orang-orang yang datang dari masa lalu, sering datang sembari membawa diriku yang dulu — sosok yang sudah tak jelas bentuknya di kepalaku.
mereka seringkali memantik, luka luka yang sengaja ku lupakan.

Love Begins
trying on a metaphor
Mike Driver

if i look back, i am lost

Discoholic 🪩

Andulka
hello vonnie
No title available

祝日 / Permanent Vacation

shark vs the universe
taylor price
Alisa U Zemlji Chuda

JVL
todays bird

Janaina Medeiros
h
Monterey Bay Aquarium

JBB: An Artblog!
sheepfilms
he wasn't even looking at me and he found me
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Malaysia

seen from Austria
seen from Austria
seen from Spain
seen from Austria
seen from Austria

seen from Hong Kong SAR China

seen from Malaysia
seen from China

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
@rolandtinken
orang-orang yang datang dari masa lalu, sering datang sembari membawa diriku yang dulu — sosok yang sudah tak jelas bentuknya di kepalaku.
mereka seringkali memantik, luka luka yang sengaja ku lupakan.
di persimpangan jalan yang lengang, pengang telingaku dengan amukan yang jalang
(katanya) kau menunggu di simpang, tapi (lalu) kau bilang deras cemas menggenang
kau tak tenang,
aku tak bisa pulang,
kita tak temukan jalan.
stop menyelinap ke mimpi gue deh
I don’t feel safe anymore.
I don’t know how to escape this loop.
I . . .
hampir selalu,
di hari-hari penting — aku merasa tidak penting.
Kehidupanku setahun ke belakang, bener-bener bikin aku lupa cara mengungkapkan sesuatu.
di jurnal,
di sosial media,
di tumblr,
rasanya numb.
rasanya ga punya waktu untuk ngeluh.
sekadar untuk ngerasain capek, kesal, marah, tersinggung, sedih -pun rasanya ga punya waktu.
aku makin sibuk kerja, dan makin ga mindful sama "hidup-ku"
boro-boro menghidupkan hidup, setahun terakhir rasanya aku pelan-pelan mematikan hidupku.
ku matikan nyala dalam diriku, ku matikan kedekatanku dengan keluargaku, ku matikan relasiku dengan teman-temanku, ku matikan ke-pekaan-ku dengan apapun yang sekiranya akan menimbulkan perasaan-perasaan yang dalam.
WORKAHOLIC, kata orang-orang terdekatku.
; bukan sesuatu yang baru.
hm...
terapisku bilang, ada dua kemungkinan;
sisi workaholic ini, kini masih menetap dan kembali akut sebenarnya bukan lagi karena rasa "HARUS BEKERJA" tapi karena aku menjadikan pekerjaan sebagai pelarian dari perasaan-perasaan yang harusnya ku rasakan.
atau
ini pengaruh dari gangguan perkembangan saraf yang udah dari kecil mendorong cara kerja otakku, seperti ini.. kita panggil dia si hADeHhD
bisa juga, komplikasi keduanya.
hm
sebentar lagi aku tiga-puluh,
ku pikir aku tak di sini, aku tak begini.
sebentar lagi aku tiga-puluh,
rasanya marah sekali ceritaku masih seputar ini.
semoga besok, aku bisa cerita yang lebih baik dari ini.
..semoga.
mungkin nanti, suatu hari.
kita bisa cerita-cerita lagi.
terpantau 2 hari ini udah 3 kali nangis👍
kgn bgt, bjrot
“am I too old to feel this free?”
“growing up means giving up”
mimpiin orang yang sama berkali-kali, udah seminggu lebih..
jadi kepikiran — ada apa ya?
semoga baik-baik aja. semoga.
“firasat ini, rasa rindukah
ataukah tanda bahaya?”
cpk bgt mimpiin yg sama terus…
ad ap sih ini? 😣
😴😴😴
mungkin, kalau banyak nonton atau baca genre cinta-cintaan..
kepercayaanku untuk menumbuhkan cinta di manapun itu, akan tumbuh juga (ya?)
mungkin ya?
:(
mimpiin orang yang sama berkali-kali, udah seminggu lebih..
jadi kepikiran — ada apa ya?
semoga baik-baik aja. semoga.
“firasat ini, rasa rindukah
ataukah tanda bahaya?”
“you said you were gonna grow up”
“then you were gonna come find me”
🌊 promises oceans deep, but never to keep 🌊
“and I won’t confess that I waited.”
memberanikan diri lanjutin TSITP sampe last episode, meski di episodes sebelumnya efeknya… pusing.
sekarang efeknya… pusing banget. ok thankyeuw!