Foto waktu lagi disuruh gibahin pemuda Indonesia 😹 Btw, Pemuda Indonesia yang kumpul2 rumusin sumpah pemuda dulu beneran pemuda lho kayak kita *yaiyalah Mereka, para pemuda zaman duls rela pergi jauh-jauh dari berbagai kota , berbagai pulau untuk berkumpul. Yang menarik, mereka berkumpul jauh sebelum ada yang namanya NEGARA INDONESIA. Yes, Kira-kira lamanya 17 tahun sebelum merdeka, atau lamanya kayak kalau waktu itu Reformasi, sekarang Merdeka, gils. Kok mau ya, mungkin dulu sarana transportasi juga nggak semudah sekarang, kepikiran untuk ikut - ikutan mepersatukan bangsa ini dengan kondisi yang seperti itu :'. Terus yang keluar dari sumpah pemuda itu kan ada 3 aspek ya, salah satunya selain nama INDONESIA yang jadi nama negara kita juga yang mereka sepakati dalam perkumpulan itu adalah Bahasa Persatuan. Ini bukan hal sepele lho sist, bro. Kalau kita hari ini tidak punya yang namanya bahasa persatuan, saya ngetik ini, orang lain yang mungkin baca dari daerah lain harus buka kamus 😹. Atau, para pemimpin negara kalau rapat harus pakai alat penerjemah, kayak di Uni Eropa gitu. Dokumen negara, Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, dll harus dibikin dalam sekian ribu bahasa sesuai dengan jumlah pulau atau bahasa di negara kita , hiks 😂 Mereka kumpul, ide-ide disampaikan, diskusi, sampai akhirnya disepakati bahasa persatuan kita adalah Bahasa Indonesia. Yang menariknya juga pada saat itu bahasa yang disepakati adalah bahasa yang dipakai oleh minoritas, yaitu dipakai oleh Melayu Kepulauan. Yang secara jumlah penduduk itu sedikit, sangat sedikit malah kalau dibandingkan dari pengguna Bahasa Sunda atau Bahasa Jawa. Tapi mereka yang berasal dari daerahnya masing-masing tidak kekeuh mempertahankan bahasa ibunya, bahasa daerahnya satu sama lain. Mereka memutuskan berdasarkan bahasa apa yang paling mudah menjadi alat pemersatu bangsa. Dan tantangannya juga tidak sampai di situ saja setelah bahasa persatuan disepakati di sana. (Lanjut di Comment)













