Dari langkah pertama aku tau semestamu tak akan terlalu teduh untukku mungkin akan terlalu dingin tapi bisa apa aku yang sudah sejauh ini menapaki jalan di bumi mu merayu angin dengan senandung berteman pada laut agar tetap biru untukmu bertutur pada sinar agar tak menusuk pandang lalu melipat tangan saat bumimu gelap lalu berbisik pada pencipta agar esok semestamu memberi 1 lagi kesempatan Luluhlah langit kelabu, kataku merayu atas nama pelipis yang pernah bersandar pada bahu sambil berharap restu semesta untuk bersama













