Allah tau yang Terbaik untuk hamba-Nya

izzy's playlists!

Discoholic 🪩
Fai_Ryy
Sweet Seals For You, Always
Interview Vampire Daily

❣ Chile in a Photography ❣
Noah Kahan
Lint Roller? I Barely Know Her
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
ojovivo
h

pixel skylines
Keni
RMH
No title available
Cosmic Funnies
Cosimo Galluzzi
todays bird

roma★

Game Changer & Make Some Noise
seen from Australia
seen from United States
seen from Russia
seen from Morocco
seen from Vietnam
seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States
seen from Ecuador
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Argentina

seen from India
seen from Colombia
seen from Kazakhstan

seen from Malaysia
seen from Türkiye
seen from Bangladesh
@musafirma-blog
Allah tau yang Terbaik untuk hamba-Nya
Syukur Seorang Istri
Rasa syukur seorang istri adalah ujung tombak bahagianya, ketenangan batin suaminya, dan kerukunan rumah tangganya.Bahkan, menurut apa yang pernah saya dengar di salah satu kajian, surga dan neraka seorang istri terletak pada rasa syukur atas segala yang suaminya berikan.
Katakanlan dia wanita santun yang pandai menjaga dirinya, pandai menjaga ibadahnya, baik terhadap sesamanya, tapi jika dia tak pernah mensyukuri segala yang suaminya perjuangkan untuknya maka neraka baginya.
Rasa syukur seorang istri tidaklah sesederhana ketika kita tak menjalani. Walaupun kata syukur itu sederhana dan mudah sekali diucapkan tapi tidak dengan dipraktikan, bahkan dengan berbagai persoalan di depan mata.
Menjadi seorang istri tidaklah mudah pun tidaklah sulit. Mudah baginya meraup setiap pahala dari setiap taatnya, mudah baginya memasuki pintu surga mana saja yang dia inginkan selama dia menjaga sholatnya, puasanya, dan taat pada suaminya. Mudah sekaligus sulit dilakukan.
Seringkali istri lupa untuk mengucapkan terima kasih atas segala yang suaminya lakukan kepadanya, bukan hanya menggerutu karena maunya yang tidak terlaksana. Seringkali para istri adanya mengomel kala suami hanya membantu sedikit sekali pekerjaan rumah, padahal satu dua bantuan yang dia kerjakan sudah teramat berarti mereka masih mau berbagi waktu untuk mengurusi rumah sedangkan di luar sana kita tak pernah sedikitpun membantunya. Seringkali para istri tidak mau melihat apa yang sudah suaminya perjuangkan untuknya di luar sana ditambah bagian dirinya yang telah berubah kehidupannya setelah adanya tanggung jawab terhadap kita. Ingatlah bukan hanya hidup kita yang berubah setelah menikah, tetapi suami kita juga.
Bersyukurlah atas segala pemberian harta yang suami kita berikan, sekecil bahkan melebihi kecukupan kita bahkan jika karena sibuk mencari nafkah terkadang waktu untuk kita menjadi berkurang. Bersabarlah, bersyukurlah.
Bersyukurlah atas segala waktu yang suami kita berikan, setiap menit yang berharga yang dia prioritaskan untuk menemani kita padahal mereka meninggalkan waktunya mencari nafkah ataupun ilmu di luar sana sehingga terkadang terlambat memberi nafkah. Bersabarlah, bersyukurlah.
Seringkali saya malu dari setiap maaf yang suami lontarkan karena merasa belum maksimal memberikan segalanya, padahal dia telah mencurahkan dan memberikan segalanya. Bahkan terima kasih yang terlontang terkadang tak cukup menggambarkan perjuangannya.
Menjadi seorang istri bagi saya adalah sebuah fase pembelajaran diri untuk lebih menerima terhadap apa yang Allah berikan dalam hidup, untuk lebih bercermin tentang apa yang menjadi kebutuhan, prioritas dan keinginan, untuk lebih lapang dengan segala hal yang diberikan dalam hidup.
Maka, bersyukurlah menjadi seorang istri. Segala rasa syukur dalam hidupnya adalah bahagianya, ketenangan hidupnya, kelapangan dunianya.
Semoga bisa selalu ingat
Part One : "THE BEAN" Hi pribumi Mungkin kamu lupa Dari setetes kamu bermula Part One : "THE BEAN" Hi pribum Mungkin kamu lupa Karena kulihat kau semakin membangga Padahal semuanya fana Dan akan kembali pada yang Esa Part One : "THE BEAN" Hi pribumi Semua yang terasa Berawal dari hal kecil yang kemudian bersama Menciptakan bahagia Part One : "THE BEAN" Hi pribumi Setiap teguk yang kau nikmati Berawal dari satu tanpa "s" Apa kamu mengerti? Aku bercengkaram dengan bayang dibalik fatamorgana.
Licia Ronzulli, member of the European Parliament, has been taking her daughter Vittoria to the Parliament sessions for two years now.
Every time this is on my dash, it’s an automatic reblog.
Wafdan + Fakhri = Kopi dikasih bumbu2 seni
"Mari memantaskan dan mendoakan, dibanding sibuk memikirkan dan mengharapkan."
Karena Allah sudah menakdirkan segala sesuatunya. Kembalikan semuanya kepada-Nya.
Open Letter to Children
Pikiran dan hatimu lagi berkecamuk, nak ? Coba tarik nafas, sampai kamu sedikit lebih tenang.
Mungkin saat ini kita sedang berselisih paham. Atau mungkin saat ini, kamu sedang menahan segala ketakutan dan ingin membuktikan dunia, kamu, dan kedua orangtuamu, bahwa kamu sudah dewasa dan bisa berdiri sendiri. Malu, masih menggantungkan hidupmu kepada orangtuamu. Ibu harap, itu yang kamu rasa. Karena artinya, kamu memang menuju dewasa. Tapi, ibu harap kamu tidak malu untuk meminta doa untukmu ke ibu dan ayahmu. Dan ibu harap, saat ini justru kamu menemukan jalan terdekat untuk lebih dekat dengan Ar-Rahman Ar-Rahim.
Nak, tidak apa-apa kalau bangun pagimu terasa lebih berat dan lelah. Tapi manfaatkan kesulitan tidurmu untuk sujud dan meminta. Allah suka kalau hambaNya meminta.
Kamu kesal, setiap pagi harus bangun hanya untuk menunggu tidur lagi ? Pagimu bukan untuk itu, nak. Pagimu untuk kamu habiskan dari salam subuhmu hingga waktu dhuha untuk duduk, baca Ar-Rahman, Al-Waqiah, Al-Mulk, Yasin, Dzikir, hingga lelah…
Usia 21 tahun keatas ini memang sulit untuk dilalui. Kita bisa salah jalan kalau tidak beragama.
Ibu tau, kesulitan menghadapi pembimbing, penguji, mengumpulkan data untuk skripsi. Ibu tau, rasanya tidak ingin bangun di pagi hari, melihat teman-teman yang mungkin sehari-hari tidak beragama dan tidak pintar, lebih dulu dapat pekerjaan dibanding kamu. Ibu tau, rasanya perlahan teman-temanmu berkeluarga sementara kamupun kesulitan memulai hidupmu sendiri. Ibu tau, rasanya sedih melihat orangtua semakin tua dan rasanya kita dikejar waktu untuk membahagiakannya. Karena kita sadar maut dan waktu kapanpun bisa mencabut kita. Entah saat mereka pergi sebelum sempat kita bahagiakan. Entah kita pergi sebelum sempat membalas kebaikan mereka.
Sabar, nak. Tetap tenang. Tetap berdoa, lalu berusaha. Tau, bahwa In Sya Allah, doa orangtuamu tidak pernah putus untukmu.
Ibu tidak punya bekal apa-apa dan saran apa-apa untuk membantumu seandainya kamu sedang menghadapi kesulitan-kesulitan. Ibu tidak bisa menentukan jalan hidupmu, tidak ada harta yang cukup untuk membeli hidupmu. Sabar. Tenang. Dekatkan diri dengan Ar-Rahman Ar-Rahim. Minta keberkahan hidup. Memang hidup yang berkah ini harus dicari dan memakan sabar. Jangan pernah putus doamu! Lalu usahakan terbaik yang kamu mampu.
Iman menguatkan bangun kita di pagi hari. Iman keeps your sanity, Nak. Have a strong faith!
Ibu harap, ketika sampai kamu di masa ini, ibu bisa bawa kalian ke tempat paling istimewa di jagad raya, dimana doa-doa paling diijabah. Kita berdoa di Multazam ya, nak.
Tapi bagaimanapun, ibu harap kehidupan kalian lebih baik. Kebahagiaan akhirat kalian dijamin.
speak : hear : see
Semakin hari, ketakutanmu itu semakin menjadi.
Awalnya aku dibuat berhenti bicara dan sekarang aku mulai ingin berhenti mendengar. Hentikanlah! sebelum aku ingin berhenti bernafas.
Siapa Peduli
Seburuk apapun masa lalumu, jika kamu mau berubah lebih baik, km akan punya keindahan meski hanya beberapa orang yang dapat melihatnya. Tapi....... Siapa peduli dengan pandangan manusia, "Dia yang Maha Melihat yang lebih pantas memandangmu seperti apa" #darikuuntukku
Api tidak selalu membakarmu dan menjadikan abu, terkadang mereka memberikan warna dan keindahan baru yang mungkin lebih indah dari sebelumnya
Bukan aku tak faham, tapi ternyata imanku yang belum sampai untuk menggapai "Fainna ma'al 'usri yusraa (5) Inna ma'al 'usri yusraa (6)"
Deep
Kalimat itu begitu saja keluar setelah sekian lama bersembunyi. Layaknya bom waktu, aku tidak dapat memilih siapa yang akan menjadi korbannya. Yang ada di hadapannya, menjadi pemantik sumbu dan kemudian seketika meledak.
Hancur.
Semuanya hancur tak tersisakan. Aku tak dapat membendungnya lagi. Pemantik itu terus saja menyulutkan api, tak henti-hentinya meskipun semua telah menjadi abu. Apa yang ingin dihancurkannya, telah hancur tak tersisakan.
Mengapa?
Mengapa api itu terus menyala. Aku tak ingin kembali menghanguskan semuanya. Kini semua berubah, tidak seperti sedia kala. Aku memendam kembali. Menyembunyikan semuanya lebih dalam dari sebelumnya. Berharap pemantik itu tidak dapat menemukan sumbu untuk meledakkan yang kedua bahkan kesekiankalinya.
Engkau.
Hanya Engkau yang bisa menyembunyikannya rapat-rapat. Apa yang kusembunyikan, kutitipkan di bawah lindungan-Mu.
Our inside jokes-too many to name. When we’re apart it’s never the same. When we’re together it’s nothing but fun. Replacing my boys just can’t be done. As the years pass, and we grow apart. I want you to know, that you guys are in my heart. You helped me through problems, through things good and bad. You helped me keep smiling :), when I was sad. You helped me with guys, you made me stay strong. How will I live, when you guys are gone? And where the years take us, no place is too far. We will think of each other, wherever we are. You’re wonderful people, with good hearts to lend. And I want you to know, that ya’ll will always be my Best Friends
Taman Film Bandung,1 November 2014
For my dearest : Irma, Haikal, Eka
5th years of our brother and sisterhood, of course it still counting
Manusia yang senangnya ber-acting. Sering meledak-ledak ketika berbicara, tapi kami tau, km yang paling baik dan paling peduli diantara kami. Semacam ingin menutupi kalau kamu itu “manis” ya? haha
Aku sedang mempertanyakan kualitas diri
Yang lahir tahun 90′an pasti tau deh ledekan beginian.
Ini dibikin gegara instagram @generasi90an ngadain challenge komikstrip. Upload terakhir mustinya kemaren, 10/5/2015 jam 24.00. Tapi sayangnya baru baca postingannya jam 19.00 dan posisi masih di jalan. Nyampe rumah bersih-bersih, langsung bikin deh. Sekalian belajar, ngelancarin main AI (Adobe Illustrator). Ternyata ga bisa selese dalam waktu 3 jam. Baru selese jam 01.00 10/6/2015 dan kemudian banyak kendala dari mulai gambar ga ke load, dll. alhasil ya telat posting. Tapi sebodo amat sih.
Niat awal bikin emang bukan pengen menang. Tapi gereget aja pengen bikin. Kalo udah gereget kudu dilaksanain. Biasanya hasilnya suka lumayan. Dan jarang juga bisa ngerjain seenjoy kalo lagi gereget. Tapi ya kalo menang alhamdulillaah. Lumayan banget. Eh bukan lumayan deng, Alhamdulillaah banget. Seneng aja kalo karya bisa diliat orang lain. Nampil di buku generasi90an yang neghits.
Beruntunglah yang lahir di tahun 90′an. soalnya ada kelompok yang mau ngelola dan bikin tahun 90`an nampak jadi tahun yang berkesan bagi makhluk-makhluk yang bermunculan di tahun itu.