Sakinah
Ada satu nasihat menarik yang ku dengar malam ini, diucapkan kembali oleh seorang adik dari kalimat terbaik seorang nenek (tetangga) kepadanya,
Sakinah itu bukan berarti nyaman bersama pasangan, tetapi merasa tidak nyaman jika tidak bersama pasangan
Sama seperti kalimat tauhid, laa illaha ilallahu, yang berarti bukan aku hanya menyembah Allah melainkan meyakini bahwa tidak ada Tuhan yg berhak disembah selain Allah. Kalimat sederhana namun sangat dalam nan romantis sekali maknanya.
Besar harapan, siapapun yang (sudah dan akan) memiliki pasangan halal, mampu membangun sakinah dalam rumah tangganya. Bukan hanya selalu merasa damai, tentram, aman, dan nyaman saat bersama pasangan, melainkan juga ada rasa gelisah dan ketidaknyamanan saat tidak bersama dengan pasangan halalnya.
Bagi yang belum memiliki pasangan, semoga segera Allah pertemukan dengan manusia baik yg ditakdirkan menjadi pasangan terbaiknya untuk kemudian mampu hidup bersama menciptakan sakinah, mawaddah, dan warahmah di dunia hingga kelak kembali berpasangan yang sakinah, mawadah, warahmah, kekal di surgaNya, aamiin.
Juni 2026 | @meldaijw











