Jadi gini, gue (akhirnya) sudah menikah. Kenapa harus pake tanda kurung karena lika likunya benar-benar ribet dan emang 2020 itu ya literally ribet dan kampret banget. Gue tidak akan bersusah payah bikin resolusi yang muluk-muluk cukup rezeki yang banyak aja dan sehat. Buat yang punya resolusinya menikah di 2021, semoga terlaksana dengan baik. Buat yang masih belum mau nikah atau jomblo....ya trus kenapa? Apa yang salah dengan belum menikah dan masih sendiri?
Jadi gini, pernah suatu waktu ngobrol sama suami (yhaa) tentang beberapa kerabat yang masih jomblo padahal umurnya sudah matang untuk menikah, teman-teman gue juga ada yang nyeplos masih gini-gini aja (jomblo) sementara circlenya udah pada nikah semua. Sebagai orang yang sudah menikah dan punya akal sehat serta logika yg jalan, sudah pasti barang tentu nasihat gue adalah....jangan menikah buru-buru apalagi karena tekanan pergaulan. No, i am not talking about mine, hanya saja pernikahan memang bukan hal yang mudah. Pernikahan itu adalah proses adaptasi seumur hidup. Jika lo masih dalam proses beradaptasi dengan diri lo sendiri, maka jangan dulu menikah. Focus on yourself, find yourself first and love yourself afterwards. When you can accept whoever you are then you can accept someone else into your life.
Jika dalam prosesnya lo menemukan bahwa lo merasa jauh lebih baik dan bahagia sendiri maka, tidak ada keharusan bagi lo untuk menikah. Hell to everybody and their stereotype. The world is much bigger than we think, untuk bisa bahagia, untuk bisa terus berbuat baik dengan sesama, untuk bisa khusyuk beribadah, untuk bisa lebih dekat dengan Tuhan tidak harus dengan menikah. Enjoy yourself first before you enjoy in companion. Just... please make a better version of yourself.



















