Memikirkan orang lain bahkan saat kamu memeluk pasanganmu. Inilah salah satu arti kesepian.
$LAYYYTER
RMH

Kiana Khansmith
he wasn't even looking at me and he found me
No title available
Monterey Bay Aquarium

❣ Chile in a Photography ❣
cherry valley forever

Love Begins

oozey mess
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
Peter Solarz
tumblr dot com

#extradirty
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
we're not kids anymore.

if i look back, i am lost
Stranger Things
ojovivo

Product Placement

seen from India
seen from United States

seen from Türkiye

seen from United Kingdom

seen from Japan
seen from United Kingdom

seen from United States

seen from Japan

seen from Maldives
seen from India

seen from United Kingdom

seen from Malaysia

seen from Malaysia

seen from United States

seen from United States

seen from Malaysia

seen from Germany
seen from United States

seen from United States
seen from Türkiye
@maafbercanda
Memikirkan orang lain bahkan saat kamu memeluk pasanganmu. Inilah salah satu arti kesepian.
Jatuh cinta itu terkadang membuat orang lupa pernah patah hati. Perasaan dan logika memang tak pernah berkawan.
5 Hal Yang Harus Kamu Lakukan Ketika Cemburu
Setiap hubungan pasti tidak ada yang terus menerus berjalan mulus. Terkadang hal yang menyebalkan bisa jadi terjadi dalam suatu hubungan. Salah satu hal yang menyebalkan dan dapat memicu pertengkaran adalah rasa cemburu. Kamu pasti juga pernah kan merasakan cemburu?
source: ottmag
Punya pacar yang cemburuan itu memang ada sisi positif dan negatifnya. Terkadang memang cemburu menyimbolkan rasa sayang, namun juga cemburu yang berlebihan akan membuat hubungan risih. Pertanyaannya, ketika kamu cemburu, apakah kamu sudah mengenal pasanganmu dan dunianya secara baik dan benar? Coba deh dibaca ada hal-hal apa aja yang sebaiknya kamu lakukan ketika cemburu.
1. Positive Thinking Sebenarnya, di mana saja, positive thinking itu perlu. Jika ada yang berubah dari pasanganmu, lebih baik jangan langsung berasumsi buruk. Asumsi itu terkadang membunuh. Perubahan seseorang itu bisa terjadi karena banyak hal, salah satunya rutinitas. Misalnya, ada kerjaan yang membuatnya bete di kantor.
2. Komunikasi yang Baik Selalu mengungkapkan perasaan yang kamu rasakan dalam nada yang baik. Memendam perasaan itu sebenarnya tidak baik, apalagi mengutarakan dengan kasar. Bicarakan dengan pasanganmu, apa yang kamu rasakan.
source: huffpost
3. Informasi Warga Sekitar Ketika kamu memutuskan untuk pacaran, hal yang penting untuk kamu lakukan juga adalah berteman dengan teman-temannya. Jangan dekati mereka di saat kamu butuh saja, tapi bertemanlah akrab. Jika ada apa-apa, mereka akan berbicara denganmu.
Punya Pasangan yang Kasar?
Saya termasuk orang yang percaya bahwa cinta yang baik itu adalah cinta yang tidak pernah kasar, baik secara verbal maupun secara fisik. Apa kamu orang yang percaya itu juga? Cinta yang baik selalu belajar memahami, bahkan akan bersedih jika pasangannya terluka. Bahkan saya selalu percaya bahwa jika kamu ingin menasehati pasanganmu yang salah, bukan dengan kekerasan.
Berbicara tentang pasangan yang kasar, beberapa orang memilih untuk bertahan dengan pasangan yang telah bersikap kasar dengannya murni karena faktor cintanya yang terlalu besar. Entah apa yang kemudian dia pikirkan ketika dikasari, namun dia selalu merasa dia lebih baik terluka daripada hubungan mereka selesai begitu saja. Cinta yang begitu dalam memang sering membuat kita bodoh ya, bahkan kita semacam melupakan untuk mencintai diri kita sendiri.
Pasangan yang kasar selalu berpikir bahwa kekerasan itu lazim digunakan ketika dia marah dan ingin memberitahu kamu. Tindakan kasar satu demi satu menjadikan itu suatu kebiasaan untuknya, sehingga dia tidak pernah merasa bersalah ketika melakukan hal tersebut.
Tanda-Tanda Dia Baper
Baper itu nyebelin ya. Baper sendiri adalah sebuah proses sebelum “sayang” terhadap seseorang dan sering muncul mendadak. Setiap orang pasti pernah merasakan baper karena ada orang lain yang ngelakuin sesuatu lalu jadi kepikiran. Misalnya nih, kamu lagi nganggur seharian, lalu ngajak temenmu jalan dan nonton film, eh selanjutnya temenmu baper.
Kamu suka gak dibaperin? Tergantung sih ya. Kalau misalnya dibaperin sama orang yang kita suka sih menyenangkan, tapi kalau misalnya sama orang yang kita gak suka sih cukup merepotkan. Kita sebagai korban dibaperin, memang harus tau apakah dia sedang baper atau emang orangnya segitu perhatiannya sama kita. Gimana sih cara menebak kalau dia baper sama kita? Nah ada beberapa indikator biar kamu gak nebak-nebak nih
1. Komunikasinya mulai intens
Baper bisa dilihat dari intensitas komunikasi. Semenjak kejadian tertentu, seseorang bisa berkomunikasi dengan kita lebih sering daripada biasanya. Mungkin karena dia nyaman ngobrol dengan kita atau cuma sekedar menanyakan kabar.
2. Banyak hal yang gak penting dibahas
Semua hal bisa dibahas sama si “baperan” ini, mulai dari aktivitasmu sehari-hari, hingga hal-hal gak penting. Si “baperan” ini menganggap bahwa hal apa saja bisa jadi konten yang penting komunikasi sama kamu terus berjalan. Nah kadang, saking maksanya komunikasi terus berjalan, yang dibaperin biasanya ogah-ogahan ngeladeninnya.
Kapan Harus Berhenti Memperjuangkan
Bagaimana hubungan kalian sekarang ini? Apakah baik-baik saja? Atau kamu lelah dengan sikap dia selama ini? Apakah kamu sudah melakukan yang terbaik yang bisa kamu lakukan?
Ketika kamu menjalin hubungan, baik itu sudah berpacaran maupun sedang dekat, ada kalanya kamu berpikir beberapa pertanyaan di atas. Jika menurutmu semua baik-baik saja, maka gubris saja semua tulisan ini, namun jika kamu merasa ada yang salah dalam hubungan ini, mungkin sudah waktunya kamu bisa menjawab pertanyaan di atas.
Ilustrasi: Alexis Winter
Mungkin ini yang namanya berjuang sepihak. Atau kamu malah tidak yakin tentang istilah “perjuangan sepihak”. Perjuangan sepihak memang terdengar sedih, di saat kamu mengorbankan banyak waktu dan tenagamu untuk dia, tapi dia pun tak menggubris perjuanganmu. Nah, ada beberapa indikator kapan kamu harus berhenti memperjuangkan.
1. Kamu selalu salah di mata dia
Pernahkah kamu selalu merasa salah, atas apapun yang kamu lakukan untuk dia. Kamu perhatian salah, gak perhatian salah, bahkan diam saja menjadi hal yang salah. Dia merasa bahwa hanya dia yang benar dan kamu mau gak mau harus mengiyakan apa yang menurutnya benar. Padahal kamu sudah merasa bahwa banyak yang kamu lakukan untuk dia, tapi bahkan dia tak tau perjuanganmu dan menyalahkan itu.
Hi, Ndik! Kalo misalnya pacar kamu setiap berantem selalu mengarah ke "kita udahan aja deh." atau "aku capek sama kamu, terserah deh." Apa itu bisa dibilang dia emang pingin terlepas atau cuma pengen dikejar? Apa yang kamu lakuin? Thank u in advice😊
Ada indikatornya menurutku.
Ketika pas berantem, dia pergi dan malah bersenang-senang beberapa kali, itu dia beneran capek dengan kamu. Tapi ketika pas berantem, dia mengurung diri, menyendiri dan lain-lain, dia sebenarnya menunggumu untuk mengejar.
Cinta yang begitu dalam ingin mempertahankanmu, namun ego malah menghilangkanmu. Mungkin ego ini tidak jahat. Mungkin ia hanya ingin melindungiku dari kebodohan sekali lagi.
Pelukan seorang teman itu bisa jadi menghangatkan, namun juga bisa jadi untuk menancapkan pisau dari belakang
Rindu yang berkali-kali diabaikan, akan menemui kelelahannya. Selanjutnya ia akan mencari pundak untuk berkeluh kesah lalu menemukan pemuas rindunya yang baru.
Pernah di suatu masa, aku berbicara pada diriku sendiri tentang siapa yang kucari. Pada akhirnya, waktu yang menjawab. Aku harus menemukan diriku sendiri dahulu, barulah aku bisa menemukan orang lain yang aku inginkan.
6 Kisi-Kisi LDR
LDR atau yang disebut sebagai Long Distance Relationship (sering juga diplesetkan sebagai Lagi Dirundung Rindu, karena isinya kangen, kangen dan kangen) adalah salah satu hubungan yang sering dibahas di media sosial. LDR selalu menjadi topik hangat, baik itu dibahas oleh si pelaku LDR maupun yang kontra dengan LDR. Media sosial, menjad satu dari sekian faktor mengapa orang akhirnya terjebak dalam hubungan jarak jauh.
Media sosial, yang mendekatkan yang jauh, mengakrabkan yang belum pernah ketemu dan membuat seakan-akan bisa berteman dekat walaupun belum pernah ketemu. Cuma mention-mentionan di twitter, atau via instagram, orang yang lokasinya jauh bisa kemudian berkenalan dan berlanjut ke personal chat. Di sinilah kedekatan dimulai sampai akhirnya mereka memutuskan untuk berpacaran dan ternyata itu adalah LDR.
Siapa di sini yang punya hubungan LDR? Bagaimana menjalaninya? Apakah lebih susah atau lebih mudah daripada pacaran sekota. Mungkin banyak orang yang berpendapat kalau LDR akan jauh lebih sulit dijalani daripada pacaran sekota. Entah karena faktor jauh sehingga tatap muka menjadi hal yang langka, tak bisa selalu ada ketika dibutuhkan, lebih sering bikin insecure dan lain-lain. LDR menjadi salah satu hubungan juga yang dihindari oleh mereka yang kontra LDR. Bahkan ada yang mungkin punya slogan “Ngapain LDR, kayak yang sekota gak ada aja”.
Apakah kemudian menjalani LDR adalah sesuatu yang berat? Nah mungkin kamu perlu banget tau tentang 6 tips menjalani LDR.
Apakah Setelah Pacaran, Dirimu Jadi Lebih Baik?
Menurut kalian pacaran itu apa? Apakah menurutmu pacaran itu adalah bagaimana kalian bisa menemukan orang yang sayang sama kamu dan bisa nemenin kamu? Atau seseorang yang bisa mengajarkanmu lebih dewasa dan sharing cara berpikir?
Pacaran, banyak yang bilang ini adalah fase percobaan, fase di mana kalian akan belajar menuju tahap yang lebih serius lagi. Di fase percobaan ini, kalian belajar mengenal dan beradaptasi dengan pasangan kalian. Entah adaptasi dalam berbagai bentuk, bisa beradaptasi kesukaan, cara berpikir, bagaimana menyelesaikan masalah, dan lain-lain. Fase pacaran ini berbicara tentang bagaimana kita ditantang untuk berkembang dan beradaptasi. Kenapa sih di dalam sebuah hubungan pacaran kita harus berkembang? Untuk mempersiapkan yang fase yang lebih sulit, kamu harus punya senjata lengkap. Seperti halnya berperang, kamu juga harus mempersiapkan senjata dan perisai untuk melindungi diri kamu sendiri bukan? Begitu pun sebaliknya dengan pacar kamu. Kedua belah pihak memang harus sama-sama berkembang untuk bisa mempersiapkan diri sendiri. Saling mengembangkan tepatnya. Berkembang di sini adalah tentang apa pun, karir, pendidikan, finansial, skill dan lain-lain.
Apa jadinya ketika kamu punya pacar, tapi kamu menghabiskan waktu untuk membuatnya berkembang, namun dirimu sendiri tidak berkembang. Atau sebaliknya, pacarmu sibuk mengembangkan dirimu, namun dia sendiri kehabisan waktu untuk mengembangkan dirinya sendiri.
Humoris, Karakter yang Menambah Nilai
Pernah gak sih kamu punya pacar yang susah banget buat diajak bercanda? Atau bahkan ketika kamu bercanda, dia gak ngerti tentang apa yang kamu bicarakan. Apa dia pernah sensi banget dengan bercandaanmu, lalu dia marah sama kamu? Kalau kita ngomongin tentang gebetan, apa yang menurutmu lebih menarik, yang serius terus atau yang humoris?
Humoris adalah salah satu sifat yang bertujuan sengaja/tidak sengaja untuk menghibur orang lain. Dengan berbagai candaan dan kelakuan ajaibnya, orang yang humoris cenderung gampang berteman hingga membuat baper. Kenapa bisa membuat baper? Tertawa adalah salah satu cara untuk menunjukkan kenyamanan kita dengan si pembuat tawa tersebut, mood meningkat dan perhatianmu teralihkan ke dia. Dealing dengan orang yang humoris memang sangat mampu mencairkan suasana dan menciptakan kedekatan.
Orang yang serba memaafkan jangan dianggap remeh karena justru dia tak pernah lupa
Jatuh Cinta Sama Orang Cuek? Bertahan atau Tinggalin?
“Sayang, aku barusan habis dari minimarket lho”
“Ohya?”
“Iya, aku beli coklat kesukaan kamu. Nanti aku bawain deh pas ketemu.”
“Wah, asik.”
“Kamu udah makan belum, sayang?”
“Udah kok”“Ini lagi ngapain sekarang?”
“Lagi baca buku aja”
HIH!
Pernah gak sih kamu mengalamin yang kayak gini? Hmmm bisa jadi. Orang cuek is everywhere dan bisa jadi kecuekan itu ada pada pacarmu. Punya pacar yang cuek itu sebenernya asik gak sih?
Ada yang bilang kalau pacar yang cuek itu bisa jadi dia gak begitu sayang sama kamu, ada yang bilang juga itu bawaan lahir jadi mau diapain aja tetep cuek. Kamunya udah perhatian setengah mati buat dia, eh dianya datar aja jawabnya atau bahkan menganggap semua perhatian kamu itu adalah hal biasa yang tidak perlu diapresiasi.
Kadang kesel sih punya pacar yang cueknya setengah mati, kita gak ngasih kabar seharian aja dia bisa aja gak nyariin kita. Pernah ada kasus juga ketika kita ulang tahun, eh dianya inget aja enggak. Nah, sebenernya pacar cuek itu gimana sih?
1. Cuek itu gak berarti gak sayang Emang ada tipe-tipe orang yang cuek dan gak perhatian. Kadang kalau kita lagi kesel, bisa aja kita ngambil kesimpulan kalau dia gak sayang, duh padahal belum tentu. Buat dia, kecuekannya dia itu biasa aja, sementara ketika dia melihat kamu mempermasalahkan kecuekannya maka kamu akan dikira lebay. Eh dianya malah tambah cuek.