Setiap hari di hantui dengan ketakutan akan kematian, hal yg pasti terjadi tapi aku sangat takut...

No title available
he wasn't even looking at me and he found me

tannertan36
trying on a metaphor

roma★

祝日 / Permanent Vacation
Today's Document
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ

if i look back, i am lost

★
todays bird
Jules of Nature

⁂

ellievsbear
Sade Olutola

izzy's playlists!
wallacepolsom
Cosimo Galluzzi
we're not kids anymore.
cherry valley forever
seen from Spain

seen from Malaysia

seen from United Kingdom
seen from Australia
seen from United States

seen from Singapore

seen from United States

seen from Germany

seen from Chile
seen from Australia

seen from Malaysia
seen from Argentina
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from Romania
seen from South Korea
seen from Ireland
seen from Spain

seen from United States
seen from Poland
@pianarief89
Setiap hari di hantui dengan ketakutan akan kematian, hal yg pasti terjadi tapi aku sangat takut...
Bodohnya aku mencari ketenangan hidup di balik kata "Semua agama sama"
Karena meragukannya aku beranjak berjalan mencari kebenaran tentangnya, tapi semakin aku berjalan aku menemukan kesesatan, kini ditengah rawah dan kabut hitam ini aku tidak tahu mencari jalan mana yg akan kutempuh, aku menjebak diriku sendiri. Aku sekarang berada dalam kehampaan dan ketakutan.
Banyak yg bertanya kenapa aku berubah drastis! Aku yang dulu begitu teratur dengan hidup kini berubah menjadi sosok yg berantakan dan urakan. Aku menghukum diriku atas perbuatanku kepada pencipta kU. Aku mengkhianati nya.Aku kehilangan arah, tidak ada lagi semangat dalam hidup, seperti ingin mati tapi begitu takut dengan akhirat yg menunggu.
Nikmati setiap proses perjalananmu. Percayalah bahwa setiap usahamu tidak akan pernah sia-sia.
Cintai dirimu sendiri agar kamu mampu menepis omongan negatif Mengenai fisikmu
Semua akan (p)indah pada waktunya 😁😊
lebih baik menjadi orang yg terluka daripada menjadi orang yg melukai
- Pian arief
Ada pamit yg ingin disegerakan...
Bagiku tidak ada kesempatan kedua untuk mereka yg meninggalkan tanpa mengucapkan selamat tinggal.
Aku sudah biasa tidak dianggap
Aku sudah biasa diabaikan
Aku sudah biasa tidak di hiraukan...
hidupku tdk pernah berarti.begitupun sebaliknya aku tidak pernah dianggap berarti
hidup seperti parasit yg menempel di kehidupan orang lain
berharap bisa ikut bahagia...
- Pian Arief
KEDEWASAAN EMOSI
Salah satu topik yang agak jarang diangkat di Indonesia adalah kedewasaan emosi (emotionally mature).
Yang saya lihat, kebanyakan orang di Indonesia beranggapan bahwa kedewasaan emosi ini akan berjalan seiring dengan umur.
Padahal, berdasarkan pengalaman diri sendiri, kalau nggak sering-sering dikulik, kita jarang sadar bahwa secara emosi, kita kurang dewasa.
Setidaknya, ada 20 tanda kedewasaan emosi seseorang, diantaranya adalah:
1. Sadar bahwa kebanyakan perilaku buruk dari orang lain itu akarnya adalah dari ketakutan dan kecemasan – bukan kejahatan atau kebodohan.
2. Sadar bahwa orang gak bisa baca pikiran kita sehingga akhirnya kita tau bahwa kita harus bisa mengartikulasikan intensi dan perasaan kita dengan menggunakan kata-kata yang jelas dan tenang. Dan, gak menyalahkan orang kalau mereka gak ngerti maksudnya kita apa.
3. Sadar bahwa kadang-kadang kita bisa salah – dan bisa minta maaf.
4. Belajar untuk lebih percaya diri, bukan karena menyadari bahwa kita hebat, tapi karena akhirnya kita tau kalau bahwa semua orang sebodoh, setakut, dan se-lost kita.
5. Akhirnya bisa memaafkan orang tua kita karena akhirnya kita sadar bahwa mereka gak bermaksud untuk membuat hidup kita sulit – tapi mereka juga bertarung dengan masalah pribadi mereka sendiri.
6. Sadar bahwa hal-hal kecil seperti jam tidur, gula darah, stress – berpengaruh besar pada mood kita. Jadi, kita bisa mengatur waktu untuk mendiskusikan hal-hal penting sama orang waktu orang tersebut sudah dalam kondisi nyaman, kenyang, gak buru-buru dan gak mabuk
7. Gak ngambek. Ketika orang menyakiti kita, kita akan (mencoba) menjelaskan kenapa kita marah, dan kita memaafkan orang tersebut.
8. Belajar bahwa gak ada yang sempurna. Gak ada pekerjaan yang sempurna, hidup yang sempurna, dan pasangan yang sempurna. Akhirnya, kita mengapresiasi apa yang 'good enough'.
9. Belajar untuk jadi sedikit lebih pesimis dalam mengharapkan sesuatu - sehingga kita bisa lebih kalem, sabar, dan pemaaf.
10. Sadar bahwa semua orang punya kelemahan di karakter mereka – yang sebenarnya terhubung dengan kelebihan mereka. Misalnya, ada yang berantakan, tapi sebenernya mereka visioner dan creative (jadi seimbang) – sehingga sebenernya, orang yang sempurna itu gak ada.
11. Lebih susah jatuh cinta (wadaw). Karena kalau pas kita muda, kita gampang naksir orang. Tapi sekarang, kita sadar bahwa seberapa kerennya orang itu, kalau dilihat dari dekat, ya sebenernya ngeselin juga 😂 sehingga akhirnya kita belajar untuk setia sama yang udah ada.
12. Akhirnya kita sadar bahwa sebenernya diri kita ini gak semenyenangkan dan semudah itu untuk hidup bareng
13. Kita belajar untuk memaafkan diri sendiri – untuk segala kesalahan dan kebodohan kita. Kita belajar untuk jadi teman baik untuk diri sendiri.
14. Kita belajar bahwa menjadi dewasa itu adalah dengan berdamai dengan sisi kita yang kekanak-kanakan dan keras kepala yang akan selalu ada.
15. Akhirnya bisa mengurangi ekspektasi berlebihan untuk menggapai kebahagiaan yang gak realistis – dan lebih bisa untuk merayakan hal-hal kecil. Jadi lebih ke arah: bahagia itu sederhana.
16. Gak sepeduli itu sama apa kata orang dan gak akan berusaha sekuat itu untuk menyenangkan semua orang. Ujung-ujungnya, bakal ada satu dua orang kok yang menerima kita seutuhnya. Kita akan melupakan ketenaran dan akhirnya bersandar pada cinta.
17. Bisa menerima masukan.
18. Bisa mendapatkan pandangan baru untuk menyelesaikan masalah diri sendiri, misalnya dengan jalan-jalan di taman.
19. Bisa menyadari bahwa masa lalu kita mempengaruhi respons kita terhadap masalah di masa sekarang, misalnya dari trauma masa kecil. Kalau bisa menyadari ini, kita bisa menahan diri untuk gak merespon dengan gegabah.
20. Sadar bahwa ketika kita memulai persahabatan, sebenernya orang lain gak begitu tertarik sama cerita bahagia kita – tapi malah kesulitan kita. Karena manusia itu pada intinya kesepian, dan ingin merasa ada teman di dunia yang sulit ini.
Written by @jill_bobby
Referensi: https://youtu.be/k-J9BVBjK3o
“I will prove myself strong when they think I am sick. I will prove myself brave when they think I am weak.”
— E. Lockhart, We Were Liars (via the-book-diaries)
Berbaik hatilah meski kau berada di masa2 sulitmu
“Have you ever had to get through a day, smiling at people, talking, as if everything were normal and okay, while all the the time you felt like you were carrying a leaden weight of unhappiness inside you?”
— Elizabeth Wurtzel, Prozac Nation (via books-n-quotes)
Aku mengakhiri hubungan kita bukan karena aku bosan...hanya saja aku sadar diri, aku tidak pantas untukmu
Aku merahasiakan rasaku padamu, tapi aku ingin seisi dunia tahu kalau aku jatuh hati padamu...
"perasaan yg aneh bukan???"
pian arief