Allah removes and Allah replaces.

@theartofmadeline

titsay
KIROKAZE

roma★
cherry valley forever

shark vs the universe
almost home
Today's Document

JVL
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
taylor price
The Stonewall Inn
No title available
YOU ARE THE REASON
noise dept.
EXPECTATIONS
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

#extradirty

pixel skylines
art blog(derogatory)
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Palestinian Territories

seen from South Korea
seen from Colombia
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from China
seen from Brazil
seen from United Kingdom
seen from United States
@moegirachmadi
Allah removes and Allah replaces.
Membesarlah, tapi jangan memaksa menjadi besar Meluaslah, tapi jangan mengusik sekitar Melangitlah, tapi ingat, tetaplah bersujud kepada Tuhanmu
Aku tidak pernah benar-benar lupa. Hanya mulai berhenti menghitung. Berhenti menanyakan mengapa. Mungkin itulah berdamai. Bukan karena lukanya sembuh, tapi karena tak semua luka harus selalu ditatap setiap hari. Beberapa cukup kau biarkan ada, tanpa perlu disalahkan lagi.
Semua orang sibuk menjadi ‘baik-baik saja’ demi citra, bukan demi jiwa. Kita berlomba menunjukkan pencapaian, hingga lupa bahwa bernapas tanpa beban pun adalah kemenangan.
Tidak semua yang berangkat pagi pulang malam itu mengejar dunia, tidak semua yang memutuskan merantau jauh juga gila dunia. Perlu kita garis bawahi, bahwa; kita tidak tau apa-apa tentang tujuan dan target hidup mereka. Dan kita juga tidak pernah tau bagaimana rapihnya mereka menyembunyikan ibadah mereka. Maa syaa Allah~
Kita sepakat, kan? Kalau ibadah haji, umroh, berkurban, infaq dan shodaqoh juga memerlukan harta dunia. :”)
Ya Allah, mampukanlah kami meletakan dunia itu dalam genggaman tangan kami dan akhirat dalam jiwa kami. Aamiin Allahumma aamiin.. :”)
Pada akhirnya kamu dituntut untuk berjalan dengan kaki atas pilihanmu sendiri. Kamu diminta menjadi penanggung jawab atas keputusan-keputusanmu sendiri. Semangat ....
Sedikitkan bicaramu, nanti akan berkurang kesalahanmu dan akan meninggikan derajatmu. Banyak bicara itu seringkali menjadikan seseorang bisa terpeleset dan berbohong.
Ingat, tidak semua harus dibicarakan dan disampaikan, seperlunya saja.
@jndmmsyhd
Tulisan ini hanya ampas kopi
Jadi jangan hanya ambil senangnya, teguk juga pahitnya..
Posisi apapun sama sekali bukan tujuan. Gak jadi apapun juga gak masalah, gak dikenal orang juga gak masalah, gak diakui keberadaannya juga gak masalah gak dihormati juga gak masalah. Justru bisa sembunyi dari perhatian banyak orang, malah lebih leluasa dan santai.
Mendapatkan kehormatan bukan berarti kesuksesan. Menghormati belum tentu karena betul-betul punya rasa hormat. Bisa saja orang menghormati kita karena takut, karena diharuskan, karena mereka bekerja untuk kita, mereka butuh bantuan sama kita, atau agar terlihat pantas saja.
Hidup gak usah dibikin sulit, gak usah ruwet. Asal gak maksiat, bisa menjadi pribadi yang menyenangkan dan bermanfaat bagi banyak orang, serta gak mengusik hidup orang lain. Itu udah cukup.
عندما يتحدث الناس عنك بسوء وأنت تعلم أنك لم تخطئ في حق أحد منهم، تذكر أن تحمد الله الذي أشغلهم بك ولم يشغلك بهم
Ketika orang-orang membicarakan kejelekan mu, padahal kamu pun tahu, kamu tidak melakukan kesalahan dengan merampas hak salah satu dari mereka. Maka hendaknya memuji Allah subhanahu wa ta'ala yg sudah menyibukan mereka demi kamu, dan kamu tidak disibukkan oleh mereka. (Mushafa Mahmud rh)
Yang ringan itu adalah menaruh harapan pada manusia, sedangkan yang berat adalah menanggung kecewanya. Yang mudah itu adalah berjanji di saat senang, yang berat itu adalah menepatinya di saat susah. Perhatikan baik-baik apa yang akan kita lakukan, entah raga atau hati, keduanya timbanglah dengan bijak.
@jndmmsyhd
untuk gizi bagi pikiran dan jiwamu ikuti media media yang kami punya ya :)
https://linktr.ee/mindsoul.id
38 of 365
Didera kelelahan, tapi masih tetap bertahan.
Sejengkal lagi tumbang, tapi masih ingin terus berjuang.
Jatuh berkali-kali, tapi belum ingin berhenti.
Sebenar-benarnya merasa payah, tapi pantang untuk menyerah.
Kadang aku pun tak mengerti, inikah yang namanya berjuang sepenuh hati atau justru hanya sekadar mengenyangkan ambisi?
"Tingginya cita, menyempitkan waktu santaimu. Dalamnya ilmu, meluaskan jalan baktimu. Waktu terbaik yang dijalani seorang hamba dalam hidupnya adalah; ketika dia paling merasakan hajat dan kebergantungan pada Allah." --Ustadz Salim A. Fillah
Tetiba jadi iri dengan semua orang yang sibuk produktif dengan segala amal-amal yang dikerjakan. Dan ingat satu ayat yang dipesankan oleh seorang guru; kalau kamu capek, orang-orang nggak islam juga capek. Cuma kamu punya Allah sebagai tempat kembali dan berharap, sedangkan mereka nggak.
"Dan janganlah kamu berhati lemah dalam mengejar mereka (musuhmu). Jika kamu menderita kesakitan, maka ketahuilah mereka pun menderita kesakitan (pula), sebagaimana kamu rasakan, sedang kamu masih dapat mengharapkan dari Allah apa yang tidak dapat mereka harapkan. Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana." (QS. An-Nisa': 104)
Masih mau leyeh-leyeh dengan lupa tujuan dan mimpi?
(05/11/21)
Kau lebih memilih yang mana? Bisa memiliki apa saja yang kau ingin atau bisa setia dengan satu hal saja?
Pasti menyenangkan bisa memiliki apa saja. Tetapi menentramkan bisa setia pada satu hal saja.
Percayalah, berhenti itu baik bagimu. Menyederhanakan hal-hal yang sebenarnya memang sederhana.
Karna semakin banyak memiliki, bukan menghantarkan pada kepuasan. Tetapi rasa tamaknya justru kian menjadi-jadi. https://www.instagram.com/p/CVp6jCmPHDP/?utm_medium=tumblr
اللهُّم إني أعوذ بكَ من هشاشة اليَقين، ومن الإحاطة بأرواحٍ تَستهلك ولا تُعطي، ومن ثُقوب القَلب، وثِقل الرُّوح
Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rapuhnya keyakinan, dari kepungan jiwa-jiwa merusak dan tidak memberi solusi, serta dari lubang hati dan beban jiwa.
Tidak perlu cemas berlebihan tentang takdirmu. Cukup percaya saja bahwa Allah yang mengatur takdirmu, tak akan pernah keliru. Walaupun kadang harus melalui jalan berliku, atau bertemu jalan buntu. Yakinlah bahwa apa-apa yang memang ditakdirkan untukmu, akan punya jalannya sendiri untuk menemuimu.
Terima kasih sudah menuliskan ini, saya jadi diingatkan kembali. Tak perlu ragu dengan takdir Allah, Allah sebaik-baik perencana.