Benda ini dikenal dengan sebutan “Lalosu”. Alat bunyi-bunyian ini digunakan sebagai perangkat dalam tarian “Alusu”. Tarian yang berasal dari Bugis ini merupakan rangkaian tarian Bissu (dilakukan oleh para waria), biasanya dipentaskan pada saat upacara adat keagamaan, pelantikan raja, penyambutan tamu agung dan upacara lainnya. Saat menari alat ini digoyangkan ke kanan dan ke kiri atau ke depan lalu ke samping sehingga menghasilkan suatu bunyi.











