Tugas Perilaku Konsumen “Motivasi dan Kebutuhan”
Lailatus Syifa Kamilah
Departemen Ilmu Tanah dan Sumber Daya Lahan (http://soil.ipb.ac.id/)
Fakultas Pertanian (http://faperta.ipb.ac.id/)
Institut Pertanian Bogor (www.ipb.ac.id)
Mata Kuliah Perilaku Konsumen IKK233 (Consumer Behavior Class)
Department of Family and Consumer Sciences, (www.ikk.fema.ipb.ac.id)
College of Human Ecology (www.fema.ipb.ac.id)
Bogor Agricultural University IPB (www.ipb.ac.id)
Dosen Pengajar :
Prof Dr Ir UJANG SUMARWAN, MSc (www.sumarwan.staff.ipb.ac.id, www. Ujangsumarwan.blog.mb.ipb.ac.id, [email protected])
Dr. Ir. Lilik Noor Yuliati, MFSA
Dr. Ir. Megawati simanjuntak, MS
Ir. Retnaningsih, MS
Ir. Md djamaluddin, MSc
Ujang Sumarwan. 2011. Perilaku Konsumen: Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran. Jakarta: PT Ghalia
Kuliah Kamis, 10 September 2015
Motivasi merupakan dorongan dalam diri seseorang yang menyebabkan ia melakukan sesuatu. Motivasi muncul karena adanya kebutuhan yang tidak terpenuhi.
Kebutuhan dibagi menjadi dua garis besar, yaitu :
1. Kebutuhan utilitarian merupakan kebutuhan yang muncul karena manfaat fungsional dan karakter objektif dari suatu produk tertentu. Misalnya seseorang ingin membeli handphone karena fungsinya untuk telfon, sms dan internetan.
2. Kebutuhan ekspresif atau hedon merupakan kebutuhan yang muncul karena value atau nilai dari barang tersebut. Misalnya seseorang membeli handphone karena ingin update perkembangan zaman.
Ada dua teori tentang kebutuhan dan motivasi
1. Teori Kebutuhan Maslow merupakan teori yang berdasarkan hierarki. Prinsipnya adalah kebutuhan dibawanya harus terpenuhi agar bisa memenuhi kebutuhan diatasnya. Urutan hierarkinya dari bawah keatas yaitu kebutuhan fisiologis, kebutuhan rasa aman dan keamanan, kebutuhan sosial, kebutuhan ego, dan aktualisasi diri.
2. Teori Motivasi McClelland merupakan teori yang menyatakan bahwa ada tiga kebutuhan dasar manusia yang memotivasi seorang individu untuk berperilaku, yaitu (1) kebutuhan untuk sukses (sama dengan kebutuhan ego dan aktualisasi diri pada Teori Maslow) , (2) Kebutuhan untuk afiliasi (sama dengan kebutuhan sosial pada Teori Maslow) , (3) Kebutuhan kekuasaan (sama dengan kebutuhan aktualisasi diri pada Teori Maslow).
Kedua teori kebutuhan dan motivasi tersebut memiliki kekurangan, yaitu :
1. Teori Maslow
a. Prinsip teori ini adalah hierarki yaitu kebutuhan yang dibawah harus terpenuhi jika ingin memenuhi kebuutuhan diatasnya. Tetapi pada penerapannya ada kebutuhan yang bisa dipenuhi dalam waktu bersamaan seperti kebutuhan ego dan aktualisasi diri, dan juga ada kebutuhan yang tidak harus memenuhi kebutuhan dibawahnya untuk mencapai kebutuhan tersebut. Seperti kebutuhan ego dapat dipenuhi tanpa perlu mendapakan kebutuhan sosial.
b. Tidak adanya kebutuhan spiritualitas pada teori ini, padahal mayoritas umat manusia adalah umat beragama dan kebutuhan ini akan menjadi penting bagi manusia.
2. Teori McClelland
a. Sama halnya dengan teori Maslow, salah satu kekurangan teori ini adalah tidak adanya kebutuhan spiritualitas.
b. Dibandingkan dengan Teori Maslow, teori ini masih kurang dalam memaparkan kebutuhan mansia seperti kebutuhan fisiologis yang tidak disinggung pada teori ini.
Urutan kebutuhan pada teori ini tidak sesuai dengan pemenuhannya, seperti kebutuhan untuk afiliasi yang harusnya dipenuhi dahulu sebelum memenuhi kebutuhan untuk sukses.














