Frequency illusion (Baader-Meinhof effect), pernah denger?
ya itulah, gw baru tau ada istilah tsb di dunia ini.
artinya: Begitu seseorang jadi fokus perhatian kita, semua aktivitasnya terasa lebih sering dan lebih bermakna.
nah siapa yang relate? pastinya gw.
lucu banget gimana efek tsb mengaggu gw dalam hal menyikapi sang crush.
jelas-jelas dia tidak memandang gw bernapas di hidup ini (kalau gak ketemu depan mukanya) malah gw berpikir hal-hal yang dia updatekan ada sedikit mikir "apa hubungannya sama gw?"
jiakhh amat sangat narsis dan kocak, istilahnya halu skrng mah.
eh tapi ternyata ada nama efeknya ternyata.
see ini diawali dari selective attention, yang mana pastinya segala updatan dia adalah top of mind gw, sudah auto terseleksi di otak.
yahh sekarang sudah mulai bisa mendekati realita, tidak memberikan tanggapan karena senantiasa berfikir itu bukan buat gw kok. kalau gw komen baru dia engeh "ohh iya ya ada toh si novita" haha
so, 2026 sudah berjalan sampai bulan April. quarter?
dalam perjalanannya sempat mengira ini pertanda baik, ternyata tetap tidak.
hidup ini sulit bener dijalani, dalam segi apapun. mau menjadi individu yang sesuai society, ataupun pekerjaan karena semua terlihat zonk pada diri gweh. (ngetik tulisan ini pun sedang dalam keadaan diaudit)
nah ini waktunya releksi diri?
merasa-rasa keadaan, sedang coba meresapi hal yang terjadi disekitar, ada yang membuat hidup ini sedikit bisa bernapas tapi ada juga orang2 yang berusaha MENCEKIK leher gw ampe sulit bernapas. andai gw tau alasannya orang tsb melakukan itu, sampe urusannya ke atas sana.
bertahan. tentu saja sebagai manusia biasa, timbul rasa ingin menyerah sama keadaan ini. sembari mencoba mencari cara bagaimana bertahan... ini kami harus diem2 aja atas keadaan ini? ke atas dan kesamping pun gak ada hal yang bisa kami sandari, gak bisa bersandar. yaudah berdiri diatas jurang aja rasanya gak bisa kemana2, hanya bisa bertahan. sedih bukan?
mencari suaka. sedang berusaha mencari tempat yang lebih baik, mencari tempat pelarian, mau hari demi hari atau untuk tahun kedepan.. semoga bisa ketemu
hati. nah urusan hati ini malah tambah membuat hati sedih dan hidup sulit. hadeehhh kapan ya tidak begini, minimal kalo urusan lain zonk, yang ini bisa memberikan energy. tapi yasudah
kayaknya hal yang HANYA BISA gw lakukan adalah bersabar dan berserah diri, tapi bingung juga sampe kapan bisa begini.
malam ini gue ngerasa hidup gue kayak kumpulan kebetulan yang kebetulan rapi.
dari luar, orang bilang:
“keren banget sekarang, kelasnya udah beda.”
gue cuma ketawa.
dalam kepala gue yang ada cuma: disposisi, deadline, salah kirim dokumen, takut bikin malu orang lain.
anehnya, semua yang keliatan hebat itu prosesnya gak glamor sama sekali.
bukan momen pinter, tapi momen tahan.
bukan karena paling kompeten, tapi karena gak kabur waktu tanggung jawab datang.
jadi lucu aja rasanya.
orang yang ngerasa dirinya “gak cukup kompeten” kok bisa sampai di titik ini.
orang yang tau dapurnya berantakan tapi orang lain liat plating-nya rapi.
mungkin memang begini bentuknya.
bukan kisah orang jenius naik cepat,
tapi orang biasa yang terus ada, terus ngerjain hal-hal yang gak keliatan, sampai suatu hari orang luar bilang itu keren.
dan gue masih belajar nerima satu kalimat sederhana:
iya, keliatannya keren. tanggung jawabnya gede. cuma prosesnya gak glamor.
2025 itu amburadul. Rasanya seperti kalender yang kusobek sedikit demi sedikit, tiap halaman membawa berita yang bikin napas berat.. bukan cuma soal ekonomi atau politik, tapi juga rutinitas yang menggerus. Di antara notifikasi dan rapat yang tak berujung, aku menemukan diri sering bertanya apakah semua ini memang harus kubiarkan terus menerus.
Perasaan yang muncul campur aduk: marah karena tak dihargai, sedih karena kerja keras tak dirasakan, dan capek yang tidak tahu harus ditumpahkan kemana. Kadang aku ingin tertawa karena absurdnya situasi; kadang aku mau menangis karena merasa sendirian di tengah kebisingan kantor.
Cara aku bertahan sampai detik ini? Menjaga hal-hal kecil: olahraga lari, ikut race, coba berpikir sedikit hal positif, netflix-an, menulis untuk keluarin yang mengganjal, dan cerita ke satu dua orang yang kupilih. Tapi ada batasnya, batas dimana “bertahan” berubah jadi “bertahan sambil perlahan hilang”.
Akhirnya aku ambil keputusan yang berat tapi jujur: aku memilih mengakhiri penderitaan ini dengan keluar dari tempat kerja. Bukan lari tanpa rencana, bukan menyerah pada rasa takut, tapi memilih kehidupan yang memungkinkan napas lebih lega.
Keputusan ini menakutkan. Ada rasa bersalah, ada rasa rugi, ada ketakutan soal nanti bagaimana. Tapi ada juga kebebasan kecil: jalan pulang yang terasa ringan, waktu yang kembali menjadi milikku, dan harapan yang mulai pulih pelan-pelan.
30/10/2024, kemurungan dan kesialan datang tanpa henti.
Padahal seminggu ini baru sampai rabu tapi lemas sekali hari ini. hal ini dikarenakan hal aneh yang terjadi dan menyita kesabaran.
dan stok kesedihan.
pagi hari tidak ada hal yang lebih membahagiakan dimana berkabar sama tutor nun jauh disana kalau akan jaldis, tapi ternyata siang harinya ZONK karena lokus dipindah? whattt???? KOK BISA!?
kalau air mata gue lancar keluar seharusnya udah gak bisa berhenti sih. mau segera move on tapi sulit bener.
dan ternyata urusan gw untuk insiden terakhir belum kelar... masih harus koordinasi... cukup shock tapi yaudah mau gimana selain dijalani.
kayaknya hal sial akan banyak terjadi dalam hidup gue segera, emang suram dan gak ada arahnya.
caranya bertahan tuh gimana ya? semuanya aneh.
Dirimu... yang cukup aneh, gw gak tau lah mau bersikap gimana.
hidup gue selalu penuh dengan merayakan perpisahan, baik itu teman ataupun kolega kerja yg bestie mampus.
selalu berat pake banget..
today, lumayan menyesal mengajak salah satu kolega WFC sehabis acara. karena ternyata membawa info yang membuat w ngedown, yaitu yups "perpisahan"...
"again?" dalam hati...
langsung deh kalut... kayaknya hidup gue tidak ditakdirkan berjalan mudah. kayaknya kata Tuhan gue harus melewati ladang ranjau sampai ke ujung.
again.... did you have to...go?
padahal kehadirannya sangat amat membuat hati gue lega ntah gimana, setidaknya merasa tidak menjalani ladang ranjau ini sendirian, semacam ada kawan yg bawain air mineral yg bisa diminta sewaktu-waktu.
cukup aneh karena kami adalah kolega baru, bener-bener sebaru itu di awal tahun ini 8 Mar
masa sih oktober sudah pamit? ya bisa jadi, begitulah kehidupan per-staf-an ini.
ya mau bagaimanapun siapa lah saya, hanya bisa berusaha legowo kehilangan, namanya juga hidup sebagai manusia.
mau sing along "untungnya bumi masih berputar" agak mixed feeling. emang beneran untung tuh begitu?
seperti biasa tidak akan bisa ber-word-word.. dan sungguh wondering apa yang harus dilakukan dalam waktu segera.
curang sih ini, tengah jalan harusnya Juni 2024. Tapi yaudah....
gambaran tentang tahun 2024 sudah sedikit banyak tercapture, melalui beberapa kata yang terlintas malam ini: menegangkan, menyenangkan, banyak bersyukur atas kehadiran orang-orang baru, sedih, putus asa.
semuanya pake BANGET.
menegangkan BANGET, sedih pun BANGET, menyenangkan BANGET, dst.
pemilu dan politik, ternyata membuat gw sedown itu,
tragedi ancaman keamana siber, ternyata menampar betapa apatisnya gw selama ini,
ketemu lg sama pengajar diklat dipulau sana, SENANGNYA....
ke LN bareng bestie, kayak mimpi,
cat rambut, ini mixed feeling, ternyata penampakan w cukup kayak jamet,
kedatangan tim baru dari instansi lain, ada tim baru hadir ditengah2 situasi gelap ini.. gw perhatiin ini orang tulusnya banget, pinternya banget, cerdas, dan super-greenflag! gw dan kawan bernama Novika tidak henti-hentinya memuja sosok ini,
pulkam ke Aceh, ini super duper sakit kepala straight 5 days,
merenung dan banyak ber-andai andai dengan berbagai skenario,
secara umum tahun ini adalah tahun paling banyak hari gw kurang tidur,
menangis, sebulan lalu gw menangis....sudah lama tidak menangis
Mengawali 2024 dengan cukup kaget, menjalani Januari dengan tarikan nafas panjang yang melelahkan dan renungan "kok ngegas??" "kok gak santaii?".
Tulisan ini akan gw baca dikemudian hari, biar tidak lupa mari kita rincikan jadi beberapa chapter.
I. unit baru. horraayyy!!. yaaa gitu deh, gonjang ganjing perpindah ini pada akhirnya terjadi, dan gue melihat ada secercah harapan baik. tanda-tanda ini bisa gw rasakan dan nikmati, dan gw akan berusaha menjadi pribadi yang banyak diam saja dan memikirkan apa yang harus dilakukan disini. bagaimana teman disini? mbuhlah, anggap saja urusan kita semata-mata hanya pekerjaan.
btw, kalau melihat jadwal dibawah jadi bergumam "kok ngegas??" haha tapi seru!
II. teman lama. ternyata teman lama (insial R) beneran punya kecengan setahun kemarin dan tidak bilang-bilang, behhh gue sudah memblacklist ybs dari daftar pertemanan karena ternyata begini keadaannya. Not to mention bahwa ternyata pacarnya cwk dengan tidak sengaja ke-gep oleh gw, but still, bye bud! selama pertemanan kita di tahun kemarin yang ada gue kesel doang kok sama lu.
III. Love. jiakhh ini lagi, lagi lagi dan lagi... sampe capek gw di tahun 2023 kemarin. setelah direnungi dan dipikiri sangatlah tidak patut, dan juga tidak arah kesana dan kejelasan. ada beberapa hal yang patut gue tulis khusus dia sendiri dear, SG tapi nanti aja.
dia ini adalah salah satu tutor saat diklat dulu, tapi awal tahun ini ybs bilang bahwa dia sedih dan ingin mengalihkan pikiran, wahh so sad :(
ybs, semoga membaik ya dirimu!
IV. ekonomi. yahhh semoga membaik deh, pengen banget mengganti handphone yang mumpuni untuk memotret segala aspek kehidupan ini untuk disimpan saja, but we'll see. yang jelas harga 2 digit untuk gadget itu sangatlah mahal.
V. kawan jagakarsa. pada mau tenis-an katanya tapi rutin, we'll see hahahah.
cukup happy mengawali 1 januari bersama kleaann!!! semoga ya kita sehat terus dan happy.
Bisa jadi ini adalah postingan tersentimental dalam tahun ini. Diketik di asrama putri gedung C pusdiklat suatu lembaga persandian.
2014 atau 2015 pertama kalinya tau ada lembaga negara di bidang persandian, cukup shoock dan googling seharian makna dari persandian itu sendiri. saat itu sedang berteman cukup dekat dgn seseorang yang berkuliah disana. karena judul instansinya cukup unik maka pastilah selalu menempel di kepala.
2018 menjadi ASN, berlanjut sampai 2023 ini. tidak menyangka banyak bersinggungan dengan instansi tersebut,
sampai tibalah ~tiba-tiba diklat~ di kantor ini....
hari ke-4 masih berasa so sureal, nyatakah ini? bisa kesini?
jalan-jalan santai sambil berpikir "dia dimana ya?" bisa jadi di gedung yang tadi gue lewatin, atau balai sinyal di batam? hanya dia dkk yang tahu, gw tempe. jadi yaudah.
mari tutup malam ini dengan rasa ketidak percayaan bisa duduk di asrama ini.
btw, ini setahun yang lalu... kisah dimulai
"eh serius ke bs sn ragunan??" wowwww
"lah ini beneran ke bs sn sawangan? wadaww
hidup gue tidak selalu beriringan dengan kebenaran sepertinya, banyak hal-hal yang kadang gue usahakan untuk mempermudah hidup walau tidak benar. Mulai dari meluruskan hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari, menjaga hubungan baik interpersonal, membanggakan nama sendiri, dan mulai menganggap hal kecil bukan lagi kecil kalau itu salah.
yuk, menjelang 2024 mulai membiasakan diri, satu satu, dua, dan tiga hal kecil yang benar secara rutin. kepribadian itu bisa di bentuk, tentu dengan determination.
hidup ini kalau kehabisan orang baik bisa berabe, mending dimulai dari diri kita sendiri yuks.
Oktober 2023, gak ada yang improve dari gue selain mengsedih ditinggal mereka berdua. FYI, perlu sedikit panjang menjelaskan siapa mereka. Tahun 2018, November, gue masuk sebagai anak magang dan mereka adalah pegawai baru (CPNS), resmi menjadi senior gue di unit. hal itu berlanjut sampai tahun 2023 paruh tahun, still being my senior.
Gue masih membiasakan diri menjadi pegawai "terlama" di unit karena ditinggal mereka tugas belajar. Masih engap, masih perlu banyak belajar, tapi gak ada motivasi.
Cepat balik ke unit ya kawan, tiada tawa tanpa kehadiranmu.
Akhirnya telah sampai di pertengahan menuju akhir dalam pertarungan(?) sengit melawan batin.
Seru banget kalau flashback ke belakang, menemukan banyak hal baru yang asik pake banget. Mau ceritain beberapa aja saat ini, check it out!
1. Channel yutup someone di China, tiba-tiba jadi binge watching kehidupan orang tsb di pedesaan China, jujur gue iriiiii banget. Sehappy dan seslow itu tinggal di desa terpencil. Sedangkan gue yang nonton sedang hustle living di Jakarta. Channel tsb sesimpel cerita kegiatan sehari-hari, mau berfaedah atau cuma masak aja tuh seru. Mungkin gue yang terlalu penat.
2. Ditinggal rekan kerja S2, kemungkinan ada 2 orang yang akan tugas belajar. Sebagai staf yang kureng bisa diandalkan gue selalu mengandalkan ybs, sampai sekarang belum kebayang gimana jadinya.
3. Bengkulu, pada akhirnya memulai laghi rutinitas pendampingan daerah kali ini ke Bengkulu. Senang aja pergi sejenak dari Jakarta haha
4. Keinginan liburan membuncah. Ya Allah semoga kesampean liburan lagi. Kangen disamperin Aida ke jogja buart liburan kayak tahun kemarin.
sekian, semoga tetap bernafas sampai akhir.
Ada beberapa hal yang terjadi, mostly hal sulit yang menyita banyak tenaga dan pikiran. salah duanya adalah pemberkasan, pikiran di minggu ini langsung tercurahkan kesitu semua padahal baru menggalau pas weekend 🤌🏻
satu halang rintang membentang untuk membereskan pemberkasan tiba-tiba ditugasin audit.
whaaawwww, seorang gue dipercaya urus audit tuh 🙃 apakah ini pertanda semesta kalau harus melupakan kisah kemaren? ((anggep aja iya))
sok Prancis gimana gitu ya judulnya, tapi ini akan merepresentasikan isi tulisan blog ini tentang la personne que j'aime~
really thought sharing these feelings would be one of the hardest things for me, but lemme try.
“I am not afraid of getting hurt because I know how to create beauty out of everything.” -Maryam Hasnaa
1. BEFORE
I love your energy and let me explain myself a little more. You deserve to know and hear how truly amazing you are, and it is quite unfortunate that letters like this aren’t written to people more often. First, as you know, I think you are absolutely hilarious and I love that we can build off each others humor. But it is not just your wit and your intellectual humor. I love how silly you are. You are fun, you make life fun. I love how you are just yourself; weird, silly, quirky, childish, and goofy. You don’t even need to try, you are just pure light. You are someone who fills me up with so much laugher and joy.
Kira-kira begitu di masa “before”, eh maksudnya apa tuh kok ada chapter before? karena saat ini rasa-rasanya sudah memasuki fase yang berbeda, untuk jadi pembeda mari kita bagi menjadi 2 chapter.
Tentu saja berada dalam fase ini kayak naik kora-kora, segala macam rupa perasaan bercampur aduk tapi paling banyak “upset”nya sih.
Senangnya lebih banyak ke doa positif yang gue haturkan ke Allah SWT untuk kemaslahatan YBS di dunia maupun akhirat.
Untuk fase before pasti pernah dialami kebanyakan orang, bedanya di persepsi masing-masing untuk memahami perasaannya sendiri. Kalau gue memutuskan untuk confes.
Pertama kali dalam hidup gue melakukan hal itu, kalau dipikir-pikir gue sadar kahhh saat itu???
ya sadar dong~ gue punya mulut dan otak, dapat dipergunakan secara efektif untuk berkomunikasi.
berikut lirik lagu heart shaker by twice, yang sangat merepresentasikan perasaan saat itu.
Courage macam apa yang dipunyai orang penakut macem gue?
“Courage is not the absence of fear, but simply moving on with dignity despite that fear.” ~ Pat Riley
ohh ternyata begindang.
long short story, kita melompat ke fase after.
2. AFTER
Fase inilah yang membuat gue mau menulis topik ini, mau baca lagi 5 tahun kemudian tentang hari ini haha. “When nothing goes right, go left.”
Btw, jujur kurang paham kapan masuk di fase ini tapi kalau diingat-ingat, sudah sejak sadar berkali-kali bersedih. Halah ini kenapa jadi sedih-sedihan.
Kadang lupa tapi kadang salah tingkah mau gimana, lebih ke merindukan hal-hal indah yang pernah dilakukan berdua walau sedikit (banget) haha. Baru-baru ini melihat dirimu melantukan “i love you” ke ntah siapa melalui IG story, membuat gue berkontemplasi hal-hal yang terjadi di before. Mungkin kalau postingan ini dipost 2 tahun lalu, gue akan gimana ya~ apakah melompat dari pohon toge? atau pohon pare? nobody knows~
Kontemplasinya cukup lama dan membuat kaget, bacanya sih sambil senyum2 sendiri macem kesirepan jurig cewe centil~ karena isinya tentang bahasa Indonesia mengenai kata Sayang dalan bahasa Indonesia yang mana bisa ekspresi “love” atau “hadeh”. Hal ini seketika membuat ngakak inget KAK Acara yang dibuat rekan kerja si Alfian, mengawali paragraf isinya “sayangnya” wkwkw bayangiiinn di KAK acara dinas.
Langsung relate dengan apa yang dimaksud YBS, tapi gue nangkepnya kok sedih ya, apakah iya dia putus? tapi gak tau deh~ semoga tidaks karena doa gue selalu untuk kebahagiaan lu sih.
Per-hari ini rasanya samar di fase after, tapi hari-hari sebelumnya bold banget haha. Ternyata “Moving on doesn’t mean you forget about things, it just means you have to accept what happened and continue living.”~ Erza Scarlet.
Hmm betul juga tuh, am i finally going to get off this roller coaster? I didn’t give up, I didn’t resign, I have simply accepted the unavoidable truth.
I will keep our best memories together somewhere inside of me, it is not my goal to erase them entirely. They are part of me, part of my life.
I wish you good luck and all the best for what lies on your path ahead!!
(alah apasi, gue yakin ini tidak akan dibaca YBS makanya berani menulis, POV yang ditujukan untuk YBS cukup gue sampaikan dari hati melalui bahasa qolbu haha)
Januari menyita tenaga, tersisa di Februari yang masih butuh istirahat sayangnya barengan sama kabar baik dari seorang kawan yang membuat hati ini teriris #cielah. Kayaknya tubuh ini lagi membagi porsi kebutuhan sehingga semuanya antri.
Istirahat dulu karena lelah secara fisik dan mental di kantor (dimana OTWlah yang paling bikin capek dengan macetnya jakarta), ternyata hati ini juga butuh kesedihan dirasa.
tapi kayaknya tubuh ini kebingungan mau yang mana dulu sambil bengong dan kepikiran sesuatu~
malam ini sambil makan rengginang terpikir “wah beruntung juga gue bisa makan rengginang terenak dari banyuwangi”
MMXXIII Terprediksi akan berjalan sulit dan butuh keteguhan hati untuk menahan tangis tapi harus tetap sehat.
Coba menjalani dengan tarik napas panjang dan membayangkan hal baik yang mungkin akan terjadi besok, selanjutnya besok demi besok terus membayangkan hal lucu hingga akhirnya terlewati.
Jiwa rapuh ini berharap tidak mengalami penurunan dari tahun 2022 tapi we’ll see... minimal punya satu sertifikasi lagi yang berarti.
2021 - diawali dengan ortu sakit COVID
2022 - januari susah lulus kuliah
2023 - ??? banyak hal yang kira-kira akan menyayat tapi gak tau yang mana duluan.
intinya sih, siap aja untuk lari. jadi harus kecangkan tali sepatu, pakai kaus kaki yang nyaman, tarik nafas panjang, dan goooooooooooo!!!!!!!!