
seen from Kazakhstan
seen from Russia
seen from United States
seen from China
seen from Italy

seen from Brazil

seen from United States
seen from United Kingdom

seen from United States

seen from Belgium
seen from Türkiye

seen from United States
seen from Japan
seen from Malaysia
seen from United States

seen from Switzerland

seen from Greece
seen from United States
seen from Malaysia
seen from United States
Ini versi yang ga overtone #airdanapi #naifband Featuring @yohanaagatha Video by @billietije FULL ON MY YOUTUBE CHANNEL https://www.instagram.com/p/B1yqTxslcWA/?igshid=xlr2o4bu7kxt
“ Mengapa kita saling MEMBENCI awalnya kita slalu MEMBERI, apakah mungkin hati yang murni , sudah cukup berartii Ataukah kita belum MENCOBA memberi waktu pada LOGIKA , jangan seperti selama ini hidup bagaikan AIR & API “ Featuring 🎹 @yohanaagatha Video by @billietije #singbyhendripan #airdanapi #naif #naifband #airdanapicover FULL ON MY YOUTUBE CHANNEL https://www.instagram.com/p/B1qpoUElNp7/?igshid=1s6g1dpgbnh8t
Review Film #AIRdanAPI
Kali ini gue tidak berniatmereview sih, mungkin ini sebatas kesan atau impression gue pasca nonton film #AIRdanAPI. Tanggal 23 maret 2015 kemarin gue dapet kesempatan buat datang ke premier Film indonesia terbaru judulnya #AIRdanAPI. Setau gue ini film kayak sekuel dari Film mereka yang sebelumnya tahun 2008 Si Jago Merah. Gue nonton Si Jago Merah jaman gue kuliah dulu (gila tua banged gue) dan pemainnya yang gue inget adalah Ringgo, Desta, Judika dan Ytonk (club 80’s). Latar belakang mereka pun sama gara-gara kuliah gak selesai-selesai dan akhirnya ikud pelatihan buat jadi DAMKAR. Tadinya gue pikir #AIRdanAPI ini adalah sekuelnya tapi pas liat pemainnya malah orang baru semua, orang lamanya Cuma desta dan judika (dan joe P-Project) diluar itu kayaknya pemain baru semua, kayak dion wiyoko, tara budiman, marissa nasution, enzi dan abdur (#SUCI4). Dikisahkan para pemadam kebakaran ini berhasil menaklukan bom yang ada dipanti jompo sehingga mereka bisa naik pangkat jadi pelatih diklat untuk anggota baru damkar tersebut. Yang gue bingung mungkin Abdur ya, kok tiba-tiba nongol diantara judika dan desta, karena gue pikir sekuel makanya gue menebak Abdur ini gantinya siapa antara Ringgo dan Ytonk, tapi nampaknya bukan, abdur jadi mungkin jadi temennya desta dan judika yang sama-sama sudah lama di damkar.
Kalo untuk ceritanya persis sih kalian tinggal ke bioskop dan nonton filmnya ya, gak mungkin gue ceritain disini, panjang cuy. Gue Cuma mau ngasih kesannya gue setelah nonton film itu (btw udah 2x nonton film itu, pertama pas premier, ke2 nya pas diajak temen nemenin dia penasaran pengen nonton) yang gue rasain nonton film itu, gue Cuma suka dan appreciate sama pengambilan gambarnya aja yang bagus dan rapi, (karena beberapa kali nonton film indonesia yg pengambilan gambarnya agak goyang ganggu banged pas nontonnya) walaupun adegan nyelam dan mau menyelamatkan korban banjirnya keliatan banged sih syutingnya dalam air kolam, karna bening banged, (ya gak mungkin juga sih syuting diair sungai atau lumpur yang beneran banjir). Selain itu di film #AIRdanAPI gak Cuma mengangkat soal menanggulangi kebakaran aja tapi lebih kepada bencana alam, untuk film #AIRdanAPI ini mereka lebih fokus menanggulangi banjir dijakarta yang sangat merisaukan, salah satu daerah rawan banjir yang dijadikan sasaran dalam film ini didaerah jakarta barat “rawa bokor”.
Penanggulangan banjir ini dijadikan klimaks dari film ini, bagian ini yang bikin gue jadi salut sama beberapa pemain yang totalitas banged dalam film ini, yang paling bikin gue takjub ya Tara Budiman, selama ini gue hanya sering melihat tara di acara televisi yang maaf yan banyakan ALAY nya, dan tara yang selalu becanda gak pernah serius, film dia yang gue tau pun rata-rata drama comedy atau horor yang gimana gitu kayak billy olga lost in singapore, coblos cinta dan hantu taman lawang. Tapi difilm ini gue malah mau memuji tara budiman yang buat gue sukses memerankan radit. Adegan Tara dalam film ini pun penuh totalitas, kalo biasa kita liat tara dengan becandaan garingnya disini dia dituntut untuk jago berantem (adegan fighting nya oke loh) apalagi adegan menyelam saat akan menyelamatkan korban banjir yang terjebak dalam pabrik. Keren deh penuh totalitas. Pemain lain seperti Dion Wiyoko juga oke, tapi mungkin gue sudah sering melihat Dion dengan adegan yang menantang seperti berantem, nyelam, dan masuk kegedung yang ada apinya itu jadi buat gue Dion okelah. Untuk Abdur sendiri gue lupa deh ini debut film pertamanya kah? (soalnya catata akhir kuliah belom tayang) tapi harus diakui untuk pemain baru akting abdur cukup bagus, menurut gue abdur tidak terlalu berubah karakternya dari aslinya, tetap seperti abdur yang orang timur ngomongnya kenceng, suka becanda, suka ngocol. Kata-kata Abdur yang paling gue ingat adalah “Kau pikir perempuan itu kuburan kau kasih bunga”.
Untuk pemain-pemain perempuannya tidak hanya dijadikan sebagai pemanis film ini aja, mereka juga punya karakter yang berbeda-beda. Untuk enzi dan kara yang jelas ketahan fisik mereka diuji buat film ini ya, kalo marisa nasution?? Hmmm bisa dibilang penambah bumbu drama comedy tentang kisah cinta dia dan judika.
Film ini mengangkat sisi lain dari para kehidupan orang-orang yang kerja dibalik penanggulangan bencana baik itu pemadam kebakaran ataupun bencana alam lainnya. Pesan yang gue dapet dari film ini bagaimana cara kita menghargai peran penting dari para pekerja penanggulangan bencana ini, betapa pekerjaan mereka sangat mulia tapi sering terlupa, betapa berat tanggung jawab dan beban mereka dalam mengemban tugas mereka. Dan satu lagi, untung jadi manusia yang berguna dan bermanfaat buat orang lain kita gak perlu juga memaksakan diri jadi bagian dari salah satu badan penanggulangan bencana tersebut, kita tetap bisa melakukan kegiatan untuk membantu sesama dari tangan kita sendiri tanpa harus masuk kedalam badan-badan atau organisasi tersebut. Oh iya sama satu lagi lupa, kalo dalam keadaan hujan deras buat daerah yang rawan banjir hati-hati jangan sampai biarkan anak anda bermain dan hilang, itu banjir bukan buat maenan, apalagi mainnya sampe dipabrik kosong yang jauh dan susah dijangkau, ntar jadinya nyusahin banyak orang ehehhehehe,,,
Sekian review dari gue, kalo suka sukur, kalo gak suka juga gak papa, ini kan sekedar pandangan gue tentang film ini, jangan ada yang sakit hati ya, kan sekedar mencurahkan unek-unek gue aja, dan kegatelan gue pengen nulis aja,,,
Salam #AIRdanAPI :)
ps : buat yang belom tonton, buruan nonton filmnya dibioskop sebelum turun layarnya, kalo bukan kita siapa lagi yang nonton dan menghargai film indonesia karya anak bangsa.
nih intip dulu trailer nya :)
https://www.youtube.com/watch?v=BsSY8HXFbhM