Sekolah tinggi-tinggi itu tujuannya agar kita tidak bodoh, urusan jalan hidup itu urusan Allah -Webinar sekolah tinggi

⁂

Andulka

Love Begins
Jules of Nature
d e v o n
tumblr dot com
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open

Kiana Khansmith

Kaledo Art

blake kathryn

tannertan36
Stranger Things

JVL
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
Peter Solarz
Cosimo Galluzzi

❣ Chile in a Photography ❣
cherry valley forever
todays bird
Alisa U Zemlji Chuda

seen from Türkiye
seen from France

seen from Netherlands

seen from South Africa
seen from Germany

seen from Germany

seen from T1
seen from Germany
seen from United Kingdom
seen from Malaysia

seen from Germany

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from India
seen from T1
seen from Uzbekistan

seen from Australia
seen from France

seen from Malaysia
seen from United States
@mulkirachmawati
Sekolah tinggi-tinggi itu tujuannya agar kita tidak bodoh, urusan jalan hidup itu urusan Allah -Webinar sekolah tinggi
Berbelanja di Aalborg, Denmark
Membeli kebutuhan sehari-hari adalah hal yang paling utama untuk bertahan hidup, seperti makanan pokok, cemilan, sabun untuk mandi, untuk bersih-bersih rumah dan lain-lain.
Alhamdulillah, berbelanja di Aalborg Denmark tidak terlalu sulit walau kita perlu teliti ketika membeli daging atau makanan yang bisa mengandung bahan-bahan non halal. Tidak jauh dari apartemen tempat kami tinggal, ada 3 toko yaitu Netto, Coop365, dan 7 eleven.
Di 7 eleven kami bisa membeli kartu perdana, pembayarannya cashless. Kemudian suami pergi ke Netto untuk membeli daging dan pisang karena kami belum makan sejak siang, tapi ternyata kartu debit yang biasa suami gunakan ternyata tidak dapat terdeteksi di mesin EDC. Kami juga tidak menukar uang cash di bandara saat itu.
Suami kebingungan, akhirnya ada seseorang yang bertanya, "apakah kamu tidak punya uang?" lalu suami menjawab, "bukan, aku tidak dapat menggunakan kartu visa debitku." Akhirnya mas mas ini membayarkan makanan yang kami beli, huhuhu terima kasih orang baik. :)
Keesokan harinya kami pergi berbelanja lagi, kali ini ke Coop365 karena di Netto khawatir tidak bisa lagi membayar karena tidak terdeteksi. Saat di Coop kami mencoba membeli satu barang dan bertanya ke kasir "apakah bisa membeli dengan kartu visa debit ini?" kemudian dia menjawab "Aneh sih kalau ga bisa, coba di cek saja dulu." dan alhamdulillah... bisa.
Akhirnya kami berbelanja bahan pokok seperti beras (~14kr), ayam (~30kr), sayur mayur, susu (~10kr) dan buah-buahan (~20kr). Beberapa buah-buahan tropis seperti pisang, mangga dan semangka memang agak mahal, seperti pisang yang harga nya 2.5kr untuk 1 buah, dan mangga dengan harga 13kr per buah.
Selain toko-toko itu, ada juga Fotex, Superbrugsen, Bilka dan Meny. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan tersendiri sebagai supermarket yang menyediakan berbagai macam kebutuhan rumah tangga.
Apa ada toko halal dan toko khas Asia/Indonesia?
Di Aalborg, ada satu toko halal yang bisa ditemui yaitu Toko QB. Toko ini menyediakan berbagai makanan halal seperti sosis, daging kebab, sayur mayur, snack halal dan beras. Kebanyakan mereka import dari Turki atau daerah timur tengah lain. Harga disini cukup mahal, mungkin karena import sehingga ada biaya transport yang cukup tinggi.
Bahan makanan Asia/Indonesia seperti Indomie, Samyang, sereh, rempah-rempah khas Asia, kangkung, tahu dan tempe bisa kita peroleh di Mekong. Harga nya relatif bersahabat, pemilik toko nya pun sangat baik dan ramah.
Bagaimana melihat kehalalan produk di Denmark?
Beberapa produk daging terutama ayam sudah banyak mencantumkan logo halal, namun untuk daging sapi hampir tidak pernah ditemui logo halal pada kemasannya. Kemudian, makanan lain seperti es krim, susu atau biskuit kami melihat kode-kode di belakang kemasan kemudian diinput ke dalam apps Halal Verifier Code. Jadi, kalau ada 1 bahan yang terdeteksi haram, bisa langsung diketahui. Terima kasih orang-orang yang sudah membuat apps ini.
Toko-toko disini secara kualitas sangat bagus dan nyaman, semua transaksi bisa dilakukan secara non-tunai (cashless). Transaksi di Indonesia juga sudah hampir menggunakan QRis semua ya, kecuali mungkin bayar parkir, toilet atau pedagang kecil yang masih memerlukan uang tunai ya.. hehehe.
Bagaimana pendapatmu tentang transaksi cashless? Apa memudahkan? atau lebih baik transaksi tunai saja ya?
Berangkat ke Denmark #4
Finally, visa kami ber-4 sudah lengkap, detik-detik keberangkatan sudah semakin dekat. Kami kemudian mencari tiket pesawat yang affordable di kantong dan waktu. Alhamdulillah kami mendapat tiket murah pada tanggal 12 Agustus dengan Maskapai Garuda Indonesia (CGK-DOHA), Qatar Airways (DOHA-CPH), dan SAS (CPH-AAL).
Perjalanan total sekitar 22 jam, 2 kali transit dan membawa 3 koper merupakan perjalanan panjang, cukup melelahkan dan menguras energi jiwa dan raga #halah. Kami berangkat jam 18.30 WIB dari CGK, pesawat Garuda Indonesia menuju Doha, Qatar. Alhamdulillah anak-anak tidur selama perjalanan, dan kami diberi 2x makan di pesawat.
Sesampainya di Qatar, sekitar pukul 01.00 dinihari waktu Qatar, suhu rasanya cukup panas, badan sudah mulai lelah, tapi masih harus melanjutkan perjalanan. Anak-anak cukup kondusif, tapi kami kekurangan air minum rasanya, karena saat pemeriksaan barang tidak boleh ada cairan. Bahasa orang-orang sudah mulai asing di telinga, logat bahasa inggris petugas bandara juga tidak terlalu jelas huhu..
Akhirnya kami melanjutkan perjalanan dengan pesawat Qatar Airways, pramugari nya malah orang Korea dan Jepang. Anak-anak cukup nyaman duduk di kursi pesawat, makanan mulai agak aneh rasanya, tapi alhamdulillah masih edible. Sampai di Copenhagen sekitar jam 07.00 pagi waktu Denmark, cuaca sangat bersahabat karena masih musim panas, udara bersih dan angin sejuk berhembus. Badan sudah mulai agak fresh dan bersemangat kembali, tapi tidak dengan anak-anak :'). Mereka sangat terlihat lelah, tapi masih harus naik 1x lagi pesawat dari CPH ke AAL selama 45 menit.
Fiyya sudah menangis ingin segera istirahat, sudah ingin menyerah saja. Hani terus tertidur sambil menyusu. Alhamdulillah perjalanan terakhir ini kami sampai dengan selamat di Aalborg Lufthavn. Alhamdulillah sesampainya di bandara Fiyya kembali ceria karena bisa naik bis yang baru kami lihat. Kami juga dibantu oleh mbak Hilda untuk sampai ke apartemen (Terima kasih mba Hilda <3)
Akhirnya, perjalanan Lampung - Bandung - Jakarta - Qatar - Copenhagen - Aalborg bisa selamat sampai tujuan. Semoga perjalanan kami selama 3 tahun di Aalborg Denmark, menjadi pengalaman tersendiri untuk keluarga kami. Bismillah...
Mohon doa dan dukungannya ya :)
Berangkat ke Denmark #3
Sambil menanti administrasi dari kampus, kami mencari akomodasi atau tempat tinggal. Kami mencari referensi dari PPI Wiki, sebuah buku panduan dari PPI Denmark untuk keberangkatan mahasiswa baru di Denmark.
Kami mencari akomodasi di web BoligPortal, sebuah web dimana banyak landlord yang menyewakan kamar, apartemen dan rumah dengan berbagai fasilitas dan range harga yang bervariasi. Dibandingkan dengan web lain seperti Himmerland atau Vivabolig, BoligPortal termasuk web yang ramah secara visual dan ramah di kantong hehe.
Kami mencari rumah yang dekat dengan kampus dan toko serta akses bis dan ramah pula di kantong. Eh ternyata, jika kami merasa cocok, saat kami mengontak landlord kami harus berlangganan/ subscribe terlebih dahulu. Akhirnya kami mengumpulkan dulu semua link yang dirasa cocok kemudian mengontak landlord.
Namun, alhamdulillah kita mendapat pertolongan dari admin international di kampus. Dia bersedia mengontak landlord rumah yang kami minati kemudian dia akan memberikan kontak landlord tersebut kepada kami. Alhamdulillah banget :)
Finally, setelah pencarian panjang (tidak dibalas, terlalu mahal atau tidak cocok secara waktu) akhirnya kami bertemu dengan Landlady yang baik hati. Dia menyewakan rumahnya dengan sistem sublet. Rumahnya berada di Gundorfslund, Skipperen dan full furnished (sudah dilengkapi kasur, kulkas, lemari, meja belajar, lampu, kamar mandi, bahkan piring, gelas dan segala isinya).
Kami menyewa rumah tersebut dalam periode singkat, yaitu sejak bulan Juli-Oktober 2024 dengan biaya perbulan 4500DKK. Ada yang berbeda dengan sistem pembayaran biaya sewa rumah di Denmark. Di awal pembayaran, kita menandatangani sebuah kontrak sewa (Lejekontrak) dan kita harus membayar deposit (sebesar 3x biaya sewa bulanan).
Namun, pada keberjalanannya, kami hanya menempati rumah tersebut dari bulan Agustus-Oktober. Kenapa? Visa ku dan anak-anak baru keluar di bulan Agustus karena saat itu traffic pembuatan visa sangat tinggi dan ada saja error pada sistem yang terjadi. Alhamdulillah masih disediakan waktu untuk mengoptimalkan keberangkatan dan bisa jalan-jalan lama di Bandung hehe.
Berangkat ke Denmark #2
Setelah membuat paspor untuk kami sekeluarga, tahap selanjutnya adalah membuat visa. Berbekal video ini, kami mulai mempersiapkan visa long stay Denmark.
Dokumen yang dipersiapkan diantaranya akte kelahiran anak-anak, buku pernikahan, LoA (Letter of Acceptance), LoG (Letter of Guarantee), paspor asli serta scan paspor dari halaman depan sampai terakhir.
Sebelum mengisi web pendaftaran visa (https://www.nyidanmark.dk/en-GB/You-want-to-apply) kami menunggu administrasi dari kampus Aalborg Uni berupa form yang diisi oleh kampus (form PhD1) kemudian form tersebut dilanjutkan pengisiannya oleh suami. Sedangkan form untukku dan anak-anak (Form MF1) diisi langsung saat mengisi form di web. Waktu tunggu administrasi dari kampus ini cukup menyita waktu agak lama. Kami akui urusan administrasi di Denmark memang cukup lama, kita perlu rajin follow up melalui e-mail, walau mereka kadang balas "tenang aja.." wkwk.
Setelah administrasi dari kampus selesai, kami melakukan pembayaran terlebih dahulu untuk mendapatkan ID (Case Order ID) yaitu sekitar 2800DKK (1 DKK ~2300 IDR) per orang. Setelah itu, tahap selanjutnya adalah mengisi formulir di web. Tahap selanjutnya adalah scan biometrik. Scan biometrik dilakukan dalam waktu 14 hari setelah pengisian form dan dapat dilakukan di VFS Global.
Selain mengisi form dan membayar case order ID, kita perlu membayar sekitar 1600DKK untuk registrasi ke Kementrian Luar Negeri Denmark (Ministry of Foreign Affair Denmark).
Scan Biometrik di VFS Global
Scan biometrik adalah scan anggota tubuh berupa sidik jari dan ambil foto wajah. Ini diperlukan untuk membuat visa ke negara-negara Eropa. VFS sendiri adalah pihak ketiga yang membantu membuat visa negara-negara Eropa/Jepang/Korea. Lokasi VFS di Indonesia ada di Jakarta, Surabaya dan Bali. Lokasi terdekat dari domisili kami ada di Jakarta, tepatnya di Mall Kuningan City.
Tahap pertama sebelum scan biometrik ke VFS adalah membuat appointment (janji temu), tersedia beberapa pilihan waktu, dan kita bisa memilih beberapa fasilitas lain yang tersedia (notifikasi SMS, pengiriman visa ke rumah, foto passport, dan fotokopi). Akhirnya kami pilih waktu janji temu di Selasa pagi, berangkat dari Lampung Senin jam 09.00 dengan Damri, kemudian menginap semalam di hotel tepat di depan Mall Kuningan City. Oh iya, pembuatan appointment ini berbayar ya sekitar 200.000 per orang.
Selasa pagi kami masuk ke Mall Kuningan City, dan waw ternyata antrian sudah panjang. Berbekal dokumen-dokumen hardcopy yang sudah diupload ke web nyidanmark, serta foto passpor dan passpor asli, akhirnya kami masuk ke dalam ruangan besar. Disana banyak meja dengan tulisan dan bendera negara-negara Eropa sebagai penanda meja pembuatan visa. Tentu Denmark termasuk negara dengan antrian sepi wkwk, yang paling ramai yaa negara seperti UK, Belanda dan Perancis.
Proses scan biometrik dan pengecekan dokumen tidak berlangsung lama, syukur alhamdulillah anak-anak juga tidak rewel. Sempat khawatir anak-anak kurang nyaman untuk antri dan sempat melihat anak seusianya tantrum jadi overthinking kaan...
Proses tersebut hanya berlangsung 1 jam, setelah itu kami diminta menunggu proses visa selesai dari kedutaan dan paspor bersticker visa akan dikirim ke rumah.
Karena waktu tunggu bis damri masih jam 8 malam, akhirnya kami memutuskan main di Jakarta Aquarium Safari dan makan malam di Stasiun Gambir. Anak-anak sangat lelah, bahkan sampai di kapal pun Hani agak rewel karena tidak bisa tidur dengan nyaman. Alhamdulillah jam 4 subuh kami sudah sampai di Lampung dengan selamat dan sehat.
Berangkat ke Denmark #1
Setelah sekian lama tidak menulis di tumblr/blog, akhirnya kembali lagi kesini. Awal tahun ini menulis di instagram (memang instagram jadi tempat mudah untuk menulis ya). Tapi kita coba kembali menulis di platform ini.
Alhamdulillah, di tahun 2023 suami mendapatkan beasiswa LPDP dan tahun 2024 mendapat LoA di Aalborg university, Denmark. Suami mengambil topik disertasi tentang mikroplastik. Hal yang ingin diceritakan kembali di tumblr adalah persiapan keberangkatan ke Denmark. Apa saja ya .... berikut ini poin-poinnya:
Membuat Passpor (dewasa dan anak-anak)
Membuat visa (long stay visa)
Pengalaman mencari akomodasi/tempat tinggal di Aalborg, Denmark
Mencari Tiket Pesawat
Pengalaman meninggalkan kota Bandarlampung untuk sementara
--------------------------------------------------------------------
Membuat Passpor di Bandarlampung
Passpor adalah hal yang penting ketika ingin bepergian ke luar negeri, termasuk untuk ibadah umroh atau haji. Passpor dapat dibuat melalui kantor imigrasi di daerah tempat kita tinggal.
Pertama-tama install terlebih dahulu aplikasi MyPasspor yang ada di PlayStore, kemudian buat akun dengan email aktif. Setelah itu, lakukan pendaftaran untuk pembuatan passpor. Saat sebelum mengisi form pendaftaran, siapkan terlebih dahulu KTP, Kartu Keluarga, Ijazah/Akte Kelahiran karena saat mengisi form diminta untuk mengunggah foto berkas-berkas tersebut. Kemudian ikuti alur pendaftaran dan memilih jadwal kedatangan ke kantor imigrasi, setelah itu lakukan pembayaran passpor melalui mobile banking/ATM. Harga pembuatan passpor biasa yaitu Rp 350.000.
Saat kedatangan ke kantor imigrasi, kita perlu membawa dokumen-dokumen asli beserta fotokopinya, serta dokumen kanim yang dapat diunduh melalui aplikasi mypasspor. Khusus untuk fotokopi KTP, fotokopi KTP diperbesar sebesar ukuran A5.
Kami membuat passpor di kantor imigrasi Bandarlampung yang beralamat di Jl. Hj. Haniah No.3, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara, Kota Bandar Lampung atau bisa cek instagram. Kantor Imigrasi Bandarlampung sangat nyaman, karena diberikan layanan prioritas bagi bayi, lansia, ibu hamil dan ibu menyusui. Sebagai ibu menyusui ini sangat menguntungkan bagi kami, sehingga proses pembuatan passpor lebih nyaman.
Proses pembuatan passpor sekitar 5 hari kerja dan dapat diambil di loket pengambilan passpor dengan menunjukkan bukti pembayaran.
-------------------------------------------------------------------------
next, dipostingan selanjutnya yaa. Terima kasih :)
Tantangan @mamahgajahngeblog Oktober "Kalau ditanya mengapa masih bertahan di ITSAR? mengapa masih ingin berada di sini? Jawabannya, ITSAR bagiku bukan hanya komunitas, tapi jauh dari itu. ITSAR bisa jadi tempat pulang, rumah keduaku. Disini aku mendapat banyak pengalaman dan tempat berkarya..." cuplikan tulisan ketiga di blog baruku. Yeee.. alhamdulillah. Bisa ngerjain Tantangan MGN bulan Oktober ini jadi sadar kalau kemampuan nulis masih perlu diasah lebih sering lagi dan lagi. Tulisan kali ini aja bisa dibilang hasil review paksu berulang kali 🤣 gapapa.. yang penting "Bergerak tak kenal henti." ya kaan? @itsarbandung https://www.instagram.com/p/CVslPQiPYO5pM-2iTq_KUMfEkF4OdwX5gJgWfE0/?utm_medium=tumblr
Apakah Bandung itu singkatan dari Bandar Lampung? 😅 Tidak pernah terbayangkan akan hidup merantau di Lampung. Perjalanan menyebrang pulau ke Karimun Jawa sudah langsung ingin menyerah, eh ternyata jadi tinggal di seberang pulau jawa juga. Mungkin Allah ngasih latihan dulu saat itu, kalau kamu harus bisa beradaptasi dimana pun. Alhamdulillah... disini banyak orang baik dan saling berbagi. Selain itu, banyak juga bertemu orang dengan berbagai macam latar belakang. Jadi banyak belajar hal baru. Bahasa baru atau kebiasaan baru warga lokal. Selain itu, langit senja disini begitu indah. Sebut saja "senjatera". Senja di ITERA. Banyak warga sekitar atau civitas ITERA yang seneng main ke embung untuk jalan2 atau melepas penat dari hiruk pikuk pekerjaan. Gak cuma itu, menurutku Lampung itu surga buah dan sayur. Buah-buahan yang jarang ditemukan di Bandung pasti ada di sini. Durian, jambu dan berbagai jenis pisang. Sayur mayur pun harganya murah meriah. MasyaaAllah. Tempat wisata disini kaya "hidden gem" yang perlu dijelajahi. Yaa mungkin ga kaya Bandung yang geser dikit udah nemu lokasi wisata instagramable. Tapi alhamdulillah kami bisa nemu tempat wisata yang enak buat jalan2. Maklum, mamak butuh rekreasi sedikit. 😅🤭 Alhamdulillah... Terima kasih @fc_alam sudah menemani bertumbuh dan berkembang dan selamat menempuh hal baru berikutnya. (at Bandar Lampung) https://www.instagram.com/p/CVVjswEPWFPjsyI9foJQY9VAIluHCyc5MObncQ0/?utm_medium=tumblr
Pasangan baru menikah biasanya akan mengalami masa masa adaptasi. Nah, masa adaptasi itu yang kadang punya cerita tersendiri. Cerita kesel karena beda kebiasaan, seneng karena bisa jalan-jalan bareng, atau lucu karena hal-hal kocak yang dialami. Tantangan @mamahgajahngeblog bulan Juli ini ceritanya diminta buat nulis hal-hal lucu. Kepikiran deh sama cerita-cerita lucu awal-awal hidup jadi newlywed di Lampung. Bismillah.. mencoba nulis lagi 😄 Semoga ceritanya gak garing deh ya. wkwk.. (at Bandar Lampung) https://www.instagram.com/p/CRT2h9UsvEi/?utm_medium=tumblr
"it may feel impossible, but sometimes, you just have to take the first step, even before you're ready.' Sebuah kalimat dari film Raya and The Last Dragon yang mungkin bisa menggambarkan untuk mencoba tantangan @mamahgajahngeblog. Dulu cuma tahu ada grup fb ITB Motherhood, baru join setelah nikah. Terus pengen ikut subgrupnya, tapi baru nemu Mamah Gajah Berlari, duh... dulu mah susah lari-lari, jalan di sekolah alam aja udah cape. ada juga grup itbmh bantim (bandung timur), yhaaa... aku udah di Lampung. wkwk. sok sok an jadi orang bandung timur ntar malah gak nyambung. Finally liat ada akun mamah gajah ngeblog, ibu-ibu yang suka nulis. awal-awal masih maju mundur pengen ikutan, bermodalkan tumblr yang isinya curhat sejak jaman kuliah baheula. Akhirnya, kata pak suami, "udah cobain aja." dan langsung daftar jadi member MGN. Alhamdulillah.. tantangan nulis review film genre keluarga akhirnya selesai juga. Walaupun mepet2 akhir bulan 😅 susah yak megang laptop kalau udah jadi emak. Bismillah... Challenge accepted, @mamahgajahngeblog (at Bandar Lampung) https://www.instagram.com/p/CQta6QhsCiGXOHxUmqo_U1cfsePR1QWfUm4QyI0/?utm_medium=tumblr
• Penerbangan pertama Fiyya • Alhamdulillah Fiyya yang di usia nya sudah 4 bulan sudah merasakan naik pesawat 😁. Berbekal cerita pengalaman beberapa teman yang sudah pernah bawa bayi di pesawat akhirnya kami bisa sampai di Lampung. Awalnya kami berencana kembali ke Lampung setelah lebaran, tapi larangan mudik membuat kami lebih awal berangkat ke Lampung. Kini, Fiyya sudah 1 bulan di Lampung. Mulai terbiasa dengan cuaca Lampung yang bikin keringetan. Alhamdulillah .. masa masa adaptasi yang bikin umi dan abi nya sering tepar sudah bisa dilewati. Selanjutnya, masa-masa latihan Fiyya supaya motorik kasarnya terlatih dan persiapan MPASI yang bikin umi nya deg-degan karena belum belajar apa-apa 😅 Bismillah aja, geh! (at Bandar Lampung) https://www.instagram.com/p/CPFJW5XsPYq2F0Kda5cywQWxiT-hLfpq6OeXCQ0/?utm_medium=tumblr
Ramadhan tahun ini sangat berbeda karena Khofiyya sudah hadir. Target romadhon perlu diperjuangkan karena berkejaran dengan jam main Fiyya. Jam bangun malam Fiyya sudah mulai teratur sejak awal usianya 2 bulan. Setidaknya ia bangun setiap jam 2.30 atau 3.00 pagi. Alhamdulillah .. jam bangun fiyya ini memudahkan kami bangun sahur di rumah. 😊 yuk, ramadhan bareng-bareng Fiyya 😆 ps : slide 2 : Fiyya pake penutup telinga persiapan nyamperin abi @fc_alam 😅 #jurnalsyukur https://www.instagram.com/p/CNqMrxyMkU9e0dbTKPTscUg62FhQtQCfje659k0/?igshid=19k5jh1xdd89s
2 Bulanku
Foto ini diambil saat fiyya lagi nangis. wkwk maaf ya kak.
Alhamdulillah kakak sudah 2 bulan. Perjalanan mencapai dua bulan ini diwarnai drama menyusui. Aku yang mudah menyerah ini ogah ogahan menyusui karena puting lecet dan akhirnya terkena mastitis hingga demam.
Ibuku yang khawatir melihat kondisiku akhirnya membelikan kaka susu formula. Bimbang. Cita-cita ASI eksklusif pupus. Tapi, aku ga boleh egois. Supaya kakak kenyang, aku sehat, yaa itu jalan keluarnya. Berat? iya.
Ada rasa bersalah yang luar biasa. Aku seperti mudah menyerah. Tapi pada akhirnya aku hanya bisa menerima bahwa supaya kami tetap waras dan fiyya sehat yaa begitulah akhirnya.
Aku hanya ingin happy. Boleh kan?
Dalam masa menyusui ternyata bukanlah hal yang mudah. Mulai dari belajar caranya, begadang sampai merasakan kelelahan. Hingga muncul pertanyaan "Apa yang menguatkan kalian untuk tetap menyusui?" tanyaku pada teman-teman. Ternyata jawabannya karena ada doa malaikat bagi ibu yang telah menyusui dan anak akan dekat dengan ibunya. Jawaban itu muncul dari teman temanku ini. Alhamdulillah diberikan teman-teman sholihah seperti mereka. Semoga Allah mempertemukan kita kembali dalam keadaan terbaik. #jurnalsyukur #harikeempat (at Bumi Allah) https://www.instagram.com/p/CL_QvmaMvtbYvEH83RSSW3D65XtgG23bmyqU5s0/?igshid=1gxlgtuwtgs4b
• Kesempatan • Setelah kemarin skip nulis jurnal syukur karena overwhelmed karena Khofiyya lagi seneng nempel sama ummi. Alhamdulillah hari ini bisa ngepost Kesempatan dan Waktu luang memang paling disyukuri saat ini. Bisa nulis dan ngepost di instagram adalah yang bisa disyukuri hari ini. Gak cuma waktu tapi kesempatan belajar menjadi orang tua. Alhamdulillah.. #jurnalsyukur #hariketiga https://www.instagram.com/p/CLl_xBksYTHEfhbygkmLbo2CgvT0euVuETxRPQ0/?igshid=5herdwevgajh
• Sibuk • Hari ini sedikit ngobrol sama abi nya Khofiyya. Kami saling cerita soal kesibukan. Abi Khofiyya yang sibuk bekerja di kantor bikin iri sang ummi. Pengen rasanya ummi tiap hari ke kantor dan sibuk bekerja. Pengen rasanya sang ummi keluar rumah, gak liatin tembok terus. Tapi, sang abi bilang, "enak juga sibuk di rumah. Gak liat tembok aja, liat kakak khofiyya kok." Alhamdulillah.. ternyata hal hal kecil kayak sibuk di rumah atau seharian di kantor bisa jadi hal yang patut disyukuri. Bersyukur sang ummi masih bisa di rumah dan bersyukur pula sang abi masih bisa bekerja. Walau keduanya masih sering ngeluh yaa 😪 Semoga sang abi @fc_alam semakin semangat bekerja dan sang ummi semakin semangat mengurus baby Khofiyya di rumah. 😆 https://www.instagram.com/p/CLgOcPvMg9MvNQQqGK5XXvLZbewW79OlKPS_cg0/?igshid=txqon6qpuh6w
Bulan pertamaku
Alhamdulillah.. Khofiyya sudah satu bulan usianya. Satu bulan juga aku dan khofiyya belajar. Belajar menyusui, belajar mandi, belajar begadang dan belajar saling memahami satu sama lain.
Kami berusaha setiap harinya supaya Khofiyya sehat dan Aku pulih pascapersalinan. Kami belajar bahwa setiap bayi dan ibunya punya ceritanya sendiri. Kami berusaha yang terbaik dalam setiap proses belajar ini. Walau aku sering sekali merengek dan menangis karena lelah.
Selama 1 bulan ini, kami masih sama sama belajar. Jadi, mohon dimaklum yaa netizen yang budiman kalau kalau cara kami bikin khawatir. InsyaAllah masih ongoing dan tetap ongoing sih.. karena gak ada yang sempurna.