Suamik punya kebiasaan beli koran dari bapak-bapak atau ibu-ibu penjaja koran di lampu merah. Deseu suka mengantongi setidaknya lima sampai sepuluh ribu di sakunya. Siapa tahu ada tukang koran, katanya. Kedoyanannya ini sudah pernah aku liat saat berpacaran dulu. Tapi baru tahu kalau itu sebuah kebiasaan sejak menikahi lelaki aneh satu ini. Pernah aku bertanya, "Kok sering amat beli amat beli koran? Emang dibaca tuntas?" Jawabnya, "Dibaca dong, minimal baca judul-judulnya." Pernah juga deseu menanyakan Jakarta Post ke penjual koran, dan ternyata ada, sisa satu-satunya. Ketika lampu merah berubah hijau, korannya diberikan kepadaku yang ada di belakang punggungnya. Aku membolak-balikkan beberapa halaman dan melihat tulisan-tulisan di kertas buram tersebut. "Kayak yang ngerti deh, ini Bahasa Inggris semua." Cibirku. "Ngerti lah, Mas keturunan Elizabeth. Keturunan yang tidak diakui." Begitulah bercandaannya. Selalu kering. Seperti peyek teri. Alasan jujurnya sering membeli koran pernah terkuak suatu ketika. "Saling bantu aja lah, zaman informasi bisa kita dapat sekejap mata, satu ketik di hp, dan mereka masih memilih bertahan jualan koran. Selain bantu yang dagang, bantu percetakan dan orang-orang di belakangnya juga. Padahal ya korannya sebelum beres dibaca paling udah ilang duluan dijadiin alas duduk atau alas makanan. Ga apa, pokoknya bisa saling bantu. Memperpanjang ekosistem." Selain doyan beli koran, lelaki yang hampir berkepala tiga ini hobi juga beli sejenis kecimpring yang dipanggul pedagang asal Blora--konon pedagang-pedagang ini datang ke Jogja menebeng truk pasir turun di Jalan Kaliurang Atas, lalu berjalan kaki menjajakannya sampai ke pusat kota, kerupuk habis baru bisa pulang. Juga membeli barang-barang aneh selain makanan, pernah pulang-pulang membawa keset. Katanya kasian Bapaknya sampai ketiduran di depan Alfama*t, dagangannya masih banyak. Padahal harganya hampir 4x lipat dari yang biasa aku beli. Tak apa, Pak. Panjang umur kebaikan di jiwamu, ya! #aksarannyta @30haribercerita #30haribercerita #30hbc2109 Eh tapi ini bisa jadi #30hbcbaik ga sih? Dirapel aja lah ya, kemaren bolos sehari 🤣 #30hbc2108 (at Special Region of Yogyakarta) https://www.instagram.com/p/CJ1FHz3FMqw/?igshid=rcdpkh4ncvgi















