ini berbicara mengenai “pengorbanan” atau katakanlah investasi baik itu waktu, uang, tenaga, mungkin perasaan dan yang lainnya
sekali investasi berarti ikhlas. di tengah jalan rugi? mau ninggalin, mau nglepas ko sayang ya. apakah pantas hanya karna besarnya “pengorbanan” diawal sebagai alasan tetap bertahan meskipun itu rugi, meski itu melelahkan, meski itu sakit?











