Listening to Detik Terakhir by Lyla
Nikmati detik detik demi detik yang mungkin kita tak bisa rasakan lagi 🎵😂 – Preview it on Path.
Not today Justin
official daine visual archive
Lint Roller? I Barely Know Her
occasionally subtle
YOU ARE THE REASON
Misplaced Lens Cap
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ

Kiana Khansmith
🪼
Doug Jones

roma★
Interview Vampire Daily

Game Changer & Make Some Noise
𓃗
Xuebing Du

Discoholic 🪩
Cookie Run:Kingdom Official!
The Stonewall Inn
Claire Keane
h
seen from United States

seen from Iraq
seen from Iraq
seen from Denmark

seen from Ireland
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from T1

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United States
seen from United States
@mfkhaiqal
Listening to Detik Terakhir by Lyla
Nikmati detik detik demi detik yang mungkin kita tak bisa rasakan lagi 🎵😂 – Preview it on Path.
Orang yang jatuh cinta, terbelenggu oleh ilusi yang dia buat sendiri
Harusnya sadar lebih awal akan perubahan itu
Puncak sekaligus awal baru; titik jenuh
Sayup - sayup, hujan mulai rintih. Rindu bergegas melipat sayap, sebelum langit mulai runtuh
Seketika kerinduan ada untuk dipahami oleh seseorang yang benar-benar tulus untuk peduli
ada sekuntum mawar putih dalam hatiku yang ingin kusemaikan di dekat dahimu. Betapa manisnya cinta bila mawar itu gemetar menahan malu …
Bukan berarti membiarkan, dan bukan berarti pergi
Kita hidup dizaman dimana kebenaran dinilai dari mayoritas, bukan realita
sudah saatnya kah ? tinta pena yang kuhentikan menulis kembali cerita baru ? akan kah semua kembali berwarna ?
Jika ini benar bukan hanya sekedar rasa, lalu bagaimana mungkin jatuh terlalu dalam, terbuai dalam suasana hitam, dan bahagia dengan nyanyian alam
jika itu bukan angin ? katakan padaku bagaimana mungkin aku bisa terbang lebih tinggi ?
Karena waktu adalah pengadil terbaik setelah Tuhan, maka biarkan, biarkan waktu yang menjawab semuanya, menjawab semaunya, menjawab seadanya
dan juga kamu yang disana, terima kasih telah memberiku semangat, untuk berjuang, karena ejekanmu membuat aku mampu untuk berusaha lebih giat lagi, aku akan membuktikan kepadamu, akankah hal sama masih akan kamu terapkan ?
tidak, tidak lagi, aku harus melawan deras angin ini, bahkan jika tak sanggup, aku bisa saja pergi dan kamu, tak kan bisa lagi, tak kan pernah bisa lagi berbuat apapun terhadapku
Hei kamu yang disana, bagaimana bisa kamu membuatku terus mengikutimu, tanpa bisa menolak dan tak berkata apa-apa Hei kamu, ia kamu juga, bagaimana mungkin kamu bisa terus mengatur hidupku,mengatur apa yang aku sentuh,bahkan… mengatur kemana aku harus berpijak
begitu juga aku, mungkinkah aku terbang tinggi jika tak melawan angin ? bukan,bahkan lebih dari itu, mungkinkah aku bisa terbang jika terus mengikuti kemana angin mengalir ?