Assalamualaikum Aisyah Salim.
Hay anak manis mama, apa kabar kamu disana sayang?
Anak mama, terimakasih sudah memberikan kebahagiaan untuk mama, selama kurang lebih 16 minggu diperut mama. Kita setiap hari berjuang bersama untuk saling menguatkan. Merasakan hari hari dengan penuh tantangan rasa. Mama rela setiap hari merasakan gimana tidak nyamannya tidur, tidak nyamannya "mood" mama, tidak nyamannya makan, tidak nyamannya beraktivitas, tidak nyamannya badan mama, dan ketidaknyamanan yang lainnya. Mama ikhlas sayang demi kamu. Mama bahagia merasakan itu semua.
Aisyah anak cantik mama, maaf kan mama yang kurang baik menjagamu, melindungimu, memberikan yang terbaik buat kamu. Sehingga kamu ditidak nyaman diperut mama akhir akhir kemaren sayang.
Anak manis, ketika mama melihat kamu untuk pertama kalinya. Mama ingin terus didekat kamu sayang. Mama takkan lupa awal pertama kita bertatapan. Melihat bentuk wajah kamu.
Aisyah, sebenarnya mama sangat mengharapkan kamu saat ini masih diperut mama. Mama masih bisa setiap saat mengelus perut mama untuk merasakan keberadaanmu sayang. Merasakan bahagianya melewati hari demi hari bersamamu sayang, saling menguatkan.
Sayang mama, mungkin memang Allah lebih menyayangimu sayang. Surga lebih baik untukmu.
Perlu kamu tahu gadis manisku. Mama akan terus menyayangimu nak, mengingatmu. Kita akan bertemu nanti ditempat yang indah sayang, pasti.
Dengan kelahiranmu, Allah mengetuk hati mama. Terimakasih dan maafkan mamamu ini sayang, I MISS YOU WITH ALL MY HEART.
Rengat,
Selasa Legi
16 April 2019
02.00 wib
AISYAH SALIM binti Doni Setyawan
















