b o l d . . . Don't be the Grey. STAND OUT! Be the White or even darker than the Black.

roma★
almost home
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
he wasn't even looking at me and he found me
Lint Roller? I Barely Know Her
trying on a metaphor

⁂
Today's Document
DEAR READER
Misplaced Lens Cap

Origami Around
Acquired Stardust
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year

★
Keni
No title available
Xuebing Du

titsay

blake kathryn
we're not kids anymore.
seen from Türkiye

seen from United States
seen from Türkiye
seen from Türkiye

seen from Germany

seen from Japan

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Italy
seen from United States
@riezzeir
b o l d . . . Don't be the Grey. STAND OUT! Be the White or even darker than the Black.
t h i s i s h o w w e d o , w e i r d o ! ! ! . . . The best (worse) (idk 😂) birthday surprise ever in my whole life. This one will be unforgettable thug. Cray cray pranks (cuz I pranked for many times but I didn't realize, STILL! 😂. Pitty me) by : @aagilkusuma @mohamad_rofi_assgaf @m_adriansyah @kii_wik @fitramakhfira Thanks guys, for havin me!
t w e n t y - s o m e t h i n g . . . It was nineteen ninety something. A new born boy came into this world. Started his walk by falling down over and over again. Till he could run, getting closer into his magical dreams. Met people. A lot of people that influenced his life, inspired his life (in the good way 😅). And he's fully blessed. He loves his life. So f*ckin' much. He loves people around him that support in every single decision he made. He loves people that mad at him whenever he's starting screw stuff up. And he's grateful. For every single moment he spent with. For every single laugh. For every single tear. For every single moment. For every single everything happened in his life. Thank you guys, for having me as a part of ur life. 😊
j u m p a n d c h i l l o u t . . . Biggest thanks for the greatest supporter (EVER) of my craziness desires, @kii_wik - and he also took 'em all 📹. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ #crazy #craziness #jump #chill #shout #scream #joy #byyourside #jonasblue #raye #edm #petakilan
j u m p a n d s h o u t . . . Biggest thanks for the greatest supporter of my craziness desires, @kii_wik - and he also helped me took 📹 these all. #crazy #craziness #jump #shout #scream #joy
Ini akhir. Aku tidak akan menulis, membicarakan, membahas, bahkan mengingat apapun yang mengaitkan aku dengan dia. Ini akhir. Dimana semuanya tak akan pernah ada kelanjutan lagi. Ini akhir. Kini berakhir.
RIEZKY NOVYANDIKA
Regretless... finally
I'm still hardly thinking about these. But again, you did it! GREAT! I know, I shouldn't be so regretful for this. Mbohlah, gue bener-bener ada di titik akhir. Sempet tetep considered kayaknya jalan yang gue lakuin salah. Dan gue bakal menyesal untuk ini. Tapi lagi dan lagi, dia membuktikan sendiri (bahkan dia loh yang menunjukkannya, bukan gue), bahwa langkah yang gue ambil ini yang terbaik dan sudah seharusnya dijadikan keputusan final. Terima kasih telah memperjelas semuanya. Silahkan lanjutkan dalam diammu. Lanjutkan aktivitasmu. Lanjutkan kehidupanmu. Tidak perlu repot-repot menulis apapun, tidak usah mencoba melakukan apapun. Hanya lanjutkan kebiasaan diammu. Asli deh... Sekarang dia mau menjelaskan apapun itu tidak akan menjelaskan apapun di sisi gue. Ibarat roti, sekarang roti itu telah expired. Dan kalau expired bisa diapain? Gak bisa diapa-apain kan? Ya gitulah... Tapi revisi. Bukan roti deh. Karena roti expiry datenya biasanya sebentar. Sardines. Expiry datenya berpuluh-puluh tahun. In hale... Ex hale... Akhirnya lega... Bisa mendapat jawaban terbaik dari semuanya. Salah dia apa? Sebelumnya gue sempet ragu. Tapi kini, sangat yakin. Bahkan mantap. Kali ini gue mengikuti gayanya. Kali ini gue meniru kebiasaannya. Kali ini gue mencoba merasakan kenyamanannya. Diam. Ya, diam. Bila berpikir negatif, gue tengah melakukan transfer pengalaman yang pernah dia berikan dari diamnya. Bagaimana rasanya didiamkan? Bagaimana rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan? Bagaimana rasanya? Enyak? Nikmat? Adil? Jossssss ghandhossssss rek! Kalo gue sih enggak. Banget. Ikuloh yang gue rasain. Ora ono enak-enakno. Opo sih yessss. 😀 Bila berpikir positif, gue tengah memberi ruang untuk bermuhasabah, mencari, menimbang, mengevaluasi, dan memperbaiki diri. Dia dan anda sebagai pembaca bebas memilih, akan dicondongkan kemana pemikiran dia dan anda. Dan salah gue telah secara implisit dijelaskan panjang x tinggi x lebar dari berbagai/setiap celotehan/artikel di berbagai/setiap wadah yang ia punya yang dimulai entah dari kapan, bila diungkapkan dalam rasa malas, mungkin dari waktu yang telah berlangsung lama. Aku memohon maaf. Tapi maaf, maafku jauh lebih kecil dibanding rasa terima kasihku. Terima kasih. P.S. Diam tetep gak cocok sama gue. Gue diem aja ini tangan sebenernya masih gatal ingin menulis dan menjelaskan sejelas-jelasnya untuk menerangkan keadaan gelap menjadi seterang-terangnya. Bukan untuk membuka selebar-lebarnya, tapi menjelaskan seterang-terangnya. Pokona mah, cicing mah teu cocok keur urang. Lain urang pisan euy. 😀
Well, enough is enough.
Huhh... Kind of a big deal for me. Through a long and dark lounge till I'm arriving here, in this decision. Momentnya pun pas banget. Bogor lagi hujan, dan badan gue lagi gak begitu fit. Tapi otak gue cukup sehat untuk memutuskan ini semua. Eventually, this is the end of everything. Semua awal yang pernah ada berakhir disini. Semua proses yang pernah dilalui berakhir disini. Semua akhir yang selalu dihindari akhirnya bertemu disini. Yes, I declare that I pull my self out of anything about me and her. I leave. I go. Start now until I don't know. Hope this won't stay forever. But if it should, why not. Kalo dia berpikir terlalu gampang buat gue memutuskan ini, dia salah. Butuh waktu yang cukup panjang dan drama yang berbelit-belit hingga gue ada di titik ini. Dan semua menyita waktu gue, fokus gue, bahkan kehidupan gue yang seharusnya bisa gue urus. Kalo dia berpikir "emang lo gak sayang sama setiap proses yang udah lo lewatin?", dia lagi-lagi totally salah. Sama sekali salah. I'm even totally emotional for this moment! Dia gak tau sesulit apapun gue selalu ngebuka hati buat berpikir "mungkin dia lagi error" atau "mungkin dia lagi pms" dan "pahami dia" serta "ngalah aja ngalah". Bahkan gue berlaku seolah tidak ada apa-apa dan dengan ringannya bersikap seperti biasa saat bertemu walaupun respon yang didapatkan sangat tidak baik dan membuat semua orang berpikir "it looks like you try so hard to make it works". Dan lagi dan lagi, dia melakukan hal itu lagi dan lagi hingga 1 jam sebelum tulisan ini ditulispun dia tetap melakukan itu. Melakukan hal yang tak gue suka. Bukan gue dengan egoisnya selalu ingin dimengerti. Sudah berjuta kali gue katakan, gue komunikasikan bahwa gue gak suka dan memilih lebih baik dianjing-anjingi secara langsu g dibandingkan mendapatkan perlakuan penuh ambiguitas. Tapi bahkan seseorang yang memahami ilmu komunikasi jauh lebih baik pun tidak mampu mempraktikan ilmunya karena egonya bahkan mungkin lebih besar dari perwujudan fisiknya. Jauh lebih besar. Ia tenggelam. Begitu keras. Susah dikoreksi padahal senang mengomeli orang bahkan di tempat umum. Hingga saatnya dikoreksi, ada dua hal yang dilakukan kalau tidak membalikan kata-kata koreksi itu kepada pengoreksi, dia memilih menyalahkan dirinya sendiri. Lalu berkicau di ranah publik. Cerdas. Bagi keponakan gue yang masih berumur 12 tahunan tentunya. I am sorry I have to mention these all. Semoga dia memahami bahwa kali ini dia berada jauh melebihi batas hingga gue bisa (merurut dia atau kalian yang mungkin tidak mengerti) sejahat ini berbicara seperti ini tapi sadar ataupun tidak dia melakukan hal itu. Kebanyakan orangpun merasakan hal ini. Ketidakdewasaan ini. Hanya saja mereka tidak seperti gue yang seberani ini mengatakan hal ini. Karena mungkin mereka tidak sepeduli ini kepadanya. Jadi apapaun yang dia lakukan, salah atau benar... Bodo amat. Urusan dia. Sebagai teman, gue masih memiliki tanggung jawab untuk membenarkan apa yang salah. Tapi apa daya apabila ia bahkan sudah selalu merasa benar dan tidak akan ada apapun yang bisa gue ubah. Sempurna. Aku bahkan tidak mengenalinya sebagai siapapun yang pernah kenal detik ini. Serius. Gue sudah lelah. Bahkan untuk menulis hal ini pun otak gue merasa sudah sangat sakit dan muak untuk mengingat-ngingat hal ini. Gue hanya ingin mengatakan, Terima kasih telah pernah mengetuk dan masuk ke dalam pintu kehidupanku. Terima kasih telah memberi lukisan indah, buah tangan manis, dan cerita tentang pengalaman heroik dan inspiratif. Rumah kehidupanku semakin berisi, berwarna, dan bermakna. Dan aku pun memohon maaf sedalam-dalamnya jika terdapat salah sapa, jamuan tidak sesuai selera, perlakuan tidak adil, keramahan dingin, serta kenyamanan rumah yang berantakan. Jika aku memilih, aku tidak pernah menginginkan hal ini dan mencoba berpikir kesinipun tidak ingin pernah. Aku mohon pamit. Aku harus pindah rumah. Beralih ke rumah dan lingkungan kehidupan yang mungkin lebih sesuai dengan ekspektasi kenyamananku. Dan memberimu ruang untuk menghidupkan duniamu sendiri dengan harapan-harapan dan doa-doa serta standar yang kamu rindukan. Semoga kamu menjadi sosok yang jauh lebih baik, jauh lebih bisa melunakkan hatinya untuk mendewasakan diri menerima masukkan mengenai ketidaksesuaian harapan orang lain terhadap kehidupanmu, untuk tidak berusaha menasihati tapi lebihbisa memberi panutan dan contoh yang baik, dan lebih hidup di dunia nyata yang seharusnya kamu hidupi. Semoga dimanapun kamu akan sukses dan Allah, Tuhan yang Maha Penyayang, menjagamu dimanapun dan kapanpun. Aku meminta dua hal, tidak banyak. Satu hal. Berhenti mengaitkan semua hal dengan kehidupanku. Dimanapun. Di kehidupan nyatamu, di dunia mayamu. Kamu bahkan boleh menganggap bahwa aku bahkan tidak pernah menyapa kehidupanmu. Boleh. Silahkan jalani kehidupanmu yang nyata tanpa sedikitpun bayang-bayang tentangku atau apapun itu. Dan jangan menarik siapapun ke dalam hal yang sebenarnya hanya mengaitkan aku dan kamu. Jangan menarik temanku untuk ditumpahkan kesalahannya. Jangan anggap temanku koki yang membumbui dan memberikan penyedap rasa di situasi ini. Jangan anggap temanku tukang kayu yang melemparkan kayu bakar kering tambahan di tengah api yang tengah berkelebatan. Mereka tidak mencampuri urusanku sama sekali. Hanya itu. Dan aku pun akan melakukan 2 hal itu di dalam kehidupanku ke depan. Terima kasih untuk setiap kebijaksanaan dan pengertiannya.
Awkarin feat. Dijah Yellow 😅 . . . #truecolors 📷. Captured by: @kii_wik
Drunk in love. . . Dimanapun kalian berada Ku kirimkan terima kasih Untuk warna dalam hidupku Dan banyak kenangan indah Kau melukis aku Kita tak pernah tahu Berapa lama kita diberi waktu Jika aku pergi lebih dulu Jangan lupakan aku Ini lagu untukmu Ungkapan terima kasihku #Monokrom #Tulus ➖➖➖➖➖➖➖ I wanna thank everyone but it's hard cus every single one of you are uncountable. To me, you're all my angels, blessings Allah gave me. I would never be like me now, if I don't even meet you guys. I always drunk in love whenever I'm with you. My love for you all just so MAMOOTH!!!! Thank you! – Watch on Path.
Drunk of love. . . Dimanapun kalian berada Ku kirimkan terima kasih Untuk warna dalam hidupku Dan banyak kenangan indah Kau melukis aku Kita tak pernah tahu Berapa lama kita diberi waktu Jika aku pergi lebih dulu Jangan lupakan aku Ini lagu untukmu Ungkapan terima kasihku #Monokrom #Tulus @tulusm
Come and visit @tamancoratcoretbogor.
Let's come and visit @tamancoratcoretbogor. Hasil magic anak-anak Bogor, menyulap persimpangan jalan menjadi taman kreativitas yang keren. #BogorSejutaTaman #TamanCoratCoret #WeLoveBogor #WonderfulBogor #Bogor @explorebogor
Jangan Hilangkan Dia cover. Original by @itsrossa910 . . . Challenge's done, @nia.fauzi. . . . Taken by: @nia.fauzi @m_adriansyah . #New #Cover #Rossa #Original #Soundtrack #iloveyoufrom38000ft #Pop
Menanti Cinta cover. Original by @krisdayanti.
Million Years Ago cover. Original from @adele . #MillionYearsAgo #25 #Adele #Cover #Balad @soundcloudbgr