Tahap Telur Bunda Cekatan 3
Melangkahkan kaki ke dalam pintu kelas Bunda Cekatan ternyata langsung dikasih tamparan, pertanyaan sesimple mengenai potensi diri saja sudah menghabiskan waktu sekitar empat jam untuk bisa mengisi kolom dan tabel, yang mana jawabannya pun tidak teralu banyak.
Self appreciation ternyata bukan hal yang mudah untukku, but hey, it’s a start! Let’s do better, sas, menjadi orang yang lebih baik dengan memulai mengenal dirinya sendiri terlebih dahulu..
Sedikit yang kuketahui mengenai diriku, as in personal branding yang tentunya dibantu sebuah website:
1. Analyst - menyukai angka dan data, tidak teralu intuitif
2. Arranger! - mengatur penempatan orang berdasarkan tugasnya
3. Explorer - menyukai latar belakang, menyukai olah pikir
4. Mediator - keras menghadapi orang tetapi tidak menyukai konflik
5. Quality controller - pekerja keras, teliti, perfeksionis, fokus
6. Safekeeper - teliti, berhati-hati, waspada, dan bertanggung jawab
7. Strategist - memiliki intuisi dalam memilih jalan terbaik menuju tujuan
Juga menurut website www.16personalities.com aku adalah INFJ-T (advocate).
Advocates are the rarest personality types of all. Still, Advocates leave their mark on the world. They have a deep sense of idealism and integrity, but they aren’t idle dreamers – they take concrete steps to realize their goals and make a lasting impact.
Ehem, agak sedikit relate sih sedikit penjabaran mengenai INFJ-T itu. Nah melanjutkan tahapan pemilihan telur diri sendiri adalah dengan cara mengklasifikasi capability atau kemampuan dan kenyamanan saat mengerjakan sesuatu, simplenya adalah “suka dan bisa”.
Lima telur yang menjadikan aku adalah aku, hal paling menonjol dalam diriku yang mampu untuk kukembangkan, agar kemampuan diri terasah terus menerus. Lima hal yang sangat terasa enjoy ketika dijalani.
Sedari dulu aku selalu nyaman untuk merancang kegiatan harian, merancang itinerary ketika harus beraktivitas keluar rumah, membuat list barang bawaan/tugas yang sudah dan belum dikerjakan. Basically i’m a neat freak untuk perkara merancang to-do list or any kind of list. Making sure semua dalam checklist itu terlaksana dan sesuai prosedur. Membuat list membuatku lebih terstruktur dan meminimalisir alasan “kelupaan”. Ohya dengan membuat list juga memudahkan untuk kebutuhan anak-anak yang memiliki jadwal pasti seperti jadwal imunisasi atau kontrol dokter, juga untuk belanja bulanan dan memplotting pengeluaran bulanan.Mungkin ini ada kaitannya dengan personality INFJ-T ku.
Menulis merupakan hal yang kulakukan untuk stress releasing, membuat jurnal di tumblr ini salah satu media yang kugunakan. Untuk orang yang overthinker sepertiku memang sangat dibutuhkan untuk meluruskan benang kusut yang ada di pikiran. No, I’m not a writer, but writting does help me through dark time, multiple times. Membantuku tetap waras dan mengalirkan emosi yang lama terpendam di batin.
Sedari aku SD aku selalu mengikuti ekstra kurikuler karena selalu merasa ingin mendapatkan ilmu baru, mulai dari ekskul ensamble sampai ke KSR - bahkan sampai menjadi Umma anak dua pun mengikuti komunitas Ibu profesional dan kepengurusan Bengkel Diri Jabar. It’s always fun to be surrounded by people who has the same perspective and goals.
Terakhir, sebagai drafter, ini muncul ketika aku sudah SMA, aku selalu menyukai gambar teknik yang diajarkan oleh Bu Inten. Keteraturan penarikan garis dari tampak atas diproyeksikan menjadi tampak samping, tampak depan, tampak belakang, sangat menyenangkan bagiku, terlebih ketika objek terpotong, biidznillah pelajaran ini berlanjut ketika aku masuk kuliah di jurusan Interior Design. Aku tidak bisa gambar free hand atau perspektif seperti teman-teman sekelasku (dan ini membuatku stress pada masanya hahaha), tetapi untuk gambar teknik aku bisa dan sangat enjoy mengerjakannya. Menggambar teknik benar-benar membuat nyaman karena keteraturannya dan kepastiannya untuk menghasilkan sebuah gambar, titik menuju titik menghasilkan garis, garis ke garis menghasilkan sebuah bidang. Proyek terdekatku adalah untuk meredesain Little Yellow House agar lebih nyaman dan estetik, bukan hanya gambar 2D tetapi gambar 3D juga inshaa Allah.
Langkah demi langkah ini inshaa Allah untuk tetap menggali potensi diri, mengetahui kekuatan diri agar bisa menjadi pribadi yang lebih pintar, bermanfaat, dan bisa diturunkan untuk ana-anak kelak, semoga Allah meridhoi jalanku ini dalam Bunda Cekatan.