Luka kemarin belum sembuh
Aku harap seseorang yang bisa sembuhkan luka ini adalah kamu, yang sudah menciptakan rasa sakitnya. Tapi ternyata kamu sudah memeluk bahagia.
Selamat ya!
Selamat karena rasa sayang kamu ke aku hanya sebuah canda,
Selamat karena kamu sudah terbangkan aku dan jatuhkan secara tiba-tiba di saat aku tidak punya pegangan apa-apa.
Makasih ya!
Makasih untuk setiap luka, biar aku yang sembuhkan sendiri. Meskipun aku masih mengharapkan bisa terus bersamamu, tapi aku pun harus bangkit. Aku rasa semua tak ada guna meski rasa rindu masih menghimpit di kepala. Semua mungkin tak terulang, apalagi tetap membuka pintu rindu. karena tidak ada alasan lagi untuk aku tetap berjuang. mungkin semuanya sudah benar, cukup sampai di sini. Mungkin kita dapat bertemu dikemudian hari sebagai seseorang yang sudah mampu membahagiakan diri sini meski kita tidak lagi bersama.
- Setyawan Samad | Ambon 2020










