Adakah aku dalam semesta?
Duhai semesta, maukah kau membantuku untuk menggapai mimpiku yang belum terlaksana? Meraih mimpi-mimpi baruku, dan mengiringi setiap detik perjalananku sampai nafasku tak ada lagi? Maukah kau sedikit berpihak kepadaku?
Aku ingin percaya kalau kau selalu mendukungku, tetapi aku lebih yakin Tuhanku tak pernah meninggalkanku, ketika aku terpuruk karena kau tak berpihak, ketika aku tak semangat untuk menghadapimu, Tuhanku lebih peduli dan tau yang terbaik untukku,
Bahkan setelah aku kecewa padaNya karna mimpiku tak kunjung bisa kirain, Tuhanku tak pernah lelah untuk memelukku,
Adakah yang lebih romantis daripada ini, duhai semesta? Ah kurasa tidak ada,










