Hidup akan lebih hidup ketika kamu punya impian. Ketika kamu punya tujuan. Ketika kamu paham bagaimana rasanya bersusah-susah sebelum datangnya senang.
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
Cosimo Galluzzi
No title available
Three Goblin Art
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
Claire Keane

blake kathryn

pixel skylines
Jules of Nature

No title available

@theartofmadeline

No title available
sheepfilms
RMH
Stranger Things
Peter Solarz
🪼

JVL

❣ Chile in a Photography ❣
h
seen from United States

seen from United States

seen from Ireland

seen from Egypt

seen from Malaysia

seen from China

seen from United States
seen from United Kingdom
seen from United States
seen from Malaysia

seen from Malaysia

seen from United States
seen from Belgium
seen from United States
seen from Germany

seen from Malaysia

seen from United States

seen from T1
seen from United States

seen from Malaysia
@rizkihafidd-blog
Hidup akan lebih hidup ketika kamu punya impian. Ketika kamu punya tujuan. Ketika kamu paham bagaimana rasanya bersusah-susah sebelum datangnya senang.
Suaramu adalah bagian dari komposisi musik semesta.
thats right
Aku bukan dilan, dan kamu bukan milea, jadi jangan berharap kisah kita akan seperti mereka atau berjalan seperti novel yang kau baca dan film drama yang kau tonton. Aku akan berusaha membahagiakanmu dengan caraku, karena aku berpikir akan lebih menyenangkan jika kita menciptakan kisah kita sendiri. Tapi jika kamu tidak menginginkan hal yang seperti itu, silahkan. Priamu, bukanlah aku.
(via mangatapurnama)
Diamlah,
Jika kamu khawatir apa yang keluar dari lisanmu tidak memberikan manfaat.
Maka,
Itu lebih baik.
Allaahul musta'an.
“Karena ada masa depan yang perlu dipersiapkan, ketimbang sekedar mengungkit masa lalu.”
- Masa lalu itu jauh jaraknya meski barang sedetik, tapi masa depan itu dekat. Hadirnya selalu membawa peluang. Semangat mengambil peluang kebaikan!! 👊✊
Jumat, 19 Januari 2018
She smiled, then my heart smiled with her. إبتسمَت، فتبسم قلبي معها
Bashir al-Shmeary (via nizariat)
yes, I know :)
So Well . . . . . Saya tidak ada bedanya dengan mereka yang sedang dalam perjalanan untuk memantaskan diri, terus berbenah, dan meski selalu terjatuh saat memperbaiki diri. . Maka maaf jika dalam kehidupan nyata, saya tidak selalu sama seperti apa-apa yang dituliskan, bahkan mungkin sama sekali tidak mirip. Maaf jika nantinya membuat kecewa. Tapi satu hal, jangan pernah lelah untuk mengingatkan saya. . Namun, meski saya fasih berpura-pura, segala yang saya tuliskan tetap saya tujukan pada niat yang selalu baik. . Bahkan, jauh lebih baik dari pribadi saya sendiri. (di Tumblr)
Memiliki masa lalu yang kelam umpama memandang langit di kegelapan malam yang nyaris tanpa polusi cahaya. Kamu butuh gelap untuk melihat betapa terang dan indahnya bintang di langit sana. Kamu butuh masa lalumu itu untuk mengerti betapa berharganya masa depan baik yang sedang kamu perjuangkan saat ini.
— Taufik Aulia
</precious> . . . . . Yaa, terkadang kebahagiaan hanya sesederhana itu. (di Tumblr)
Merenung . . . . . Pernahkah kau merasa butuh untuk menyendiri? Menyepi tak ditemani. Sendiri menyusuri kota, berjalan merenung tatkala malam menyelimuti. . Atau siang hari dimana kau dengan sengaja bepergian ke tempat ramai, berbaur dengan orang yang berlalu lalang namun pikiran dan jiwamu sendiri, tak terusik sama sekali. . Atau dengan sengaja berkunjung ke toko buku sendiri, tak terdistorsi oleh dimensi ruang, hanya dirimu, pikiranmu dan bertumpuk-tumpuk buku. Surga pribadi. . Atau menonton film ke bioskop sendiri saat disekelilingmu orang berpasangan, berkumpul bersama teman dan keluarga, namun kau nyaman hanya dengan dirimu sendiri. . Atau berkendara perlahan, menengadahkan wajah dan telapak tanganmu tersapu angin dan gerimis hujan. Hanya ada senyum dan berjuta pikir tak bertepi. . Atau bersantap sendiri, tatkala sekitar berkumpul bersenda gurau ramai, sementara kau hanya ada dengan dirimu, dan ide-ide segar tak terkendali. Disudut ruangan yang kau pilih, sudut ruangan yang paling sepi. . Atau sekedar berjalan-jalan sendiri melihat barang-barang yang ingin dimiliki, berpuas diri hanya sekedar melihat tanpa mampu membeli. . Kau punya banyak teman, kau luwes bergaul, banyak orang mengenalimu. Hanya saja kau punya ruang dan waktu sendiri dimana kau menghendaki sebuah spasi. . Merenung, berpikir, menyepi. Sendiri dan ataupun tanpa merasa sepi. . 'mraqieb (di Tumblr)
"Salah Paham" . . . . . Sering dalam berinteraksi sehari-hari, kita salah paham terhadap sesuatu. Apa yang disangka A ternyata sebenarnya B, apa yang disampaikan bermaksud baik tapi kita salah memahami dan merasa apa yang disampaikan bermaksud buruk. Ya, kita sering salah paham. . Di antara begitu banyak kesalah pahaman, kita juga sering salah paham kepada Tuhan. Menyangka bahwa keterpurukan, kekhawatiran, serta apa-apa yang sedang kita jalani ini adalah buruk. Padahal, kita sajalah yang belum bisa menangkap maksudNya dengan baik. . Juga saat berdoa, bahkan untuk urusan-urusan seperti harapan. Kita berdoa ingin sesuatu. Seringkali, jalannya tidak langsung dikabulkan begitu saja. Tuhan memberikan jalan memutar, kita harus menempuh dan melewati jalan-jalan yang membuat kita merasa Tuhan tidak adil, Tuhan tidak mengabulkan doa kita. Padahal, jalan itulah yang sebenarnya mengantarkan kita pada doa dan harapan itu. Hanya saja, begitu banyak yang memilih berhenti ditengah perjalanan. . Doa kita tidak terkabul bukan karena Tuhan tidak memberikannya, melainkan kita sendiri yang menolaknya. Dengan menolak caraNya, dengan menolak untuk menjalani jalan yang disediakan untuk sampai kepada harapan. Kita seringkali salah paham kepada Tuhan. . Hujan yang jatuh ini adalah rahmat, kita menyangkanya bencana. Sebab hujan telah membuat kita harus menunda janji atau kehilangan sesuatu. Kita sering juga gagal mengambil sudut pandang. Kemampuan kita melihat sesuatu amat terbatas, sedangkan Dia bisa melihat semua rangkaian peristiwa baik yang di masa lalu, sedang terjadi, dan akan terjadi. . Untuk itulah, kita seringkali dinasihati untuk berprasangka baik, Kepada semua makhluk, juga kepada Pencipta. Sebab, Dia sesuai dengan persangkaan kita kepadaNya. . ©kurniawangunadi (di Tumblr)
Saat waktu hanya tinggal sebuah kenangan, keinginan memutar waktupun hanya tinggal sebuah cerita. . Akan datang masa di mana kita hanya mampu berkeluh dan menyesal, jika ada harapan yang harus diwujudkan, doalah yang dapat membuat terlihat kuat. . Saat sebuah senyuman lebih langkah dari amarah, saat dunia merintih pedih, nyawa mulai nyaris tak berharga dan saat itu pula manusia hidup tanpa sebuah hati, sehingga menyakiti terlihat begitu wajar. . Jika sebuah hati telah mati, kemanakah ia perginya? Apakah ia mati lantaran ego yang terlalu tinggi, sehingga ia mengalah untuk pergi? Orang di sekelilingmu tak ada yang mengetahui persis, yang tau hanyalah dirimu, karena telah mengizinkan hati pergi dan ego yang menguasai. . Jika memang saat ini jarang melihat mereka yang rela berkorban didalam hidupmu, pertahankan dia yang benar-benar berjuang untukmu dengan segala kesukuatan yang kamu miliki. Jika manusia adalah makhluk yang tidak sempurna, begitu juga dengan dirinya, hanya saja, jangan terlalu mempercayai dirinya sepenuhnya, karena akan ada rasa kecewa yang lebih jika dirinya tidak seperti yang kamu harapkan. (di Tumblr)
<*> . . . . . Pada hari terakhir batas waktu yang telah ia buat, ia duduk menyendiri pada sudut ruangan masjid. Diam sampai pada waktu shalat berikutnya. Aku yang beberapa saat kembali dan menemuinya dalam keadaan yang sama, bertanya sebabnya. . "Manusia memiliki batas waktu, hidup pun memiliki batas waktu. Sebaik-baiknya mengisi waktu adalah dengan hal yang terbaik." . Aku memerhatikan kesedihannya. . "Masih ada waktu, terlambat adalah kata-kata orang putus asa." aku menyemangatinya. . Kemudian pergi membiarkannya sendiri. . nah. (di Tumblr)
"Setiap harapan akan menimbulkan doa"
ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ
“Berdoalah (mintalah) kepadaKu, niscaya Aku kabulkan untukmu”. (QS. Al-Mukmin: 60)
ada yang terus menerus mendoakanmu dari kejauhan, sekalipun ia tak menyapamu. Ada yang terus menerus memohonkan supaya langkahmu senantiasa di atas jalan menuju surga, sekalipun ia tak menunjukkan kebaikannya di hadapanmu.
Akan ada yang diam - diam mengupayakan kebaikan untukmu dalam lirih doa-doanya. dan tak ingin engkau mengatahuinya. Menyapa Mentari (via menyapamentari)
Takdir selalu bertindak terbaik. Kita hanya belum bisa memahami apa-apa yang sedang terjadi. Dan seringnya memang demikian, kita baru bisa memahami kejadian selepas ia melewati waktu, kadang hingga bertahun, kadang hingga kita sudah lupa kejadiannya. Kita baru bisa mensyukurinya, karena hal-hal itulah kita bisa berdiri di titik kita saat ini. Menjadi orang yang berharga, lebih bijaksana, dan menemukan kemudahan dalam menjalani tujuan.
Begitu kagum pada caranya mengalahkan beberapa keinginannya di atas bahagia orang orang yang ia sayangi. Barangkali ada rapuh yang ia sembunyikan dengan rapi, dan tak sedikitpun ia keluhkan di hadapan orang lain. Ia pendam sendiri, ia adukan hanya di hadapan Rabb-nya. Ia begitu kuat, dan semoga Allaah selalu melapangkan hidupnya dengan karunia berupa banyak kebaikan-kebaikan penuh keberkahan. Semoga Allaah selalu menjaganya hingga ia tak akan pernah patah hanya karena kesedihan dunia. Semoga hatinya selalu diluaskan dengan rasa sabar dan syukur yang tiada batas.
Menyapa Mentari (via menyapamentari)