You didn't text me, didn't pick up my call, you don't even want to know what I am doing in this Saturday night... or in the other words, you don't need me :(
tumblr dot com
KIROKAZE
Sweet Seals For You, Always

ellievsbear

@theartofmadeline
Not today Justin
Sade Olutola

★
d e v o n
cherry valley forever
Mike Driver
$LAYYYTER
Lint Roller? I Barely Know Her
TVSTRANGERTHINGS

❣ Chile in a Photography ❣
trying on a metaphor

Origami Around
Show & Tell

izzy's playlists!

Janaina Medeiros

seen from United States
seen from Indonesia
seen from United States

seen from United States

seen from Türkiye

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
@milicious-blog1
You didn't text me, didn't pick up my call, you don't even want to know what I am doing in this Saturday night... or in the other words, you don't need me :(
Do you need me?
I should know who I am by now I walk the record stand somehow Thinking of winter Your name is the splinter inside me While I wait And I remember the sound Of your November downtown And I remember the truth A warm December with you But I don't have to make this mistake And I don't have to stay this way If only I would wake The walk has all been cleared by now Your voice is all I hear somehow Calling out winter Your voice is the splinter inside me While I wait And I remember the sound Of your November downtown I remember the truth A warm December with you But I don't have to make this mistake And I don't have to stay this way If only I would wake I could have lost myself In rough blue waters in your eyes And I miss you still
Yang tak terucap
Dibawah sinar mentari senja dan semilir angin lembut yang menerpa wajah Aku menatapmu dari kejauhan Dalam ingatan. Aku disini, masih dengan kekhawatiran yang sama. Dan lagi-lagi Aku hanya bisa mendengarmu dari kejauhan Lewat sebaris kata Yang tak akan pernah cukup meredakan segala kerinduan Duhai awan, jika kau tahu sesakit ini merindu, masihkan kau setia menjadi hujan yang menjadikanmu tiada. Duhai laut, Bisakah aku berhenti mencintaimu, sehari saja. Agar aku tak lagi terlelap dalam harap. Agar aku tak lagi memandangmu dari kejauhan. Wahai tuan, bisakah kau bukakan sedikit saja pintu itu Agar aku bisa memandangmu dari jarak satu jengkal? Agar hatiku percaya kau benar adanya! Aku. Yang berusaha percaya pada kata yang tidak pernah terucap
perjalanan ini menyadarkanku bahwa bersamamu, aku tak boleh banyak berharap. Karena harapan adalah pangkal semua kekecewaan. Baiklah, aku berjanji pada diri sendiri untuk selalu percaya padamu. Bahwa kali ini, kau adalah kenyataan. Bahwa kau yang sekarang mungkin sedikit berbeda, namun aku tak ingin meragukan perasaan itu. Terimakasih karena selalu berada di sisiku
el
I am stupid, aren't I?
Please come to bed and let me see you and feel you.
Ernest Hemingway (via quotemadness)
“A japense legend says that if you can’t sleep at night it’s because you’re awake in someone else’s dream.”
@menpale
Let's stay together, honey
The day you left me, two years ago. And we never talk since then.
Two years ago, a day before the ‘incident’
Never
I can survive anything as long as I have you
Dear Honey,
Terimakasih sudah memberi kabar.
It was a big relief. After I texted you like crazy, and I checked out my phone every second. You must be so annoyed. But, I feel like being back to my own self, si gue yang menyebalkan.
However, I realize that it’s not a good thing. That’s why I made milicious. Though, it is like malicious which keep bothering you. Pesan teks, bagaimanapun akan menuntut balasan, dan aku tidak ingin kau terganggu karena itu. I know you will not, but just eventually. Aku juga tidak ingin kau merasa terbebani untuk membalas setiap pesan dariku. The fact that we are being back together after these years, after those tears, makes me so excited, and I can’t help it. Even if we just met in the morning, take picture together –well it’s not literally the two of us but it’s fine– and I can see you around, I miss you still. Bukankah tidak adil rasanya, kita berpisah ribuan jam, tapi hanya bertemu satu atau dua jam saja.
Sayang, sesungguhnya banyak hal yang ingin kubicarakan denganmu, terlalu banyak bahkan. Tapi sepertinya kesempatan seperti itu masih menjadi sebuah kemewahan untuk kita. Tapi aku bisa menunggu, dan aku bisa mengerti. Akan tetapi bolehkah aku meminta untuk diberi pengertian, aku berjanji untuk mengerti. Meski ‘tanpa penjelasan’ adalah sebuah penjelasan bahwa tidak ada penjelasan, atau ‘tanpa kabar’ adalah sebuah kabar bahwa tidak ada kabar. Ya, aku mungkin bisa menunggu, tapi saat itu hatiku pastilah sedang sekarat, dan satu lagi malam dengan helaan nafas panjang yang harus kulewati. Itu jelas bukan mauku, tapi sejak kapan kita bisa mengendalikan perasaan. Ingatlah, bahkan Avatar pun hanya bisa mengendalikan empat elemen diluar perasaan. Aku selalu takut kau pergi meninggalkanku, entah karena aku sudah tidak semenarik itu, atau karena aku yang terlalu mencintaimu. Dan entah mengapa aku selalu takut kau pergi karena alasan yang kedua.
Sayang, aku ingin punya cerita bersamamu, ditempat-tempat yang sering kau kunjungi itu, sehingga tempat-tempat itu akan jadi tempat favorit –bukan aku atau kamu– tapi kita. Tapi kau tahu “tempat” favoritku, itu adalah dalam pelukanmu, literally. Pelukanmu yang menenangkan, yang mampu menghapus semua marah kesal yang kusimpan bertahun-tahun, iya aku marah karena kau pergi. Kesal karena tak pernah bisa benar-benar menghapusmu dari ingatan. Dan aku mampu menyimpannya selama bertahun-tahun. Seperti halnya menyimpan perasaan cinta. Karena itu tidak sesulit mengingat teori akuntansi atau manajemen.
Sayang, aku selalu suka saat kau mencium keningku. Aku bisa merasakan hangatnya nafasmu, detak jantungmu yang berirama, dan lembutnya kecupanmu.
(Well, karena aku sudah berjanji untuk jujur pada tulisan di blog ini, aku akan selalu menuliskan apapun, apa adanya).
Kau tahu, bagaimana aku bisa bertahan melewati malam-malam yang sepi? Ya, dengan mengingat malam-malam saat kita bersama, dan berharap kau muncul dalam mimpiku. Dan, dalam beberapa kasus, it works. Jika sakit hatiku lebih dominan, kau akan banyak diam dan “menerima” apapun yang kulakukan. I may look calm, but in my mind I would kill you three times a day. But, since killing a human is so frustrating and doesn’t reduce any stress, I prefer kiss you.
Dan sayangnya, aku selalu terbangun setelah itu. Meskipun aku berusaha tidur lagi dan mencari kelanjutan mimpi tadi, aku tak pernah berhasil.
I wonder, If it is a real you, what would you do. What would you do dear? Will you cut me off, like you always do in the middle of our night together, or will you bring me to experience something leisurely? Ah, sudahlah, toh itu semua hanya mimpi. Dan itu saja sudah cukup untukku, saat ini. Engga tau besok-besok ^~
Sumbawa, 2 Juli 2017
Melukai diri sendiri sangat dilarang, termasuk di dalamnya soal hati. Seperti apa melukai hati itu? Mencintai sesuatu yang–kau tahu sampai bulan terbelah dua pun–tak sanggup kau dapatkan.
(via herricahyadi)
Cinta menurut saya tidak hanya masalah perasaan, tetapi juga masalah kenyataan.
(via herricahyadi)
semoga kali ini kau adalah kenyataan
Kalau perempuan bilang baik-baik saja, sebenarnya dia sedang sangat terluka. Kalau dia menghindar untuk menjawab, berarti hatinya sedang sekarat. Kalau ada emoticon senyum saat pembicaraan menyakitkan, sebenarnya dia mau bilang : dadah, aku cari Betadine dulu ya, mumpung luka hatinya masih baru.
Hasil girl’s talk semalam. Dasar perempuan, ga bisa ya bicara pake bahasa lugas? Soalnya cowok biasanya tuli dengan bahasa cem ini. (via jagungrebus)
hard to admit, but it’s true, sometimes. Bukan karena tidak mau bicara sebenarnya, tapi sudah terlalu lelah untuk menjelaskan