Istirahat itu penting. Capek berdiri, jongkok. Capek bercerita, diam. Cape lari, duduk. Capek kerja, bolos. Capek ngertiin, bodoamatin. Cape belajar, main. Capek jalan, selonjoran. Capek bergerak, rebahan. Semesta punya banyak stok capek untuk diberikan pada kita. Tapi Tuhan kan memberi kita waktu 24 jam untuk digunakan sebagian sebagai waktu beristirahat. Tenang, ya, tenang wahai hati. Apalagi pikiran nih, diajak mikir terus emangnya gak keluar asap itu di kepala? Badan juga, mau sampai kapan tulangnya dibanting-banting tanpa asupan tidur yang cukup? Istirahat ya. Kita gak sedang dikejar apa-apa kok. Setelah pulih, baru nanti lanjut cerita. Atau mungkin ganti peran untuk mendengarkan. Bebas. Hidup ini kita yang jalani, orang lain yang komentari, tapi yang atur tetap Sang Pencipta semesta ini. Sekarang ambil jeda. Rehat sejenak. Kasian tubuhnya, dipakai kerja keras terus setiap hari. Hatinya juga, coba pelan-pelan lepasin sedikit demi sedikit tumpukan emosi negatif yang kian meninggi. Lepaskan. Aku tahu hari-hari yang dijalani gak pernah mudah. Tapi gak apa-apa. Gak apa-apa. Gak harus memaksa untuk terus maju dan sejajar dengan orang lain. Kita berjalan di jalur lintasan masing-masing. Kata-kata saja butuh spasi untuk bisa dipahami. Dan langkah butuh jeda untuk tahu apa arti perjalanan yang dilalui. Makanya rehat sejenak bukan berarti leha-leha. Capek itu wajar. Tandanya kita masih manusia, bukan pohon kelapa. ••• Akhir kata, selamat menyambut 11 bulan penuh rindu menuju #30haribercerita tahun berikutnya. Semoga kesempatan bersua tak terputus oleh tutupnya usia. Sudah mampu bercerita saja, kamu luar biasa. Gak semua orang berani melakukannya. Kamu hebat tiada taraaa! Selamat hibernasi. ❤ @30haribercerita #30hbc2030 #30hbc20istirahat https://www.instagram.com/p/B77Zt_InfjB/?igshid=19wwxzs9ohksq