Mendidik dengan kekuatan Fitrah - NHW#4 Matrikulasi IIP Batch #5
Bunda dan calon bunda peserta matrikulasi IIP, masih semangat belajar?
Kali ini kita akan masuk tahap #4 dari proses belajar kita. Setelah bunda berdiskusi seru seputar mendidik anak dengan kekuatan fitrah , maka sekarang kita akan mulai mempraktekkan ilmu tersebut satu persatu.
Bismillah, akan saya coba jawab..
a. Mari kita lihat kembali Nice Homework #1 , apakah sampai hari ini anda tetap memilih jurusan ilmu tersebut di Universitas Kehidupan ini? Atau setelah merenung beberapa minggu ini, anda ingin mengubah jurusan ilmu yang akan dikuasai?
Alhamdulillah, sampai hari ini saya masih tetap memilih jurusan ilmu âParentingâ di Universitas kehidupan ini. Karena seiring berjalan nya perkuliahan bersama Ibu Profesional ini, saya makin menyadari bahwasanya fitrah saya sebagai seorang Ibu adalah untuk membersamai dan mendidik anak saya dengan cara yang sesuai dengan syariat agar kelak ia tumbuh dan berkembang serta menjadi generasi yang lebih baik lagi dari saya dalam segala hal.
b. Mari kita lihat Nice Homework #2, sudahkah kita belajar konsisten untuk mengisi checklist harian kita? Checklist ini sebagai sarana kita untuk senantiasa terpicu âmemantaskan diriâ setiap saat. Latih dengan keras diri anda, agar lingkungan sekitar menjadi lunak terhadap diri kita.
Alhamdulillah sudah mulai konsisten, meskipun tidak semua dari list yang saya buat bisa tercapai. Bagi saya sendiri, saya merasa ini adalah sebuah pencapaian mengingat saya adalah seseorang yang hidupnya tidak terlalu âteraturâ. Namun dengan adanya list ini, saya merasa setiap hari ada goals positif yang harus saya capai. Perubahan-perubahan ini terasa sungguh menyenangkan. Suami pun sedikit demi sedikit sudah mulai merasakan nya dan saya jadi semakin terpacu untuk berbuat yang terbaik yang saya bisa untuk diri sendiri, keluarga kecil saya dan lingkungan sekitar.
c.Baca dan renungkan kembali Nice Homework #3, apakah sudah terbayang apa kira-kira maksud Allah menciptakan kita di muka bumi ini? Kalau sudah, maka tetapkan bidang yang akan kita kuasai, sehingga peran hidup anda akan makin terlihat.
Contoh :
Seorang Ibu setiap kali beraktivitas selalu memberikan inspirasi banyak ibu-ibu yang lain. Bidang pelajaran yang paling membuatnya berbinar-binar adalah âPendidikan Ibu dan Anakâ. Lama kelamaan sang ibu ini memahami peran hidupnya di muka bumi ini adalah sebagai inspirator.
Misi Hidup : memberikan inspirasi ke orang lain
Bidang : Pendidikan Ibu dan Anak
Peran : Inspirator
Saya adalah seorang ibu yang bekerja diluar rumah. Meskipun begitu, deepdown inside my heart saya sangat ingin membersamai anak saya terlebih di usia golden age ini, namun karena satu dan lain hal yang membuat saya tidak bisa 100% bersama dengan nya. Meski begitu, saya ingin moment-moment bersama nya sebagai suatu kualitas yang utuh. Sejauh ini, hal yang membuat saya berbinar adalah tentang bagaimana menjadi ibu yang baik yang bisa mencetak generasi rabbani kedepan nya. Disamping itu, baru saya sadari ada hal lain yang bisa membuat saya berbinar-binar adalah saat sharing tentang meng-ASI-hi.Â
Misi Hidup : Memberikan pelayanan kepada keluarga (dan insyaAlloh lingkungan, saat saya merasa cara yang saya terapkan sudah cukup tepat)
Bidang : Pendidikan Ibu dan Anak
Peran : Educator, Facilitator.
d. Setelah menemukan 3 hal tersebut, susunlah ilmu-ilmu apa saja yang diperlukan untuk menjalankan misi hidup tersebut.
Contoh : Untuk bisa menjadi ahli di bidang Pendidikan Ibu dan Anak maka Ibu tersebut menetapkan tahapan ilmu yang harus dikuasai oleh sebagai berikut :
1. Bunda Sayang : Ilmu-ilmu seputar pengasuhan anak
2. Bunda Cekatan : Ilmu-ilmu seputar manajemen pengelolaan diri dan rumah tangga
3. Bunda Produktif : Ilmu-ilmu seputar minat dan bakat, kemandirian finansial dll.
4. Bunda Shaleha : Ilmu tentang berbagi manfaat kepada banyak orang
Untuk bisa sepenuh hati setulus jiwa menjalani bidang Parenting, maka saya menetapkan tahapan ilmu yang harus saya jalani sebagai berikut:
1. Bunda Sayang : Ilmu yang akan membuat saya selalu belajar dan memantaskan diri menjadi ibu yang baik untuk anak saya.
2. Bunda Cekatan : Ilmu yang akan membuat saya terus belajar untuk bisa me-manage rumah tangga yang lebih sehat dan baik.
3. Bunda Produktif : Ilmu yang akan membuat saya terus meng-eksplorasi kemampuan diri dan membuat saya mandiri secara finansial (diluar pekerjaan kantor)
4. Bunda Shaleha : Ilmu yang akan meningkatkan peran saya sebagai ibu dan menjadi orang yang bermanfaat untuk lingkungan.
e. Tetapkan Milestone untuk memandu setiap perjalanan anda menjalankan Misi Hidup
contoh : Ibu tersebut menetapkan KM 0 pada usia 21 th, kemudian berkomitmen tinggi akan mencapai 10.000 (sepuluh ribu ) jam terbang di satu bidang tersebut, agar lebih mantap menjalankan misi hidup. Sejak saat itu setiap hari sang ibu mendedikasikan 8 jam waktunya untuk mencari ilmu, mempraktekkan, menuliskannya bersama dengan anak-anak. Sehingga dalam jangka waktu kurang lebih 4 tahun, sudah akan terlihat hasilnya.
Milestone yang ditetapkan oleh ibu tersebut adalah sbb :
KM 0 â KM 1 ( tahun 1 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Sayang
KM 1 â KM 2 (tahun 2 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Cekatan
KM 2 â KM 3 (tahun 3 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Produktif
KM 3 â KM 4 ( tahun 4) : Menguasai Ilmu seputar Bunda shaleha
Saya akan mencoba men-set KM 0 saya di usia 32 tahun (saat ini, 2018). Mengingat saat ini saya adalah ibu yang juga bekerja di luar rumah, akan saya dedikasikan setiap hari selama tiga jam selama saya commuting untuk saya mencari ilmu, mempraktekan dan menuliskan nya. Jadi milestone yang ditetapkan saat ini sama dengan Bu Septi yaitu sebagai berikut:
KM 0 â KM 1 (tahun 1, 2018) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Sayang
KM 1 â KM 2 (tahun 2, 2019) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Cekatan
KM 2 â KM 3 (tahun 3, 2020) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Produktif
KM 3 â KM 4 (tahun 4, 2021) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Shaleha
Dan memang kebetulan di tahun 2021 saya ada rencana âpensiunâ dari pekerjaan luar rumah saya untuk satu tujuan, yaitu membersamai anak saya dimasa usia sekolahnya sampai nanti. Semoga ini bukan sesuatu yang terlambat :)
f. Koreksi kembali checklist anda di NHW#2, apakah sudah anda masukkan waktu-waktu untuk mempelajari ilmu-ilmu tersebut di atas. Kalau belum segera ubah dan cantumkan.
Noted. Untuk saat ini, masih sama dengan ceklist yang saya buat terakhir.
g. Lakukan, lakukan, lakukan, lakukan
Sang Ibu di contoh di atas adalah perjalanan sejarah hidup Ibu Septi Peni, sehingga menghadirkan kurikulum Institut Ibu Profesional, yang program awal matrikulasinya sedang kita jalankan bersama saat ini.
Sekarang buatlah sejarah anda sendiri.
Karena perjalanan ribuan mil selalu dimulai oleh langkah pertama, segera tetapkan KM 0 anda.