Gue balik lagi menikmati entertaiment thailand wkwkwk hidup kapal homo
One Nice Bug Per Day
No title available
Jules of Nature

ellievsbear
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open

★
occasionally subtle
Sweet Seals For You, Always
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
hello vonnie
i don't do bad sauce passes
ojovivo

Kaledo Art
d e v o n

roma★
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
Monterey Bay Aquarium
dirt enthusiast
AnasAbdin
Sade Olutola

seen from United States
seen from Canada

seen from Germany

seen from Mexico
seen from Italy

seen from United States
seen from United States
seen from Peru
seen from Belarus

seen from Australia
seen from Spain

seen from France
seen from Sweden

seen from Bulgaria
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
@luneresstuff
Gue balik lagi menikmati entertaiment thailand wkwkwk hidup kapal homo
I havent been in any marriage, not even plan to have one, tapi gue pernah jadi anak dari sepasang orang tua, so I guess now I talk about this as a human being who was planned by the parents.
Beberapa waktu lalu, ada pasien batita, terancam gagal napas. Sesak berat, mulai meracau, gelisah. We wanted to save that poor little human. Kita siapin bed PICU, kita siapin alat bantu napas. Anak kecil itu, semuanya bergantung sama waktu. Telat dikit, hasilnya akan beda. So we were in rush. We didnt wanna miss the golden period. Begitu berkas disiapkan, tinggal tanda tangan orang tua, lo tau? The mom didnt want to sign it, not until the dad came. Jadi mau ttd aja nunggu bapaknya.
We were frustrated. Udah ada teknologi bernama telepon dan beliau tetep mau bapaknya dateng dulu. Yaudah, kita cuma bisa ikut menunggu, ngga mau maksa, sambil tetep jelasin resiko anaknya bisa makin jelek kondisinya seiring berjalannya waktu kita menunggu.
We thought we've been frustrated enough. Begitu bapaknya dateng dan dijelaskan ulang, beliau MENOLAK tindakan resusitasi apapun, MENOLAK pindah PICU, due to some reasons we failed to understand.
The kid, not even in 5, was stated as DNR patient.
Crazy, huh?
Sayangnya ini cuma contoh ekstrim. Banyak contoh sepele lain dimana di dalam pernikahan tuh oknum-oknumnya ngga punya sense of emergency, sense of taking responsibility, or worse, nggatau cara berkeputusan secara mandiri.
Kelakuan-kelakuan ini kerasa lebih keji ketika yang dilibatkan tuh anak. Mahluk hidup yang SECARA SADAR lo produksi, yang bahkan tu anak kaga bisa minta dan kaga bisa rikues mau punya ortu yang kayak gimana.
Gue paham, dalam keluarga sekecil apapun, yang namanya pasangan ya ada dua isi kepala yang berbeda dan mau nggamau harus punya titik-titik tengah di beberapa problematika kehdiupan. Gue juga paham, setiap pasangan orang tua punya caranya sendiri dalam mengurus anak-anaknya. Nggapapa, silakan aja.
TAPI
ada kondisi-kondisi dimana lo harus taro sebagai top priority, atau kondisi dimana sebuah hasil bergantung sama waktu sehingga harus berkeputusan secara cepat dan tepat. Kalo dalam hal kayak gini lo masih gagu, even worse; gagal, plis banget, BELAJAR.
Belajar bareng-bareng sama pasangan lo. Belajar merunut masalah, belajar bikin mitigasi-mitigasi kecil dalam setiap what if scenarios. Belajar ilmu pengetahuan apapun yang otak lo masih bisa nangkep. Belajar ngalah sama ego dan trauma personal lo ketika itu berkaitan sama mahluk lain di bawah tanggung jawab lo yang ngga tau apa-apa itu. Belajar MANDIRI berkeputusan.
Ini masih mending contoh kasus gue yang dilibatkan cuma keluarga inti. Ngga jarang gue dapet kasus, mau ambil keputusan tindakan medis aja yang dilibatin sampe segala om tante uwak bibik mamang datuk semua diajak urun rembug.
Kalo kasusnya perkara beli tanah di kampung sebelah mah silakan lo mau rundingan sampe ngajak guru spiritual gunung kawi juga mah. Tapi kalo urusannya sama nyawa anak lo, atau nyawa pasangan lo, come on; YOU HAVE ALL THE RIGHT TO DECIDE. Makanya belajar biar bisa ambil keputusan SENDIRI.
Di salah satu sesi obrolan gue sama adik gue yang akan menikah, gue pernah bilang: pastiin pasangan kamu pernah hidup sendiri atau merantau, sehingga at least dia pernah belajar mengurus hidupnya sendiri dan berkeputusan atas dirinya sendiri. Kalopun nggapernah, pastiin dia punya ego yang ngga rapuh dan MAU BELAJAR. Bukan belagu bisa ngatur rumah tangga pake caranya sendiri yang sebenernya GAGAP dan INEXPERIENCED itu.
I mean, this life is already hard enough for a person. Kalo hidup lo ketambahan satu orang lagi as a spouse, idealnya mah justru bisa saling membantu dan meringankan. Kalo malah jadi makin berat, then you're not choosing the right one, I guess.
Tapi yaudalah, who am i on earth to judge. I know nothing about marriage.
Yang gue tau, berdasarkan pengalaman gue sebagai anak, gue punya hak untuk dipenuhi kebutuhan dasarnya, dan gue punya hak untuk diurus sama orang tua yang bisa mikir bener dan bisa berkeputusan yang bener.
Gitu.
As expected my mom
Selalu nyalahin gue
Selalu gak peduli
Selalu pengen coba ngerti padahal dia cuma omongan doang, tetap aja gue yg salah
Bertahun-tahun kemudian nyokap gue masih seperti ini, selalu nyakitin anak perempuannya.
Annyeong!!!
Lagi di fase sakit hati sama ibu sendiri.
Lucu aja, orang yang ngelahirin dan besarin kita tapi ngeluarin kalimat paling menyakitkan buat kita.
Bejir udah lama banget gak main tumblr wkwkwk
Kangen nulis di Tumblr.
Parenthood is scary. It really is not for everyone.
Plis ya cowok2 sekitar gw jangan berkhayal kalo gw bakalan suka kalian. Cara berpikir kalian di bawah gw, yakali gw mau menurunkan kelas gw buat kalian. Karena kalian bukan siapa2 makanya gw biasa aja dan mau berpura2 bodoh
Keputusan gw bulat buat nambah kontrak
Sekian terima kasih
Sekarang gw ragu buat nambah kontrak, emang anaknya labil.
Keputusan gw bulat buat nambah kontrak
Sekian terima kasih
Yang tidak pernah kita tau. Orang tua kita selalu menceritakan sekecil apapun keberhasilan yang kita gapai kepada teman-temannya.
Sekalipun kita menganggapnya hal kecil sekali. Bagi mereka hal itu besar sekali. Sampai-sampai seisi dunia harus pula mengetahui.
Bunda gw gak kek gitu. Dia orang tua yg paling males buat bangga2in anaknya. Dia ngerasa annoying setiap ngelihat temen2nya hobi banggain anaknya. Bagi bunda doain anaknya berhasil dan jadi orang yg baik sudah cukup. Kata dia gak usah banggain ke orang2 nanti orang lain juga tau sendiri sama pencapaian anaknya.
Sedih pengen pulang, pengen meringkuk di kamar yg jelek tapi jadi tempat paling nyaman
Kalo lagi mens kenapa sih bawaannya baper mudah tersinggung yang paling gak enak sering flashback ke cerita lama yang bikin sedih
First love
Gw baru selesai nonton ikatan cinta episode 235. Karena udah lama gak update di sini dan gak pernah cerita kalau lagi tergila2 sama sinetron ini. Sinetron ini sangat mencuri perhatian banyak orang. Sinetron ini dari segi cerita berbeda dari sinetron pada umumnya, akting aktornya yang bagus bahkan aktor ciliknya jago banget aktingnya dan chemistry tokoh Al-Andin yg sangat ngena dan bikin baper.
Oke, balik ke episode 235 ini. Ada salah satu scene yang bikin hati gw tersentuh dan teringat cerita lama. Al bimbing Reyna yang ketakutan masuk kolam renang padahal dia mau ambil nilai renang. Cara Al nenangin Reyna dan sangat perhatian ke Reyna yang notabenenya anak angkat dia (walopun menurut Al, Reyna ini anak almarhum adeknya) bikin kita pengen punya figur suami yang bisa jadi ayah sehebat Al. Scene ini mengingatkan gw ke ayah, cara dia dulu perlakuin gw sama kek cara Al perlakuin Reyna.
Bohong kalo bilang gw udh gak sakit hati lagi, mungkin lebih tepatnya gw udah mati rasa. Bertahun-tahun gw nyari ikhlas terkadang mikir mungkin udah ikhlas tapi ternyata gw udah mati rasa.
Ayah, tentu aja firstlovenya gw, semua anak gadis yg punya ayah keknya figur firstlovenya pasti ayahnya. Firstlovenya gw ini yg dulunya sangat-sangat mencintai gw walopun emang sering mukul tapi gw tau dia cinta sama gw. Dia, tiba-tiba tanpa diperbolehkan mempersiapkan diri berubah 180 derajat jadi orang yang paling gak bisa gw kenali. Orang yang biasanya selalu mengutamakan keinginan dan perasaan gw jadi orang lain yang paling gak peduli sama gw. Gw dibuang kek sampah dan ayah pergi gak pernah lagi ngelihat ke belakang, ngelihat gw.
Dengan hati yang udah hancur berkeping-keping ini gw udah gak yakin ada sosok pria lain yang bisa isi hati yang udah hancur ini.
-13 April 2021-
Sampe kapan gw nangis2 tengah malam overthinking gajelas. Capek tau kek gini terus gak ada berubahnya
U know another bullshit quote? It's "Do something you like and you will never have to work for the lifetime."
No, Hunny.
Work, no matter how much you like it, will still feel like--exactly--a work. You can even get burned out by something you like. Yes, it is possible.
Reason to Live #5376
To heal!! To be stable and wake up without that heavy feeling on your chest anymore. – Guest Submission
(Please don’t add negative comments to these posts.)