Siapa yang suka nonton Lapor Pak? Acara komedi ini sedang viral di mana-mana. #laporpaktrans7 #trans7 #acaratv #komedi #sitkom #transmedia #riviu #review #ruangenier https://www.instagram.com/p/CN37Cm5J-Ev/?igshid=whnnh1j6r8va
seen from Philippines
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United Kingdom

seen from Italy
seen from Mexico
seen from Türkiye
seen from United States

seen from United States

seen from Italy
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Australia
seen from United States
seen from Portugal
seen from United States
seen from United States
Siapa yang suka nonton Lapor Pak? Acara komedi ini sedang viral di mana-mana. #laporpaktrans7 #trans7 #acaratv #komedi #sitkom #transmedia #riviu #review #ruangenier https://www.instagram.com/p/CN37Cm5J-Ev/?igshid=whnnh1j6r8va
Nonton TV Dalam Genggaman
Era disrupsi berhasil mengubah banyak hal. Porak porandanya industri pertelevisian dunia juga ditengarai disebabkan oleh ke-riuh-an era ini. Dulu, teknologi televisi satelit dan terestrial menguasai industri penyiaran hampir dua pertiga masa sejak ditemukannya teknologi tersebut. Namun dengan sekejap mata dan secara berkala, ketika koneksi internet menjadi entitas jaringan multikomunikasi merajai bisnis jaringan dunia, semuanya berubah.
Coba hitung sekarang, berapa orang yang menghabiskan waktunya menonton televisi di rumah. Atau barangkali kita juga bagian dari orang yang hanya memiliki televisi tapi sudah kehilangan waktu untuk menontonnya di rumah. Barangkali televisi yang kita punya hanya menjadi properti pelengkap dan mengalami disfungsi dan hanya sebatas menjadi furniture penghias meja di ruang tengah.
Kemudahan teknologi telah membawa kita sebagai penonton TV tidak lagi mengenal istilah prime time. Acara-acara favorit yang dulu mati-matian kita kejar agar dapat kita tonton tepat waktu, kini secara parsial bahkan siap tersaji tanpa harus dipotong jeda iklan. Menyenangkan? tentu saja, karena menonton TV sudah bisa dilakukan dalam genggaman.
Dimana lagi kita bisa menonton iklan secara sukarela jika tidak di televisi digital atau daring (dalam jaringan). Berbekal gadget, kuota dan waktu senggang, kita bisa menghabiskan puluhan episode serial favorit dalam satu malam saja.
Perubahan distribusi siaran sebagai alternatif pasar tidak hanya dalam bisnis dan industri televisi skala besar. Dalam skala lokal, perubahan pola distribusi siaran juga terjadi secara masif. Apalagi kelebihan televisi digital adalah jaringan distribusi jaringan siar yang murah dan mudah diakses dengan modal gadget dan kuota saja. Soal konten, itu jadi pembahasan lain waktu.
Beberapa stasiun televisi lokal Jember misalnya, sudah memanfaatkan kanal youtube untuk mendistribusikan konten-konten tayangannya. Berbekal link dan caption, program TV Jember yang dibuat didistribusikan secara massal melalui media sosial.
Dalam konteks industri media, hadirnya TV Online Jember ini ikut mendorong ruang kompetensi para pelaku industri kreatif. Tidak hanya hadir sebagai medium tayang, program acara Jember yang dibuat tentunya harus menjadi produk inovatif yang mengangkat kearifan lokal dalam kemasan yang bersifat informatif, edukatif dan inspiratif.
Seyogyanya harus disadari bersama bahwa era disrupsi tidak hanya menjamah peradaban di kota besar. Di daerah hal ini juga terasa dampaknya. Pola komunikasi dan interaksi menjadi serba praktis, membenarkan teori praksis umat manusia kekinian. Kaum muda dari Generasi Z yang lahir di dekade awal milenium ke atas, serta merta lahir dalam hiruk pikuk perang teknologi. Makin praktis instrumen yang digunakan, makin mudah kehidupan seseorang. Sesiap apa Jember akan hal ini? Mari kita tunggu hiruk pikuk dinamika industri media yang terjadi ke depan....
Yuk konco pinpin, jangan lupa nonton ya hr ini di @viralbanget_kompastv , saya akan berbagi kebaikan Tuhan melalui talentaku 🤗😘🙌🏻💪🏻 #viral #viralbangetkompastv #tvshow #acaratv #motivasi #semangat #inspirasi #kompastv #inspired #musician #blindmusician #blindman #xiaopinpin #xiaopinpinmusic (di Kompas Tv) https://www.instagram.com/p/B53-SbUhap_/?igshid=lhug1qyt16kh
Kang Daniel Datang ke 'Coffee Friends' Demi Sehun 'EXO'
Inanews - Mantan personel boyband Wanna One Kang Daniel bakal membuat penampilan khusus di acara TV 'Coffee Friends'. Kehadiran Daniel sebagai bintang tamu disebut-sebut demi kawannya yang juga anggota boyband EXO, Sehun. Menurut laporan media lokal Korea EDaily, Kang Daniel melakukan kunjungan singkat ke lokasi variety show Coffee Friends bulan lalu saat berlibur ke Pulau Jeju. Dia memanfaatkan waktu tersebut untuk mengunjungi Sehun yang saat itu diundang menjadi pekerja paruh waktu dalam acara yang dipandu Yoo Yeon Seok dan Son Ho Jun. Informasi itu pun dikonfirmasi oleh agensi yang menaungi Kang Daniel pada hari ini, Jumat (8/2). "Memang benar dia melakukan kunjungan ke set acara tvN 'Coffee Friends' untuk bertemu Sehun 'EXO'," demikian pernyataan agensi. Episode yang menampilkan kehadiran Kang Daniel di acara tersebut dijadwalkan tayang pada akhir bulan ini. Hal itu mungkin bakal menjadi debut penampilan dirinya setelah selesai kontrak dengan Wanna One. Di samping itu, Kang Daniel yang saat ini berada di bawah naungan agensi LM Entertainment dilaporkan tengah bersiap untuk merilis karya debut solo. Coffee Friends merupakan sebuah variety show yang mengikuti kegiatan Yoo Yeon Seok dan Son Ho Jun saat menjalankan sebuah kafe di kebun jeruk di Pulau Jeju. Keuntungan dari hasil pendapatan dari kafe itu bakal mereka sumbangkan untuk acara amal. Mengutip Soompi, acara itu pun terinspirasi dari dua orang sahabat yang membuat proyek donasi 'Coffee Friends' pada 2018. Coffee Friends tayang setiap Jumat pukul 09.10 malam waktu Korea Selatan. Read the full article
Kang Daniel Datang ke 'Coffee Friends' Demi Sehun 'EXO'
Inanews - Mantan personel boyband Wanna One Kang Daniel bakal membuat penampilan khusus di acara TV 'Coffee Friends'. Kehadiran Daniel sebagai bintang tamu disebut-sebut demi kawannya yang juga anggota boyband EXO, Sehun. Menurut laporan media lokal Korea EDaily, Kang Daniel melakukan kunjungan singkat ke lokasi variety show Coffee Friends bulan lalu saat berlibur ke Pulau Jeju. Dia memanfaatkan waktu tersebut untuk mengunjungi Sehun yang saat itu diundang menjadi pekerja paruh waktu dalam acara yang dipandu Yoo Yeon Seok dan Son Ho Jun. Informasi itu pun dikonfirmasi oleh agensi yang menaungi Kang Daniel pada hari ini, Jumat (8/2). "Memang benar dia melakukan kunjungan ke set acara tvN 'Coffee Friends' untuk bertemu Sehun 'EXO'," demikian pernyataan agensi. Episode yang menampilkan kehadiran Kang Daniel di acara tersebut dijadwalkan tayang pada akhir bulan ini. Hal itu mungkin bakal menjadi debut penampilan dirinya setelah selesai kontrak dengan Wanna One. Di samping itu, Kang Daniel yang saat ini berada di bawah naungan agensi LM Entertainment dilaporkan tengah bersiap untuk merilis karya debut solo. Coffee Friends merupakan sebuah variety show yang mengikuti kegiatan Yoo Yeon Seok dan Son Ho Jun saat menjalankan sebuah kafe di kebun jeruk di Pulau Jeju. Keuntungan dari hasil pendapatan dari kafe itu bakal mereka sumbangkan untuk acara amal. Mengutip Soompi, acara itu pun terinspirasi dari dua orang sahabat yang membuat proyek donasi 'Coffee Friends' pada 2018. Coffee Friends tayang setiap Jumat pukul 09.10 malam waktu Korea Selatan. Read the full article
Lagu Baru 'PESBUKERS', Ayu Ting Ting Hingga Raffi Ahmad Nyanyi Bareng
Liputanviral - Setelah cukup lama 'menghilang' dari layar kaca, program populer Pesbukers akhirnya bakal kembali menghibur para pemirsa di rumah. Kabar itu dibenarkan oleh pihak manajemen ANTV dalam beberapa waktu terakhir. Namun hingga kini masih belum diketahui secara pasti tanggal penayangan perdananya. Yang pasti, beberapa nama presenter lawas bakal kembali bergabung, seperti Raffi Ahmad, Ayu Ting Ting, Ruben Onsu, Sapri dan juga Anwar. Sementara itu, Jessica Iskandar, Vega Darwanti, Zaskia Gotik dan juga Oppie Kumis masih belum bisa dipastikan bakal bergabung lagi atau tidak. Pesbukers dikenal sebagai salah satu program yang menyajikan banyak sekali segmen hiburan. Mulai dari komedi, pantun, kuis hingga nyanyi dan joged bareng, semua dikemas dengan menarik oleh para presenter. Dan uniknya, tahun ini Pesbukers menghadirkan hymn atau lagu wajib yang baru. Otis Hahijary yang merupakan otak di balik program tersebut pun membagikan lagu barunya untuk dihapalkan oleh para pemirsa yang sudah tak sabar menantikan kehadiran Pesbukers. https://www.instagram.com/p/BtdCA3WFW-m/?utm_source=ig_web_copy_link Lagunya easy listening, mudah diingat dan juga asik dipakai untuk bergoyang. Dalam video teaser-nya, kelima presenter utama yang telah disebut di atas, bergabung untuk menyanyikan lagu tersebut. Satu hal yang masih belum diketahui, apakah Pesbukers bakal menghadirkan segmen-segmen baru yang berbeda dari sebelumnya, atau tetap menganut sistem yang sama. Yang pasti, kalian sudah tak sabar buat nonton program yang dulu populer berkat almarhum Olga Syahputra ini kan? Read the full article
Sangat sangat kekurangan acara televisi untuk anak anak,semua dihiasi dengan drama hiperbola dewasa yg sangat naif
Kan kampret
Kepriadian dan Mental yang rusak
Dengan munculnya acara-acara yang tidak mendidik di chanel-chanel TV lokal, sangat berpengaruh pada kepribadian anak-anak jaman sekarang. Program2 musik yg katanya gaul kalo di tonton, sinetron dewasa yg tidak patut di tonton anak kecil, dan acara lawak yg sudah jauh dari filosofi lawak itu sendiri. Sangat beruntung masa kecil saya tidak terkontaminasi oleh hal-hal tersebut. Sungguh miris melihat anak-anak di eksploitasi oleh org tuanya demi mengumpulkan pundi-pundi uang. Mengorbankan anaknya demi setumpuk emas, tidak peduli anak mereka lebih membutuhkan Pendidikan. Sekali lagi, Indonesia mengalami kemunduran (mental dan kepribadian).