“Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu” (QS. al-Hadîd: 20).
Allah swt telah mengingatkan pada manusia bahwa kesenangan dunia adalah kesenangan yang menipu. Dunia begitu lihai bersolek menunjukkan keindahannya dan berkolaborasi dengan syaithan untuk menipu manusia.
Sehingga agar tak tertipu, penting bagi manusia sebagai pelakon kehidupan untuk mengenal dunia dan punya ilmu tentangnya.
Inilah perkara - perkara yang manusia perlu ketahui tentang dunia,
# Mengapa panggung kehidupan manusia dinamakan dunia?
Kata dunia sendiri berasal dari 3 akar kata yang memiliki arti sesuatu yang rendah, pendek waktunya, dan sesuatu yang hina Sehingga mengapa panggung kehidupan ini disebut dunia, karena memang hakikat dunia yang secara waktu begitu singkat dibanding akhirat, secara geografis adalah tempat yang rendah dan hina jika dibanding dengan surga
Sesungguhnya manusia hanyalah singgah di dunia dan surga adalah kampung halaman yang menjadi tujuan. Manusia beriman tidak akan tersesat mengambil jalan untuk kembali ke kampung halaman.
“Jadilah engkau di dunia ini seperti orang asing atau bahkan seperti orang yang sekedar lewat (musafir).” (Hadits Riwayat Al-Bukhari)
# Manusia ketika hidup di dunia adalah untuk menjalani hukuman
Dunia ibarat angin yang arahnya tak akan mampu manusia kendalikan. Sebagaimana kehidupan dunia, manusia pun tidak memiliki kemampuan untuk mengendalikan menurut apa yang mereka kehendaki Perkara yang manusia tidak sukai seperti kesedihan, rasa sakit, perpisahan, dan kesulitan adalah hal wajar yang ditemui ketika menjalani kehidupan dunia. Sehingga jangan ditanya mengapa ada air mata, karena memang manusia sedang berada di dunia.
Bagi manusia beriman, kehidupan dunia ibarat penjara dan kerinduan akan akhirat pun yang didamba. Di sinilah mengapa kesabaran harus selalu mengiringi kehidupan mereka selama di dunia.
“Dunia adalah penjara bagi orang beriman dan surga bagi orang kafir.” (HR. Muslim)
# Dunia diibaratkan seperti air
” Dan berilah permisalan kepada mereka, permisalan kehidupan dunia itu ibarat air yang Kami turunkan dari langit.” (QS. Al-Kahfi 45)
Seperti air, maka dunia tidak hanya berdiam di satu tempat. Begitu cepat mengalir, meninggalkan manusia.
Seperti air, maka dunia cepat menguap, nilainya tak kan bertahan lama.
Seperti air, maka jika terlalu banyak, tidak membawa manfaat dan justru menenggelamkan.
Seperti air, maka jika terlalu asyik bermain dengannya, diri pun tanpa sadar terlanjur basah, digelumuti fitnah.