Seberapa lama kita akan hening/selepas kita sadar akan kening/yang rindu akan ciuman terlarang/Adakah rindu yang lebih bening?
Kening (Persinggahan Perangai Sepi, 2013)
One Nice Bug Per Day
almost home
todays bird
Peter Solarz

@theartofmadeline

Origami Around
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year

JVL
h

#extradirty
Alisa U Zemlji Chuda
RMH
Stranger Things
No title available

Product Placement
Cosmic Funnies

izzy's playlists!
Claire Keane
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
seen from Brazil

seen from United States
seen from South Africa

seen from United States
seen from Türkiye

seen from China
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
@perangaisepi
Seberapa lama kita akan hening/selepas kita sadar akan kening/yang rindu akan ciuman terlarang/Adakah rindu yang lebih bening?
Kening (Persinggahan Perangai Sepi, 2013)
Anak kecil dalam jiwamu akan berusaha melepaskan diri jika kau tak memberi waktu untuk mengunjunginya. Jika kau mulai bosan dengan hidupmu, atau pesimis dengan nasib bangsamu ini, bermainlah dengan anak kecil yang masih punya mimpi-mimpi besar. Diam-diam, mereka akan mengobatimu. Selamat berakhir pekan.
Dan terima kasih untuk @azlina_aje yang mengirimkam ucapan ini jauh-jauh dari Lombok :) Buku saya juga masih bisa dipesan via @jualbukusastra :) hehehe
Mengapa langit begitu jauh? Mengapa langit tak menyentuh daun yang hendak menyapanya? (at Desa Mas Ubud)
Terima kasih untuk hadiah buku ini bu :) Semoga sebelum bulan ini berakhir, saya menyelesaikan membaca buku ini.
Kau membeli atau membuka buku, berniat menikmati namun kau lebih memilih ramai di luar sana. Jika aku lembar pertama bukumu pekan ini, bolehkah kau membacaku lebih lama dari halaman lain yang akan kau temui. :)
Dan tumpukan buku seperti ini, sepertinya akan mengajakmu untuk lebih lama di dalam kamar, membaca, membaca, lalu membaca.
Dari Rumah Literasi yang jarak tempuhnya empat jam dari Makassar, kami ucapkan selamat membaca. Selamat pula atas segala apa yang masih atau selalu membuatmu tersenyum gembira. Ada pahala di senyummu, ada surga di bukumu.
Bermain dengan anak-anak rasa-rasanya selalu penuh kejutan. Mereka punya dunia yang jauh lebih baik dari dunia orang dewasa. Semoga kita tak lupa dengan anak kecil yang ada dalam jiwa kita. Kubiarkan ia mengajariku lebih tulus pada kehidupan.
Kemarin Bu Asniar memperkenalkan kartu Bugis ini. Salah seorang teman mengatakan pernah melihat kakeknya bermain itu, "Namany Bujangomi." Cara memainkannya adalah dengan menurunkan kartu yang lebih besar untuk mengalahkan kartu sebelumnya. Dimainkan lima orang, kadang juga 4. Yang menarik, kartu ini juga bisa digunakan untuk meramal seperti kartu Tarot. Jika ada yang punya informasi lain tentang kartu ini, silakan berbagi :)
Tulisan pertama saya di 2016. Terima kasih telah dimuat kak. Tulisan ini sebenarnya curhat saya kak. "Kita yang Menciptakan Penyesalan" Literasi Tempo Makassar hari ini. Saya suka gambarny (kak Munzir), lebih suka gambarnya daripada tulisannya.
Habiskan hari ini dengan lebih banyak membaca. Saya ditemani Adib yang senang meminjam buku apa saja dari saya.
Apa yang tertangkap dari pikiran keruh serta hati yang tak mengenal pemiliknya? Harapan terbaik adalah membebaskan kekeliruan yang kita rawat selama ini. Tahun 2016, semoga kita mulai memahami bagaimana dunia bekerja?
Membaca buku ini, Sailing Alone Around the Room. Saya mencoba untuk menikmati malam yang semoga tak terlalu panjang. Terima kasih 2015.
Dari Workshop Kurikulum Psikologi 2015, ada Acha yang menikmati hari ini dengan dua potong es yang tak ingin dibagi. (at Pasir Putih Tonrangeng)
Follow @WPrancis_UNM untuk dapat kesempatan nonton bareng film ini. Film keren tentang Wakatobi. Sampai jumpa di lokasi, di Perpustakaan UNM Lt.2 :)
Besok Desember dan kita masih malu-malu untuk bilang sesuatu.