapa yang dimaksud, tentu saja seorang perempuan. Suatu hari ia pernah menceritakannya padaku.
“Kamu mau dia berubah? Atau merubah dia?”
“Kalau bisa, aku ingin membantu dia berubah. Aku mau dia mendengarkanku. Tapi, dia malah maunya dia yang didengarkan”
“Begini dek, pertama kamu harus paham konsep dasarnya. Bahwa kita tidak bisa merubah orang lain. Seseorang bisa berubah, jika memang dia ingin berubah, jika memang perubahan itu berasal dari dalam hatinya sendiri. Sebelum itu, berarti dia perlu menyadari apa yang menjadi kesalahannya. Lalu, bagaimana jika tidak?”
Hal ini mengingatkanku pada banyak hal yang pernah kulalui sebelumnya. Hal-hal yang membuatku menyadari bahwa tidak ada yang bisa merubah seseorang kecuali dirinya sendiri. Bahkan, kesadaran untuk berubah pun seringkali membutuhkan proses yang begitu panjang sampai perubahan yang diinginkan terwujud.
Ambil saja contoh sederhananya adalah membuat atau merubah kebiasaan sehari-hari. Berapa lama waktu yang diperlukan untuk merutinkan hal baru sehingga berubah menjadi sebuah kebiasaan baik? Berapa keras usaha yang dibutuhkan agar suatu hal dapat berjalan secara konsisten? Lalu bagaimana dengan karakter seseorang?
Bagiku, perubahan adalah proses yang tidak sederhana. Proses yang perlu waktu dan tenaga. Jika merubah diri sendiri saja terbilang sulit, bagaimana mungkin kita bisa dengan percaya diri mampu merubah orang lain?
Hal yang bisa dilakukan adalah memberikan arahan, nasihat, dan doa. Terlepas dari itu, kita tidak akan mampu melakukan apa-apa. Perlu menghadapinya dengan kesabaran dan keikhlasan.
“Jika kamu mau bersabar dan mau terus menasihatinya silahkan. Tapi mengharapkan dia berubah dalam waktu singkat, sedangkan dia sendiri tidak mau melakukannya, maka itu hanyalah harapan semu.”