"Tuhan, dekatkanlah apa yg harusnya dekat dan jauhkanlah apa yg semestinya jauh. Namun, kumohon lakukan dengan perlahan agar pikiran dan hati ini baik baik saja menerimanya. "
Doa kali ini

No title available
Cosmic Funnies
Not today Justin
todays bird
RMH
ojovivo

Love Begins
wallacepolsom
YOU ARE THE REASON

titsay
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
TVSTRANGERTHINGS
sheepfilms
I'd rather be in outer space 🛸
Alisa U Zemlji Chuda

⁂

JVL

@theartofmadeline

Product Placement
styofa doing anything

seen from Germany

seen from Malaysia

seen from Germany
seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Germany
seen from Germany

seen from Malaysia

seen from United Kingdom

seen from United States

seen from Puerto Rico
seen from United States
seen from Netherlands
seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Germany
@meirama
"Tuhan, dekatkanlah apa yg harusnya dekat dan jauhkanlah apa yg semestinya jauh. Namun, kumohon lakukan dengan perlahan agar pikiran dan hati ini baik baik saja menerimanya. "
Doa kali ini
Family Branding
Berjalan jangan terlalu ke kanan, atau terlalu ke kiri. Karena jurang selalu ada diujung.
I'm nobody's favorite. Yeah.
last night, that was the best conversation that i ever had. Thanks to my best mentor, mr. ikhsan. he is the best person who has strong idealism. inspiring person. he knocked my mind.
"don't run to become the number one. run, because you want everybody cheering you when you're running. don't run only for your self or your pride. "
being number one, is important, but not the goal. the goal is the impact. when you make a huge impact, automaticly, you will be the number one, and everybody will support you. So, be an impact and become an impactfull leader.
Kadang kalau sepertinya hari terjadi tidak seperti semsetinya, hal paling mujarab untuk memperbaikinya adalah dengan berbuat hal baik.
Randomly, entah hal baik apa yg terlintas, lakukan saja. Kadang setelah itu, terasa malah sesial apapun hari ini, paling tidak, kita sudah melakukan hal berguna buat orang lain.
Cara Pintar Soekarno Menciptakan Trend Musik Indonesia
tulisan ini merupakan komentar dari salah satu buku yang sedang saya baca, saya tidak tahan rasanya untuk membagi hal seru yang saya temukan. info dalam tulisan ini saya dapatkan dari buku "100 tahun Musik Indonesia" karangan Alm. Denny Sakrie, (bagi saya beliau adalah pengamat musik yang cerdas, hasil tulisannya bagai sebuah ensiklopedia)
awalnya, saya sering kali berpikir, bagaimana sebuah trend itu bisa tercipta, lihatlah misal tiba tiba trend batu "akik", tren bekasi, kpop, trend the beatles, sampai tren "begal-begalan" begitu populer - ok yang terakhir itu agak mengerikan. seperti sesuatu yang mucul perlahan, lalu tiba tiba semua orang, semua kalangan membicarakannya.
tapi pointnya trend itu menjalar, entah siapa yang membawa, cara menularkannya hingga seluruh orang di dunia membicarakannya. tapi saya selalu yakin, -entah mengapa- bahwa trend itu adalah sesuatu yang "diatur", entah siapakah yang mengatur yang jelas, pasti yang ada kepentingan dengan trend tersebut.
ok, yang ingin saya ulas, seperti judul diatas adalah tentang salah satu Presiden Terbaik yang dimiliki Indonesia, Soekarno. kecintaan Soekarno kepada bangsa ini memang terlihat dari segala yang ia lakukan untuk indonesia, termasuk cara nya melindungi budaya Indonesia dari pengaruh asing.
Pada tahun 1950-an musik rock and roll menjalar keseluruh penjuru dunia, sosok seperti Bill Halley dan Elvis presley mulai memukau anak muda Indonesia. budaya yang mulai kebarat baratan ini dikhawatirkan oleh Bung Karno, Ia khawatir, benar benar khawatir, budaya indonesia (yang baru merdeka) akan terinfulence.
pemerintah melarang diputarnya lagu rock&roll, cha cha, tango. dll. --ya, namanya larangan, dari dulu tidak akan mempan, anak muda pasti akan selalu mencari cara lain. toh masih ada channel2 radio luar negeri yang memainkan lagu asing.
Nah, Hal yang menurut saya pintar adalah bagaimana cara Soekarno menanggapinya. "Hal Keren, perlu di Lawan dengan Hal keren" - buat saya, ini intinya. Bung Karno menciptakan Trend lain.
Bung Karno merancang trend musik baru, ia ingin membuat trend musik lenso, yang ia gali dari seni budaya maluku, Tiga seniman, Jack Lemmers (jack lesmana), Idris Sardi, dan Bing Slamet diundang Bung Karno untuk "menggarap" lagu dengan irama lenso tersebut. hasil garapan bersama tersebut menghasilkan banyak lagu yang akhirnya menjadi populer karena dinyanyikan oleh musisi musisi besar; Rita Zaharah, Nien Lesmana, Bing Slamet, dan titik puspa, dalam album "Mari bersuka ria dengan irama lenso" pada tahun 1965.
tidak hanya menciptakan jenis musik baru, mempopulerkannya di seluruh tanah air, Bung karno juga membawa musik indonesia ke dunia,Amerika- eropa, setiap Bung karno pergi, di bawa juga musisi Indonesia bersamanya, mendunia, tidak hanya menjadi populer di negeri sendiri. dan sederet penyanyi besar bergabung dalam project yang Bung karno namakan dengan The Lensoist,
Pemikiran inilah yang saya rasa belum banyak dilakukan olen para pemimpin dimasa kini, bahwa menyelesaikan masalah dengan menciptakan hal yang lebih baik. bukan hanya dilarang, di cekal, diberikan hukuman, ya, musik rock & roll tetap masuk ke indonesia, tapi, saya yakin, di jaman tersebut lebih banyak daerah daerah yang menyukai musik garapan Bung Karno CS. bahwa trend itu tidak hanya dipatahkan dengan melarangnya untuk diputar, dipaksa dihilangkan, tanpa memberikan "ganti" yang lebih baik.
Sekali lagi, buat saya saya, solusi beliau adalah sesuatu yang cerdas. menciptakan trend baru, bekerja sama dengan musisi musisi hebat untuk membuat irama yang "keren" -1 album lagu dinyanyikan oleh banyaknya musisi musisi besar, dan menyebarkannya ke seluruh indonesia hingga musik terdengan di seluruh tanah air, berusaha melawan trend asing yang perlahan masuk.
rakyat diberikan pilihan baik, pilihan yang tercipta dari kepintaran dan effort seorang kepala negara. Bayangkan! urusan Lagu aja, beliau turun langsung!! Respect you, Sir!
Ya,, walau dijaman kini juga pernah ada kepala negara yang menciptakan lagu, tapi.yaa... saya gak perlu teruskan lah yaa.. hehee
.
Saat seorang sahabat telah memasuki fase baru dihidupnya, melihat dirinya akan bersama dengan seorang yg ia percayai untuk besama seumur hidup, mendengar janji yang diucapkan hingga dunia akhirat, Haru dan sedih memang tidak dapat ditahan lagi. Biasanya.saat ijab adalah saat yang paling ditunggu untu.memanjatkan doa. Dan Biasanya juga akan sibuk meminta doa untuk diri sendiri. :p Namun, yg saya ingat saat ijab kabul kemarin.. yang terus terucap adalah doa untuk kalian berdua. Berdoa Semoga Tuhan terus menjaga dan memperindah hidup kalian. Melindungi dan membuat kalian terus menjadi panutan bagi orang lain. Mata terus basah. disitulah rasa haru memuncak. Selamat yaa kawan, atas pernikahannya. Terus semakin hebat ya kalian. Terimakasi telah duluan memberikan kawan baru untuk kita. Bahagia terus ya. Melihat lagi pertemanan kami ini, dan Menunggu yang lain satu persatu memasuki fase lain. Yes friends, Fase kita semakin cepat berganti.. dan diakhir doa, semoga pertemanan ini tidak berakhir hingga fase akhir hidup kita. aamiiiin. #yasirfiza #pi #bemui
Super random hari ini, dan menyenangkan.
Menentukan tujuan aja pasrah bertanya ke orang yg sedang menunggu dipinggir jalan. Entah orang itu akan jawab apa, kita janji untuk pergi kemanapun orang itu akan kasih rekomendasi.
Zero expectation, no regrets.
Udah lama gak merasakan ini lagi..
I'm tired with this ambitions. Can i say, i’m give up? Or should i give up? But. If i decide to give up, i was afraid of losing myself.
Setiap kali selesai mengerjakan sebuah program special event di NET. Selalu merasa, Yeah. “I have very cool job.”
Apalagi berada di CR (control room) dan melihat bagaimana para PD, PA, PRODUCER, EP, KADEP, KADIV ada disana. Cara kerja mereka, keahlian mereka, cara mereka berkoordinasi dengan semuanya, dan selalu menjaga bagaimana pun agar perfect di mata penonton.
Setiap pulang kerumah saat event besar, selalu makin merasa bahwa masih banyak hal yg perlu dipelajari, banyak hal yang harus diketahui, dan dikejar dengan cepat upgrade kemampuannya.
Kadang klo lagi down, moment ini yg bisa jaga semangat untuk kerja lagi. Melihat orang2 hebat itu, Hopefully, one day, i can stand on that position. Buat hal hal hebat, buat hal hal yang buat orang happy, and feel amazed. Aamiin
Yeah, we are a cool stuff maker
Orang baik di jalur baik, ya memang tempatnya. Tapi klo orang baik tidak ada yg berani berada di jalur tidak.baik, tamatlah. Selamanya yg tak baik tidak akan mengalami perubahan menjadi sedikit lebih baik. Maka jelas. Kuat lah orang orang baik yg bertahan di jalur tidak baik.
#introspeksi
Me too
Setelah menikmati rekam jejak tentang pak abdul mun'in, saya menjadi mengagumi beliau. Salah satu ahli forensik terbaik yg dimiliki indonesia Ya, saya mudah mengagumi orang orang hebat, pintar, ahli dalam bidangnya, dan paham apa kegunaan dari keahliannya tersebut bagi orang banyak. Di salah satu tulisan tersebut, yang membuat saya tergelitik adalah beberapa komentar beliau terhadap media, (ya. Jelas karna saat ini saya bagian dr industri tsb. Jd merasa ter'colek' ajaaa.. ) Beliau sempat memberi komentar tentang industrialisasi media. Media kini, sebagian besar -tidak semua ya, tapi sebagian besar- masih menyasar pada emosi, bukan logika. Ini menarik. Dan media yang saya ingin bahas disini, ya televisi. Saya sepakat. Mari coba lihat produk program televisi. Masyarakat kini menikmati tayangan yang menguras emosi, jarang yang menggelitik pikiran. Dibilang salah, ya entahlah. Anggap saja saat ini masyarakat masih terbatas pilihan nya. Pemberitaan pun tidak banyak berbeda. Sudut mana yang diangkat, yang bisa membuat wow pemberitaan tersebut. Bukan fungsi meluruskan, menjelaskan. ya cover both side juga sering berakhir jadi istilah. perlahan akibat nya terlihat. Banyak audiens menjadi bergunjing, berprasangka, atau sering pula berujung sentimen. Hmmmm... memang benar seharusnya media itu beriman pada akal sehat, agar hal terlalu mengada ada yang mungkin merugikan akal, berkurang. Dilihat Sekarang, Misi men mencerdaskan bangsa rasanya meluntur. Hahaha, berat ye, bahasannya. Yang jelas, Dari beberapa komentar tersebut memang membuat saya semakin paham. Media menciptakan presepsi, tren, mendirect opini. Product kita adalah sebuah contoh, panutan dan menciptakan berbagai standart bagi masyarakat. Pekerjaan berbahaya, kalau kita asal-asalan, ada tanggung jawab dan dampak besar sebenarnya. Memang jelas, membuat program keren, ber-visi besar, dan laris dipasaran ya gak mudah. Jelas. Gak ada hal keren yang mudah. Perlu beragam orang keren juga di dalamnya, perlu lintas sudut pandang, perlu juga peran yang bisa membuat hal rumit menjadi sederhana dan mudah dinikmati. Dan butuh proses panjaaaang, kuncinya: strong will and full dedication. Yaa.. Kembali lagi tentang Dr. Mun'in. Salah satu hal yang saya pelajari adalah bagaimana ia berdedikasi dengan pekerjaannya dan bagaimana hal tersebut sangat berdampak untuk penyelasian berbagai kasus. Dedikasinya sangat bermanfaat. Pekerjaan baginya adalah dedikasi. Baginya itu hal mendasar, tidak tertawar oleh alasan alasan remeh. Ya, dedikasi untuk menciptakan manfaat bagi banyak orang. Semoga kita masuk kedalam orang yang memiliki pehamaman seperti itu terhadap apa yg kita kerjakan.
Apakah ada teori tentang -yang membutuhkan dan merasa membutuhkan- ? Seharusnya ada. Btw ini tentang pekerjaan ya. Yang saya pelajari saat di kampus dan berkesempatan mengalola beberapa kali team, juga saat ini bekerja- (sebagai posisi bawahan tentu saja, masih)- hubungan tadi sebenarnya sesuatu yg cukup penting. Sang pemimpin baiknya bisa menjaga apa yg disebut dengan -rasa membutuhkan bawahannya-. Karena, dengan begitu si bawahan akan merasa "oh ya, saya dibutuhkan, dan jelas saya berperan terhadap ke berhasilan team". Existance. Dengan "rasa memiliki peran" inilah si bawahan akan berkembang. Men-challenge dirinya sendiri (secara sadar atau tidak ia lakukan) untuk membuktikan bahwa dirinya berkualitas untuk dibutuhkan, untuk diberi tanggung jawab lebih. Jika, terjadi sebuah kekecewaan dari hasil kerja bawahan. Tentu yang pengambil kendali -atasan- memiliki peran besar untuk bagaimana mengembalikan kepercayaan diri si bawahan untuk tetap menaikkan kualitas dirinya. Tapi, kadang ego untuk menyalahkan, mengurangi tanggung jawab, membiarkan dan seolah tak lagi mengurus, sering menjadi tindakan kurang tepat yang dipilih pemimpin. Pemimpin, buat saya adalah seorang yang harusnya paling tahu apa yang mau dicapai, apa yang mau dilakukan, apa yang harus dilakukan. Tapi urusan cara, urusan membuat tujuan itu lebih hebat lagi, mengakslerasi proses, dll. Itu menjadi tugas team. Namun. Jelas, pemimpin butuh tau apa yang mau dicapainya. Itu jelas. Kalau tidak, "kapal oleng, kapten!!".
Prinsip legitimasi
Ada sebuah hal menarik yg baru saya baca. Hal ini berkaitan dengan pemimpin dan yg dipimpin. Penguasa dan yg dikuasai.
Mengenai bagaimana sebenarnya hal yg mempengaruhi tindakan masyarakat terhadap kepemimpinan yg dirasakan mereka.
Prinsip legitimasi didasari atas 3 hal. Pertama. Orang-Orang yang diminta mematuhi otoritas harus merasa bisa bersuara- bahwa jika mereka berbicara mereka akan didengar
Kedua. hukum harus dapat di prediksi, artinya masuk akal. harus ada sebuah logika yang menalarkan bahwa peraturan memang dibuat untuk di jalankan. Ketiga, otoritas Harus adil. Tidak boleh memperlakukan satu kelompok berbeda dengan yang lain.
So sebenarnya bukan lah suatu yang rumit umtuk memimpin suatu kelompok, team, organisasi or apapun. Ini adalah 3 logika sederhana, yang kadang selalu sulit karena ya manusai ada yang namanya hasrat, ego,yang tentu tidak bisa bermanfaat secara universal
Hari ini saat bangun tidur dan sampe sekarang tiba tiba banyak random questions yg muncul, beberapa ada jawabannya, beberapa gak tau, hm.. Seperti.. Kenapa ya saya diciptakan jadi seorang manusia? Dan Kenapa jadi wanita? Dan Kenapa di indonesia? Kenapa seorang muslim? Kenapa Kurus? Kenapa hubungan darah itu kuat? Kenapa malam itu bikin ngantuk? Kenapa manusia nakal? Kenapa badan manusia terdiri dari 2 kaki? Kenapa air putih gak enak? Kenapa hidupnya di planet bumi? Kenapa satu detik itu lamanya se- satu detik? Kenapa ada kata garpu? Kenapa cuma ada air, salju, es yg turun dr langit? ........... Dan masih berlanjut