[Memaknai Ulang Hijrah Agar Tidak Salah] Hari ke #361 Kajian semalam di Teras Dakwah serasa mengajak para jamaah, termasuk aku, untuk memaknai ulang tentang hijrah. Dengan demikian tidak ada lagi ungkapan "salah hijrah". Sebab saat ini sudah banyak orang berhijrah ke arah yang lebih baik. Namun, ada orang-orang yang merasa lebih baik dari orang lain setelah dirinya berhijrah. Baik Ustadz Zaky Ahmad Rivai maupun Ustadz Rahmat Baequni memiliki pandangan yang sama dalam memaknai hijrah. Bahwa hijrah adalah sebuah perubahan, sebuah pergerakan, sebuah perpindahan. Entah ke arah yang lebih baik, maupun yang lebih buruk. Namun, dalam Islam, hijrah itu berubah ke arah yang lebih baik. Bersyukurlah jika kita termasuk orang-orang yang berhijrah ke arah yang lebih baik. Namun, jangan langsung merasa senang dan lebih baik dari orang lain. Sebab, hijrah adalah langkah awal agar kita menjadi orang yang lebih baik. Hijrah bukanlah hasil akhir. Ketika kita telah mendapat hidayah, berarti pintu hati kita telah terbuka untuk berhijrah ke arah yang lebih baik. Namun, bukan berarti kita langsung menjadi orang yang lebih baik. Sebab, hijrah adalah sebuah proses yang dimulai dengan kerendahan hati. Butuh usaha yang kita lakukan untuk mempertahankan hijrah kita. Apalagi manusia itu mudah terbolak-balik hatinya, naik-turun imannya. Selayaknya ponsel, diri kita pun harus terus di-charge dengan memperbanyak ilmu, memperbanyak ibadah, memperbanyak berbuat baik kepada orang lain. Serta selalu menjadikan Allah sebagai alasan dalam berhijrah. Kata Ustadz Zaky, kita dikatakan benar-benar berhijrah ketika sedang sendirian tidak berbuat maksiat, lebih memiliki prinsip Islam yang kuat, memiliki lingkungan yang baik di mana Allah terasa dekat. Hijrah bukan hanya dari penampilan, tetapi juga apa yang ada dalam diri kita. Dalam berhijrah kita juga harus mengetahui sampai mana kita berhijrah. Perlu tahu apa saja yang perlu kita perbaiki, kurangi, dan tambahi. Dengan demikian, kita akan mendapat hasil akhir yang manis dalam berhijrah, yaitu meninggal dalam keadaan iman dan Islam. #jurnal365 #riasrise #361of365 https://www.instagram.com/p/BsAk191n9aR/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=f4j5hpz2zn3c