Jika pendekatan ini ada sekat, lantas kapan kita bisa saling terpikat dan terikat.
wallacepolsom

No title available
Stranger Things

izzy's playlists!

No title available
sheepfilms

★
Jules of Nature

shark vs the universe
Mike Driver
Xuebing Du

JVL

PR's Tumblrdome
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
No title available

Janaina Medeiros
No title available
🪼
will byers stan first human second
I'd rather be in outer space 🛸

seen from Japan

seen from United Kingdom

seen from Azerbaijan
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Türkiye
seen from Germany
seen from Brazil

seen from Australia
seen from Poland

seen from Nepal

seen from Malaysia

seen from Taiwan
seen from Canada

seen from Malaysia

seen from United States
seen from United States

seen from Singapore

seen from United States
@suaraputih
Jika pendekatan ini ada sekat, lantas kapan kita bisa saling terpikat dan terikat.
“Aku melepaskanmu agar kamu bisa bahagia dengannya. Jangan buat aku menyesal sudah melepaskanmu kalau kau tidak bahagia dengannya.”
— A. W. (via surat-pendek)
“Jika bisa dibilang, aku belum pernah benar-benar melupakan seseorang. Aku hanya belajar untuk mengingatnya tanpa terluka lagi.”
— Andira W. (via surat-pendek)
"Selagi kamu bisa dan mampu, lakukan dan berikanlah yang terbaik untuk orang disekitar. Sehingga kamu menjadi manusia bermanfaat"
-nasehat bapak
Dibawah langit malam lengkap dengan bulan sabit yang indah menemaniku disini. Satu persatu ingatan tentangmu hadir masuk tanpa permisi kedalam celah pikiranku. Ntah aku yang sedang merindu? Atau kamu yang lagi merindukan kehadiranku.
Semua hal yang telah kita rencanakan, kuharap tidak berubah. Terkadang situasi dan kondisi yang dapat mengubah segalanya. Tapi itu hanya terkadang saja. Namun bila terkadang itu datang maka ingatlah akan hal sebarapa kuat kita memulainya.
Semua hal yang kulihat hari ini nampak buram, tidak bisa membedakan baik atau buruk, benar atau salah, kiri atau kanan untuk aku melangkah maju kedepan. Raga ini hanya mematung dipersimpangan. Dengan beban pikiran yang aku bawa, saat ini aku membutuhkan bahu untuk kusandarkan sejenak. Bahu seseorang yang selalu membuatku tegar, dan memberikan solusi dalam setiap masalahku. Aku Rindu pulang. Kepala ini rindu pada bahu seseorang yang ia anggap sebagai rumah tempat pulang.
Beda Jalan
Ada yang menikah di usia 20an, alhamdulillah. Energi masih banyak. Idealisme masih membara. Perjuangan membangun keluarga insyaallah menjadi amal salehnya.
Ada yang menikah di usia 30an, 40an, atau lebih, alhamdulillah. Secara finansial sudah lebih mapan. Lebih matang juga dari berbagai segi. Kesabaran menjaga dan menyiapkan diri insyaallah menjadi amal salehnya.
Ada yang bekerja sesuai impian dan passion, alhamdulillah. Kerja jadi ngga kerasa kerja. Dedikasi insyaallah menjadi amal salehnya.
Ada yang bekerja di luar passion, alhamdulillah. Ada manfaat untuk sesama yang kadang lebih utama daripada impian pribadi. Kelapangan hati insyaallah menjadi amal salehnya.
Ada yang memulai bisnis dan berhasil di usia 25, alhamdulillah. Masa mudanya produktif dan bermanfaat. Kerja keras insyaallah menjadi amal salehnya.
Ada yang mencoba berbisnis berkali-kali dan baru berhasil di usia 40, alhamdulillah. Pengalaman gagal bisa jadi jalan buat rezeki tak ternilai bernama kebijaksanaan. Ketekunan insyaallah menjadi amal salehnya.
Hidup tidak selalu berjalan sama untuk semua orang. Ada banyak hal yang terjadi di luar kendali kita. Tetapi, itu ngga perlu jadi masalah. Kita hanya berbeda dalam memilih jalan amal saleh. Tujuan kita tetap sama, kan?
Kita mungkin bertolak dari titik yang berbeda. Rute perjalanan kita barangkali ngga sama. Waktu keberangkatan dan kedatangan kita pun mungkin beda. Tetapi, jika kita mengarah ke tujuan yang sama, perbedaan itu tidak menjadi masalah.
Rute mana pun yang tengah kita jalani, duluankah atau belakangan kita memulai, cepat maupun lambat kita berjalan, selalu ada kesempatan untuk menghimpun amal saleh.
Toh, yang ‘menang’ bukan yang paling duluan sampai. Tapi yang paling banyak bawa muatan amal saleh selama perjalanannya. Biasanya kalau pengen dapet muatan banyak, perjalanannya pun bakal lebih berat. Semoga kita kuat.
Eh iya juga ya.
Jika perpisahan ini adalah awal untuk menyatukan kita, mari kita lakukan.
Permasalahan itu akan selalu hadir di setiap harinya. Tidak ada masalah Besar dalam hidup ini, yang ada masalah kecil yang dibesar-besarkan. Cepat atau lambat kita merespon masalah itu akan berpengaruh pada kepribadian kita sendiri.
Hidup itu pilihan. Setiap pilihan pasti ada tantangannya. Percaya pada diri sendiri menjadi modal terpenting pada setiap pilihan yang kita pilih.
Pada akhirnya, sang mentari tetap bersinar terang benderang. Namun perlahan cahayanya menghilang. Rembulan terlihat terang setelah gemerlap malam datang. Dan banyak orang menerka bahwa yang jatuh itu bintang.
Meski saat ini kita berjarak. Kuharap tidak ada yang berubah dari sikap dan hatimu saat kita bertemu. Karena hanya itu yang mampu membuatku tahu akan dirimu yang dulu.
Semoga kamu mengerti bahwa mencintai tak selamanya harus memiliki, dan merindu tak selamanya harus bertemu.
Semua orang itu berhak untuk berubah. Aku bahkan tidak pernah melarangmu untuk melakukan sesuatu hal. Jika itu membuatmu senang dan nyaman ya teruskanlah, tak usah merisaukan keberadaanku. Tenang saja aku selalu mendukungmu. Meski aku tertinggal jauh darimu, tak apa. Biarkan do'aku saja yang selalu dekat bersamamu.
Banyak sekali rindu yang ingin kusampaikan. Namun aku hanya bisa menahan. Molekul-molekul ini terkumpul menjadi senyawa rindu. Pada seorang wanita yang selalu hadir dalam hati dan ingatan. Nalarku mencoba bungkam, tapi sayang nurani bersikeras tak mau dibekam. Meski senyawa rindu ini tak tersampaikan. Tak akan pernah lelah ku tunggu jawaban dari tuhan, untuk aku dan kamu dipersatukan.
Langit Malam
Rembulan nampak sendu malam ini, sinarnya begitu redup. Langit dan awan setia menemani, seakan merangkul dengan dekapan yang erat sekali. Ada harap yang selalu di kedepankan dalam genggamnya. Ia hanya ingin semua seperti semula.
Rindu akan kehadiran, rindu akan kedekatan tanpa sekat. Ya...Kehadirannya bisa menjadi obat ampuh untuk sang rembulan. Ingatan menarik paksa pada sebuah momen pendekatan. Hanya jiwanya saja yang mampu pergi, Raganya kini lemah terbebani. Sang rembulan meredup tidak ada bintang yang biasa menemani.
Berusaha mencari kesana kemari, menanyakan kesana sini. Apa mau dikata hanya lelah yang didapati. Nalar telah menolak untuk mencari, tanpa ada kabar yang ia terima sama sekali. Nurani yang menggebu-gebu untuk terus mencari dan mencari. Meski tak tahu kemana arahnya akan terhenti, Hanya harap akan kedatangan yang selalu ia lantumkan pada sang ilahi yang kini ia nanti.