Dunia itu memang tempatnya berlelah-lelah, katanya. Sampai hari inipun aku masih bertanya. Apa yang sedang dicari?
cherry valley forever
todays bird
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
Alisa U Zemlji Chuda
No title available
RMH
DEAR READER
Peter Solarz
Lint Roller? I Barely Know Her

No title available

Andulka
Claire Keane

★
Not today Justin
d e v o n

JVL
Today's Document
tumblr dot com

No title available
he wasn't even looking at me and he found me

seen from Germany
seen from Brazil
seen from Brazil
seen from Brazil
seen from Brazil

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United Kingdom
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia
@latelullaby
Dunia itu memang tempatnya berlelah-lelah, katanya. Sampai hari inipun aku masih bertanya. Apa yang sedang dicari?
Seandainya kamu tahu bahwa yang menetapkan takdirmu adalah pihak yang paling mencintaimu, tentu tidak akan ada kekhawatiran dalam hatimu perihal apa yang telah ditetapkan untukmu.
©Fajar Sidiq Bahari (@fajarsbahh)
Adaptasi
Menjalani peran sudah hampir 2 tahun ternyata belum juga membuatku merasa "ini memang tempatku". Bangun pagi bersiap dan berangkat hanya terasa seperti pemenuhan rutinitas dan kewajiban saja. Kewajiban bahwa seorang anak manusia yang sudah dewasa harus bekerja, karena yaaa semua orang juga bekerja. Aktivitas-aktivitas setelah jam kantor justru membuatku lebih bersemangat. Mereka bilang manusia jagonya adaptasi, dari zaman ke zaman manusia ini makhluk hidup yang bertahan dan selamat dari berbagai keadaan dunia. Jadi, sebagai homo sapiens yang sama yang selamat dari segala hal yang terjadi di dunia, seharusnya ya aku juga bisa selamat. Semoga saja. Aamiin
Saat kita mulai menumbuhkan harapan, harusnya dibarengi dengan mempersiapkan diri untuk kecewa. Seperti layaknya berdoa, dua perasaan yang mengiringi adalah harap dan cemas. Berharap agar doa kita dikabulkan, yang artinya itu adalah hal yang baik bagi kita menurut Allah. Cemas doa kita tidak dikabulkan. Respon tidak dikabulkan ini sebaiknya memang diiringi dengan berbaik sangka bahwa segala sesuatu itu adalah Rahmat dari Allah. Kalo memang belum bisa menemukan apa hikmah dari belum dikabulkannya suatu doa, yang terus berjalan saja. Mungkin esok saat kita bertambah bijak akan terbuka tirai hikmahnya.
Sebuah catatan pengingat untuk diri sendiri bahwa semua doa itu akan dikabulkan. Meskipun dikabulkan dalam bentuk yang lain yang lebih baik, ataupun dikabulkan saat benar-benar siap.
Doa Hari Ini
Ya Allah, yang ini aja boleh nggak?
Terlalu banyak kabar duka.
Ibunya kakak kelas, orang tuanya teman sma, adiknya teman smp, sepupu teman kuliah, dan banyak lagi.
Terlalu menyesakkan, bayangan bayangan buruk mendadak hadir. ~Istighfar.
Cepat pulih Duniaa
Ngapain?
Baru selesai menghitung ulang cashflow bulanan, masih pake excel sheet dari Mba Annisa dan Mba Windi hasil dari kulwap waktu itu. Kenapa dihitung ulang? Karena sepertinya perhitungan yang Saya buat bulan November 2019 lalu sudah tidak relevan lagi dengan real expense sekarang. Alias banyak melesetnya. Jadinya, dihitung ulang deh. Ditambah ada niatan untuk mulai invest di reksadana. Gils. Mau ngapain sih sebenernya? Saya juga belum punya bayangan bagaimana dan untuk apa uangnya kalo sudah terkumpul? Yang tebayang saat ini adalah jika Allah kasih umur sampai pensiun, Saya mau pensiun dengan baik. Ada kemungkinan Saya pensiun tanpa suami ataupun anak, jadi ya harus benar-benar dipersiapkan dengan matang. Jadi nanti ketika pensiun, saya punya uang sendiri untuk tetap hidup normal tanpa terlalu banyak penyesuaian dengan kondisi setelah pensiun.
Mari Menepi Sebentar
Dimulai dengan merapikan inbox email yang isinya macam-macam. Mulai dari riwayat pembelian di tokopedia sampai penggantian password akun instagram yang sudah entah kapan tahun. Lalu kemarin beli notebook alias buku tulis tebel seukuran B5 untuk dijadikan daily notes. Rasanya sudah lama sekali ndak punya daily notes yang on hand selalu ada di dalam tas. Terakhir punya sudah penuh dan sudah lepas dari sampulnya sejak tahun lalu dan baru kemarin malam pergi ke stationary store untuk beli yang baru. Bismillah, yok yok bisa yok.
Oppa, I’ll go to Seoul this weekend. I’ll sleep at my brother’s house. I miss U-ju so much. I see. Do you want to do that? Then I’ll head there, too. I can come up with an excuse.
#when you just want to secretly date in peace #but your best friend-slash-secret girlfriend’s older brother is nosy AF
Gumash banget dua orang iniii.,
Aku harus bagaimana? Saat perasaan yg sudah dengan susah payah diredam muncul ke permukaan dengan semena-mena hanya karena disapa dan ngobrol 2-3 kalimat saja.
Aku harus bagaimana?
Kalo saja berandai2 itu ada pahalanya, pasti saya sudah melakukannya sepanjang hari,.
Eh, ini jugak sedang berandai2 sih ya. Emhehe
Jangan setengah-setengah jika ingin berpisah.
Kalau mau pergi, lurus saja ke depan, jangan menengok apalagi berbalik.
Sedih ku pasti, pedih pasti ku.
Tapi punggungmu nanti akan kuingat dengan ikhlas.
Jika langkahmu terhenti dan mata kita kembali bertatap, tatapan itu akan menjadi harap
Lalu akan susah sekali bagiku nanti untuk pulang tanpa air mata
Inilah perbedaan mendasar dari mengeluarkan uang untuk traveling dan untuk sebuah barang (yang kita inginkan). Pada barang semakin berjalannya waktu, nilai barsng tersebut akan turun. Bahkan pada beberapa barang penurunannya cukup drastis. Sebut saja handphone, di penghujung 2017 ini entah sudah berapa banyak seri handphone yang lahir ke pasaran. Dari a sampai z you name it banyak sekali sudah. Bahkan ketika beberapa bulan lalu saya butuh beli handphone karena sony xperia saya yang aduhai itu akhirnya membuat saya lelah, risetnya tidak cukup 2 bulan dan berakhir dengan membeli salah satu handphone flagshipnya sebuah merek tertentu. Dan tau berapa harga jual handphone lama saya itu, ada yang menawar 1juta saja, satu per enamnya saja nggak masuk, Rek. Lalu tentang mengeluarkan uang untuk vacation. Justru nilainya semakin lama akan semakin meningkat. Pernah nggak membuka galeri trus menemukan foto2 liburan tahun lalu di puncak, Dan masih senyum senyum dan menggerakkan jari jemari unntuk menguploadnya di socual media? Nah, disanalah letaknya perbedaannya spending money untuk barang dan untuk vacation. Makanya, di beberapa kesempatan ketika membagi pos-pos gaji, saya akan sambil tersenyum saat memasukkannya ke dalam vacation budget. Nyahahaha. Kapan kemana lagi?
Hal terbaik yang bisa kamu percaya dari takdir adalah ia selalu yang terbaik untukmu dan selalu ada ruang untuk memperjuangkan takdir yang baik. Hal yang sering terlupa terkait takdir kita adalah kita sulit/butuh waktu untuk memahami maksudNya, dan kita jarang berprasangka baik.
Kurniawan Gunadi
Gimana kalo saya pasang standar yang tinggi banget aja sekalian. Lakik yang guanteng e puoll, sholih dunia akhirat, tajir melintir, cerdas minta ampun, terkenal seantero jagad raya. Soalnya nih ya dari umur 22 sampe sekarang hampir 30 tahun saya bikin konsep standar laki potensial dinikahi itu yg paling idealis dan kece menurut saya belum dapet2. Jangan2 klo pasang standar yang tinggi menjulang sekalian malah dapet. Gak pake baper gak pake mewek mewek manja nggak karuan kayak begini.
Sekian
Dari saya yang lagi lelah habis liburan panjang.
When you physically and emotionally tired, alone and scared, what you can really do is just crying. A lot. Silently.
.Regard.
Your heart
Ketika kamu membicarakan Jogja, yang kamu maksudkan buka hanya Jalan Malioboro, gudeg atau tugu. Yang terbersit kamu merindukan masa dimana teman temanmu dan kamu saling bercanda, naif dan muda. Jogja bukan cuma bangunan atau jalan jalan yang ada di dalamnya. Lebih dari itu, Jogja adalah kehidupan para warganya. Bagaimana bisa kamu tidak mencintai tempat yang begitu memanusiakan warganya. (unkwon) Jadi, kapan ke jogja lagi?