Pesona Tarian Lego Lego Kesenian Daerah Alor
Tari lego lego adalah salah satu tarian yang biasa dilakukan oleh masyarakat di Pulau Alor. Para penari terdiri dari pria maupun wanita dan tarian ini biasanya dilakukan antara lima puluh hingga seratus orang. Mereka saling bergandengan tangan untuk membentuk formasi melingkar di sekitar Mesbah. Kesenian daerah Alor ini adalah salah satu tarian tradisional yang sangat populer di Nusa Tenggara Timur. Tarian ini sering ditampilkan dalam berbagai acara, disesuaikan tergantung dengan peristiwa.
Tari lego lego, adalah tarian asli suku-suku Abui di Kampung Takpala Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur. Mereka menari di sekitar batu mezbah. Tarian ini menceritakan kisah persatuan dan persahabatan dan yang paling mengagumkan tarian ini dimulai dari subuh hingga senja. Tarian Lego Lego adalah salah satu tarian tradisional yang ditunrunkan secara lisan sejak para leluhur masyarakat Alor dan telah dilestarikan sampai sekarang. Ekspresi syukur itu mereka tunjukkan dengan membuat formasi melingkar di sekitar Mesbah, dengan bernyanyi lagu kehormatan kepada Tuhan. Mesbah itu sendiri sebuah situs yang disakralkan oleh orang-orang Alor.
Tari Lego Lego Memiliki Makna
Seperti yang disebutkan di atas, Tari lego lego adalah ungkapan rasa syukur dan kebahagiaan masyarakat terhadap Tuhan. Selain itu, tarian ini juga menggambarkan Roh persatuan dan kesatuan yang memiliki kekuatan untuk membentuk sebuah gerakan tarian. Hal ini dapat dilihat dalam kebersamaan para penari dan membawa mereka bersatu untuk merayakan kegembiraan bersama-sama, tanpa membedakan status sosial, jenis kelamin dan lain-lain.
Pertunjukan tari lego lego
Dalam tarian lego lego menunjukkan terutama dimainkan secara besar-besaran oleh penari pria atau wanita. Mereka bertemu di barisan lingkaran itu, seorang penari yang lebih baik memandu penari lainya. Pria dan wanita berpegangan dan membentuk lingkaran yang menjadi merek dagang mereka. Penatua membimbing mereka, menari sambil menyanyikan lagu-lagu adat-istiadat di sekitar Mesbah.
Karena gerakan di tari lego lego ini berkaitan dengan gerakan sederhana, biasanya didominasi oleh gerakan kaki maju dan mundur atau ke kanan dan kiri. Tapi dalam tarian ini Anda benar-benar membutuhkan konsentrasi dalam menarikannya. Karena jika tidak kompak kemudian suara terdengar menjadi kacau dari pergelangan kaki wanita yang bergemerincing. Selain itu, penari dapat juga jatuh dan kehilangan keseimbangan.
Setiap daerah di daerah Alor biasanya memiliki gaya sendiri melakukan Lego berbaring tari, baik dari segi gerakan, musik dan efek. Namun, mereka melakukannya dengan merayakan dan menari di sekitar Mesbah yang mencirikan tarian Lego ini. Dalam tari lego lego ini biasanya dilakukan tanpa iringan musik dan hanya menyertai dengan musik dan suara gemerincing gelang perak dari langkah-langkah kaki para penari perempuan. Namun, ada sejumlah daerah di sekitar Alor yang menggunakan instrumen seperti Gong dan Moko sebagai musik pengiring.
Kostum Tari Lego Lego
Di pertunjukan tari lego lego biasanya para penari yang memakai pakaian mereka sendiri. Untuk pakaian, penari pada umumnya mengenakan kain tenun tangan dan biasanya, kain tenunan bermotif khas suku Alor. Kain penutup kepala dikenakan pada pria sedangkan rambut penari wanita dibiarkan terurai. Sebagai atribut tarian, para penari wanita dilengkapi dengan felang perak di pergelangan kaki yang menghasilkan suara mengikuti jejak mereka.
Perkembangan Tari Lego Lego
Sebagai salah satu warisan leluhur, tari lego lego masih dilestarikan dan keberadaannya masih abadi hingga sekarang. Dalam perkembangannya, tarian ini tidak hanya dilakukan selama upacara adat saja, tapi juga sering digelar di berbagai acara, penyambutan tamu dan Festival Budaya.
Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk melestarikan secara umum dan mempersembahkannya kepada masyarakat umum tentang tradisi dan budaya. Tentu ini dapat berguna dan meningkatkan pengetahuan tentang seni tradisional di Indonesia. Pengenalan tari lego lego sebagai kesenian daerah Alor, NTT.










