文春のクドカンのあまちゃんについてのインタビュー面白い。これは狙いですか?これは伏線ですか?って答え合わせしたい問いに悉く「違います」って答えてるw ミズタク人気は水口琢磨と名付けた時点で「ミズタク呼び」狙いかと思ってた。作家の及ばないとこで勝手に育っていくからヒットになるんだな
Xユーザーのときたさん
seen from Canada

seen from United Arab Emirates
seen from United States

seen from Canada

seen from United Kingdom

seen from Malaysia
seen from Kazakhstan
seen from Yemen
seen from United States
seen from China
seen from United Arab Emirates
seen from Australia
seen from United Arab Emirates
seen from Brazil
seen from Russia
seen from Germany
seen from China
seen from Netherlands
seen from Singapore

seen from Malaysia
文春のクドカンのあまちゃんについてのインタビュー面白い。これは狙いですか?これは伏線ですか?って答え合わせしたい問いに悉く「違います」って答えてるw ミズタク人気は水口琢磨と名付けた時点で「ミズタク呼び」狙いかと思ってた。作家の及ばないとこで勝手に育っていくからヒットになるんだな
Xユーザーのときたさん
So much happiness for my sinigang is a success. :) Independence day it is. <3 #FamLunch #RdniBoonita #61215
Politik Dalam Dakwah
Mengerikan membaca judul tulisan ini. Mungkin yang terbayang adalah tentang bendera, warna, dan kepentingan. Akan banyak cerita ihwal menjatuhkan lawan, memenangkan perdebatan, menguasai medan. Selebihnya hanya bumbu-bumbu penolakan dan penerimaan. Jika orang-orang bilang hidup manusia hanya untuk tiga hal; ilmi (riset dan penalaran), dakwi (kerohanian), dan siyasi (perpolitikan). Maka, saya pernah ada di keduanya, dalam waktu yang hampir bersamaan. Di awal perkuliahan, saya memilih mantap terlibat dalam kegiatan kerohanian. Sambil memperbaiki diri, juga untuk memperbaiki lingkungan, sebuah niat yang bisa dikatakan mulia, kan? Setahun berlalu, lewat pengamatan panjang, saya kembali memilih untuk mengambil bagian dalam gerakan mahasiswa ekstrakampus. Gerakan yang saat ini menyandingkan banyak tokoh besar sebagai pejabat publik di Indonesia. Gerakan yang cukup berpengaruh di kampus. Gerakan politik mahasiswa. Selama beberapa waktu, saya menjalani keduanya, membiarkannya jalan beriringan, tanpa tendensi apa pun. Ilmu yang diserap dari keduanya, saya aplikasikan bergantian. Semuanya berjalan sesuai intuisi, harmonis. Tapi, tidak ada hal yang abadi. Saya terjebak. Keputusan memilih organisasi pergerakan, yang awalnya saya pikir akan membantu gerak saya di ladang dakwah, nyatanya justru membuat dakwah itu hancur berantakan sebelum saya mulai. Pikiran saya dipenuhi oleh intrik-intrik jahat yang mengatasnamakan dakwah. Justru kepentingan organisasi yang mengalir kental dalam tubuh dakwah kampus. Tidak ada lagi ketulusan memberi, semuanya omong kosong. Kekecewaan tidak bisa lagi terbendung. Saya terjatuh oleh sesuatu yang mulai saya cintai. Luka lebar ini membuat sakit tidak lagi memiliki rasa, semua dalam puncaknya. Pada akhirnya, saya harus kembali memilih. Saya tidak bisa membiarkan keduanya tetap berjalan, sementara di sisi lain ada yang terluka. Saya tidak bisa menodai kesucian jalan dakwah. Mungkin sakitnya akan terus terasa, tapi keputusan meninggalkan gerakan itu bisa jadi salah satu jalan mengobati luka. Maaf, saya harus pergi.
Somedays just don't work.
Today may have happened to be one of them.