Tanda
Hari kesekian dan masih menunggu. Kami selalu pergi tidur dan berharap besok keajaiban itu datang menghampiri. Lalu esok nya kami terbangun menyadari tidak ada yang terjadi. Tidak ada mual tidak pula nyeri pada payudara atau sekedar pusing saat beranjak dari tempat tidur. Semua nya terlalu baik-baik saja. Dan kami pun tertegun,kadang tidak sejenak,cukup lama untuk kami menghabiskan waktu di saat orang lain sibuk memulai aktifitas. Hari ini seperti juga hari-hari kemarin keajaiban itu belum juga datang menyapa kami. Seringkali ada tanda yang mengecoh kami tapi tanda-tanda itu pada akhirnya hanya membuat kami kecewa. Tamu bulanan yang tidak kami harapkan selalu tiba tepat pada waktu nya. Bagaimana pun,tetap harus ada yang kami syukuri bukan?? Entah itu haid yang selalu hadir tidak pernah absen atau fisik saya sebagai istri yang saat bangun tidur di pagi hari selalu dalam keadaan baik-baik saja. Bukan berarti Yang Maha Adil tidak adil dalam menempatkan sesuatu. Pasti bukan begitu. Ini hanya cara-Nya mencintai kami,dengan memberi kami ujian. Jika Allah mencintai seorang hamba Dia pasti akan mengujinya. Begitulah.. Setiap pagi.. Memahami lagi apa yang telah kami pahami kemarin.















