Ramai bgt. Udahlah biar cepat diam.

Kiana Khansmith
DEAR READER

pixel skylines
hello vonnie
Sade Olutola
h
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ

Kaledo Art
macklin celebrini has autism
No title available
NASA
$LAYYYTER
d e v o n
Stranger Things
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
cherry valley forever
styofa doing anything
One Nice Bug Per Day

if i look back, i am lost

#extradirty
seen from New Zealand
seen from France

seen from Italy
seen from United States

seen from Australia

seen from Malaysia
seen from New Zealand

seen from Ecuador
seen from Iraq

seen from United States
seen from Argentina
seen from Italy

seen from Malaysia

seen from India
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
@myminelikeblue
Ramai bgt. Udahlah biar cepat diam.
Ada perempuan yang tidak pernah benar-benar sembuh.
Ia hanya belajar terlihat baik-baik saja agar dunia tidak semakin gaduh di atas kepalanya.
Ia menelan kecewa seperti menelan obat pahit: perlahan, diam, lalu pura-pura tidak terjadi apa-apa.
Padahal setiap malam, ia masih merapikan hatinya yang berantakan sendirian.
Dan anehnya, perempuan seperti itu justru terlihat paling indah.
Karena setelah dihancurkan berkali-kali, ia masih bisa tertawa kecil dan tetap lembut kepada dunia yang pernah membuatnya patah.
Written by Aftansa
Lagi-lagi menjaga perasaan orang lain lagi. Masih saja bodoh.
Bahkan untuk sekedar menanyakan kabar pun aku tk sanggup. Baik baik kalian kawan.
Ternyata kamu masih berada di situ. Disisi paling terdalam bahkan paling gelap di hatiku.
tidak ada perpisahan yang baik- baik saja. sebab, semua akan membekas, menyayat, dan porak poranda.
Mulai sekarang aku gk akan jadi pengikutmu. Aku akan mnjadi diriku yg seharusnya.
Aku akan menghapusmu, mungkin gak semua tapi kupastikan dirimu akan menjadi dirimu biasa, bukan lagi semuanya tentang dirimu.
tujuanku berikutnya adalah ke tempat- tempat menyenangkan yang di dalamnya tidak ada kamu
Tadi beberapa jam yg lalu kamu adalah manusia favoritku. Namun sekarang tidak.
Maaf jika mulai hari ini, kau tak lagi kuperhitungkan dalam rencana-rencana masa depanku. Cita-cita dan impianku. Juga kebahagiaanku.
Maafkan jika aku akan menjadi egois sejak saat ini.
Karena... Itu yang kau mau, bukan?
Nyatanya mengharapkan bahagia bersamamu; hanya membuatku kehilangan mimpi dan diriku sendiri.
Sudah. Cukup.
Aku yang kau kenal hari itu, saat ini telah lama pergi.
*Padang, Juni 2025.
Ayah, anak perempuan mu sedih. Dia ingin memelukmu sbentar saja yah.
Akhirnya malam ini 1 juni 2025 malam hari kata-kata itu keluar dari orang yg berjanji kepadamu Tuhan. Kata2 yang akan menyakiti banyak orang pastinya.
Harusnya bisa.. harusnya sudah sembuh? Kenapa air ini keluar lagi....?
Apa ini sedih?
Atau kecewa?
Mungkinkan bahagia?
Kata selamat ayah itu ga pernah sederhana? Really ayah? Apa aku pernah mendengarnya darimu? Atau aku pernah mendengarnya tapi ku lupa?
Hehe
Kangen banget sama ayah.
Gak mau ayah yg sekarang.
Mau ayah yg dulu. Yang sayang sama satu2nya putrinya.
Udah itu aja.