Resensi Novel Kesukaan Gue
· Judul Buku : Anak Kos Dodol
· Penerbit : Gradien Mediatama
· Tahun terbit : 2008, Cetakkan Pertama
· Tempat terbit : Yogyakarta
· Tebal buku : 191 halaman + Cover
· Harga Buku : Rp. 27.000,00 -
Mengupas beberapa kejadian nyata tentang kehidupan kos-an wanita dan kegiatan-kegiatan kuliah.
Disebuah rumah kos berlantai dua Cempaka III dan ber cat warna merah muda yang kecewekan banget. Tapi ada beberapa kejadian yang membuat penghuni kos tak nyaman. Pertama, ketika seorang adik kos ku. Semalam hujan deras, Ia tidur sendiri karena teman sekamarnya pergi kemping. Tengah malam, ia terbangun dan melihat seorang cowok berdiri di depan jendelanya yang menghadap teras. Awalnya cuek dan siap-siap bobok lagi. Dan lama-lama anak itu nyadar! Kalau pagar kos kami tinggi mana digembok pula! Jadi gak mungkin dong ada yang berteduh di teras malam-malam. Lewat mana? Ngacirlah dia menyelamatkan diri ke kamar sebelah…
Kejadian kedua, setelah dua hari kemudian Sarah dan kedua temannya mendapat giliran. Pas ketiganya mulai pulas, tempat tidur mereka bergetar keras! Mereka sangka gempa, dan pada lari keluar. Tahunya, hanya ranjangnya saja yang goyang! Tapi semua perabotan anteng di tempat masing-masing. Kamar mandi sarah yang wangi tiba-tiba berbau pesing.
Kejadian demi kejadian dari mulut anak-anak yang bikin semua penghuni tak nyaman.
Menceritakan seseorang yang sedang berulang tahun yang dikerjain abis-abisan oleh teman-teman penghuni kos. Yang disebut nightmare birthday. Dimana, setiap seorang anak kos tersebut tanpa terkecuali, kamar nya di acak-acak seperti kapal pecah! Baju yang tersusun rapi dikeluarkan dan disebar kemana-mana. Tak luput, pakaian dan baju dalam pun digantung manis di kap lampu. Kasur dan seprai di acak-acak, pajangan, buku diobrak-abrik. Lalu sebagai sentuhan terakhir, tulisan “Happy Birthday” dengan lipstick termahal milik korban terpampang di cermin.
Peraturan utamanya yaitu: si korban pada hari ‘H’ tidak boleh menangis apalagi marah-marah. Dan tidak boleh kabur dan menginap di rumah teman, karena hal itu akan berakibat ‘siksaan’ akan lebih kejam dan lama.
Tapi setelah si korban shock, semua penghuni kos bekerja bakti merapihkan kembali kamar si korban hingga tengah malam.
Karena aku warga Negara yang baik, aku tidak ikut-ikutan membeli VCD bajakkan yang biarpun murah tetap saja kualitasnya jelek. Tapi, karena beberapa aku begitu menyukai VCD padi yang keluaran terbaru itu, akhirnya dengan terpaksa aku membelinya. Tetapi ketika menyalakannya, dan asik mendengarkan tiba-tiba terdapat gambar sepasang pria dan perempuan berasik masyuk di ranjang. Dan membuat aku marah dan merusakkan VCD itu dan membuangnya Cuma-Cuma.
4. Business Women*katanya seeh…
Menceritakan betapa krisis ekonomi anak kos-an. Sehingga, Julia teman satu kos Dewi yang nekat memulai bisnis dengan menjual roti bakar coklat dan keju. Tapi cara yang dipakai Julia sangat membuat para pembeli anak kos itu sendiri jadi tidak enak perut, roti tawar di taruh di meja setrika beralaskan kantong kresek, lalu bagian atas roti diberi alas selembar kertas yang entah bekas apa, barulah panggangan yang tak lain setrika butut milik Julia dan menekan roti hingga matang.
Menceritakan Tere yang mendapatkan beasiswa, yang padahal beasiswa tersebut hanya untuk mahasiswa tak mampu namun berprestasi di bidang akademik dan ekskul aktif di kegiatan kampus. Tapi, Tere adalah seorang yang mampu dan berpura-pura ia seorang yang tidak mampu.
Kemudian, ia mempergunakan dana kampus itu untuk mentraktir teman-temannya. Dan temannya lagi yang bernama Andhika juga yang mendapatkan beasiswa tapi ia adalah seorang yang mampu dan selalu pulang-pergi menggunakan mobil. Sedangkan seorang wanita yang menangis karena berharap dirinya yang tidak mampu mendapat beasiswa membuat Tere tertegun.
Menceritakan kedua sahabat Nisa dan Dewi yang berpisah dan saling mengikat janji selama 3 tahun agar bisa bertemu lagi di perguruan tinggi. Namun, karena jadwal kuliah yang padat dan selalu pulang-pergi naik bus, Dewi selalu membatalkan pertemuan mereka. Kemudian, Nisa kecewa dan tidak membalas semua SMS Dewi.
Dewi yang mengikuti kegiatan mahasiswa Pencinta Alam yang pikirnya menyenangkan. Malah membuatnya tersiksa hingga ia merasa harus pingsan. Namun, pada akhirnya setelah sampai, ia dapat menikmati pemandangan alam di atas gunung dengan puas.
8. Bak Burung Lepas dari Sangkar
Pada bagian ini, menceritakan beberapa anak penghuni kos yang kebablasan tak dikontrol orang tuanya kini menjadi anak-anak yang suka sekali huru-hara. Sarah, Elsa, dan Anti yang tadinya anak rumahan kini jadi sangar! Mereka mempunyai kebiasaan baru yaitu nge dugem tiap malam. Hingga uang yang seharusnya dipakai dana kuliah malah dipakai untuk pergi ke salon dan berkencan dengan pria.
9. Interview with the bule
Menceritakan Dewi dan Mbak Lislie yang diberi tugas b. Inggris untuk mencoba mempraktekkan interview dengan para turis. Namun, interview yang dilaksanakan Dewi tidak berjalan lancar karena ke gugupannya.
10. Tersenyumlah Serena Sayang
Menceritakan seorang teman 1 kuliah Dewi yang bernama Serena. Ia menikah di usai muda karena suatu ‘kecelakaan’ yang membuatnya berhenti kuliah dan di usir oleh keluarganya.
Ia bersuamikan pecandu narkoba dan diketahui senang berjudi. Tapi Serena tetap mempertahankan hubungannya dengan suaminya karena ia telah melahirkan seorang bayi yang sehat.
Suatu hari, suaminya meninggal karena over dosis. Kini Serena tinggal bersama bibi nya yang mau menerima ia dan anaknya.
Menceritakan Bi iyung penjaga wartel di kampung halaman Dewi yang membantu seorang ibu hamil yang tengah melahirkan secara tiba-tiba di wartelnya.
Menceritakan Dewi yang tengah berlibur dengan teman sekampungnya dan berjalan-jalan menikmati keindahan pantai menggunakan mobil pribadi milik salah satu temannya yaitu Isban. Tetapi, ketika di jalan pulang Mobil Isban menabrak tebing karena menghindar dari mobil truk.
Menceritakan Dewi yang ingin minta di belikan mobil BMW oleh bapaknya. Lalu untuk membujuk anaknya, Dewi di ajak bermain oleh tetangga yang bernama Cici. Dewi diajak belajar mengendarai motor. Kemudian, karena ia begitu ceroboh dan akhirnya menabrak selusin pot tanaman milik salah satu rumahnya dan merengek lagi meminta Be Em We…
Menceritakan Cynthia cewek jadi-jadian yang mengejar-ngejar Dewi dan Sofia dengan sangar karena telah menghinanya.
15. Mbah dukun? Nyai peramal?
Di suasana ramai tentang perbincangan yang menarik tentang cenayang, dukun, peramah dan lain-lain. Suatu hari Tania mengajak Dewi, Anna dan Libby untuk mendatangi rumah seorang peramal yang diketahui sangat sakti. Tania percaya, bahwa peramal itu dapat membantu masalah ia dengan pacarnya. Tetapi, berakhir dengan kekecewaan karena Anna mendapat ramalan bahwa ia akan mendapat seorang suami yang lebih dari setengah umurnya! Dan ketika pulang Libby menjadi sakit.
Di musim hujan tengah semester tiba. Waktunya untuk bertapa dan cari wangsit ‘bagaimna meraih nilai apik’ di kamar masing-masing. Tetapi penghuni kos berkumpul ramai-ramai di ruang tengah untuk ngemil dan ngerumpi abis! Tetapi, acara itu berubah panic ketika Rasti pingsan karena asmanya kumat. Kemudian, dengan sangat terburu-buru dan khawatir, para penghuni kos beramai-ramai menggotong tubuh berat Rasti dari kamar atas hingga ke bawah dan membawanya ke rumah sakit.
Pada bagian ini menceritakan Dewi dan Ine menaiki bus kota dan melihat seorang ibu yang berdiri di depannya kecopetan. Lalu Dewi dengan sangat khawatir menggerogoh isi tas nya dan melihat bahwa dompetnya tak jadi dicuri karena isinya kosong!
18. Gara-gara Hobi Begadang
Di kos, anak-anak punya kebiasaan buruk, yaitu begadang. Awalnya sih, buat belajar bareng dan bikin tugas, tapi lama-lama jadi kecanduan. Sehingga kami hampir selalu tidur larut malam hanya untuk nonton TV, ngobrol, bercanda dan akhirnya bergosip.
Suatu malam, aku, Sofi, Tere, Sarah, dan Alisha ngobrol di kamar Tere hingga dini hari. Tapi tak terasa karena rumpian semakin seru dan gak sadar obrolan merembet pada tingkah laku teman se-kos, Lintang. Sepulang kuliah, aku mendengar cerita dari Tere bahwa Lintang tak sengaja mendengar gosipan mereka tentang dia. Lalu Lintang menangis dan terbat-bata mengatakan itu di kamar Alisha. Kemudian, kami berlima mendatangi kamar Lintang dan meminta maaf.
Menceritakan Sofia yang di kejar-kejar oleh Monyet Jantan di hutan wisata. Dan berakhir ketika si monyet berhasil merebut Scarf Sofia dan pergi tanpa mempedulikan Sofia yang ketakutan.
20. Aarrgghh… Awas kau, Cyn!
Berawal dari seorang cewek jadi-jadian bernama Cynthia yang pertama kali mampir ke kos-an yang membuat para cewek ribut gak karuan. Karena mereka rasa Cyinthia adalah laki-laki yang membuat mereka risih.
Kemudian, karena Cynthia sering mampir ke kos-an mereka dan akhirnya mereka bisa mengakrabkan diri dengan Cynthia. Cynthia yang dikira sangat galak dengan cewek ternyata salah, karena Cynthia begitu rame dan gaul. Suatu hari, Anti, Elsa, dan Sarah begitu bersemangat karena Cynthia berjanji akan mengenalkan mereka kepada mahasiswa cowok keren sobatnya. Tetapi, hanya beberapa menit kemudian, Anti, Elsa, dan Sarah kembali ke kos-an ngamuk-ngamuk karena Cynthia malah mengenalkan dengan om-om botak dari Jakarta untuk ‘melayaninya’. Akhirnya, Cynthia sudah jadi sejarah di kos-an.
21. Backstreet gitu dyeeh!
Pada bagian ini berawal dari cerita setelah Dewi mencoba-coba beberapa kegiatan kampus yang menurutnya tidak cocok, kini ia mengikuti kegiatan rohis. Kemudian, setelah itu terlibat cinta lokasi oleh seorang cowok manis berwajah cool yang merupakan pengurus inti bernama Rafi. Tetapi, karena Rafi adalah anak rohis maka mereka merahasiakan hubungan mereka dan tidak bisa berdua dengan tenang. Sehingga membuat Rafi dimusuhi oleh teman-teman rohisnya. Dan kemudian Dewi dan Rafi putus secara baik.
kejadian ini berawal ketika Dewi, Ine, Sasha, Anti, Disti, Rasti, Angel dan Tere yang berkumpul di kamar Anti untuk bersenang-senang dan ngobrol dengan riuh diiringi dentuman music rock koleksi Anti dengan menggunakan baju daster minim. Awalnya gak ngeh, seorang cowok iseng bejubah panjang ala Matrix, memakai helm cakil memarkir motor persis di bawah jendela kamar. Ia membuka ritsleting celana panjang mengeluarkan ****nya dan memainkannya menghadap mereka lengkap dengan suara-suara erangan menjijikan.
Julukan ini di berikan oleh Dewi dan Alisha karena telah menjadi juara bertahan dari kemalasan-kemalasan anak-anak penghuni kos. Pasalnya, Dewi dan Alisha berlomba-lomba paling banyak cucian piring kotornya.
Saat Alisha menginap di rumah neneknya yang tinggal sekota berhari-hari dan ketika pulang Alisha lupa mencuci seember pakaian dalamnya selama 3 hari direndam. Dan berwarna kuning rusak. Tetapi, dengan cuek Alisha memakai pakaian dalamnya lagi.
Tak kalah malasnya Dewi, ia lupa bahwa ia sedang merendam jaket kesayangan milik kakak tingkatnya selama berhari-hari.
24. Konser Tunggal Mamaku
Menceritakan Dewi yang pulang larut malam sehabis menonton konser tunggal. Ketika ia masuk kamar terdapat Mama nya yang sudah menunggu dan bersiap konser tunggal khusus untuk dirinya.
Menceritakan keresahan penghuni kos karena mereka dilanda pencuri yang berkeliaran di kos-an. Alkisah, beberapa hari ini pakaian-pakaian yang sengaja dijemur sehabis di cuci tiba-tiba hilang. Semua wa-was dan tiba-tiba menganalisis bagai detektif. Kemudian, Mbak Lislie dan Angel mengadakan sidak isi lemari untuk memastikan kebenaran analisis mereka.
Menceritakan beberapa sahabat yang saling menolong satu sama lain dan menghibur di saat mereka sedih.
Berawal dari mereka cewek-cewek penghuni kos yang mengadakan acara arisan ala emak-emak. Suatu hari, ketika Firdi sang bendahara menagih uang pada Alya yang bayarannya selalu terlambat. Kemudian, Alya dan Firdi saling tuding dan teriak-teriak, merekapun bergulat di lantai sambil jambak-jambakkan! Pada akhirnya, arisanpun dibubarkan dan pertengkaranpun dapat terselesaikan dengan bijaksana oleh Ine.
Bahan keributan lain adalah telepon. 1 telepon yang merupakan penghubung puri I dan II dipakai oleh lebih dari 60 cewek. Yang mengakibatkan perang dingin antara puri I yang berisi mbak-mbak yang lebih tua dengan mereka yang cewek puri II.
28. E-mail kejam bin Tega
Bagian ini menceritakan ketika Dewi ditelepon oleh seorang beberapa cowok tak dikenal untuk ‘memesan’ dirinya.
Setelah mecari infromasi yang ia dapat dari salah seorang cowok yang pernah menelponnya, ia mendapat nomor dan identitas Dewi dari sebuah e-mail dan mailing list yang kemudian disebar luaskan dan disalah gunakan oleh seseorang dari internet yang membuatnya terkejut bukan kepalang.
Menceritakan ingatan-ingatan Dewi yang seperti nenek-nenek yang gampang lupa. Lupa menaruh kunci kamar Anggi temannya. Kemudian, lupa mengambil kartu ATM dari mesin. Kemudian, lupa dengan seseorang yang kenal dan berpapasan dengannya.
Bukan berita baru lagi, Kuliah Kerja Nyata dijadikan ajang pencarian jodoh di antara mahasiswa. Yang paling dasyat, kisah cinta Sasha, teman kos ku tersayang. Cewek cantik bertubuh bahenol dengan logat jawa kental termasuk paling tajir di kos. Manjanya juga gak ketulungan. Pas KKN, tuh anak paling ribet dan heboh karena dia dapat lokasi paling jauh! Pedalaman gitu dehh! Tetapi, setelah mendapat cerita yang menakjubkan bahwa seorang Sasha jatuh cinta dengan anak sulung Pak Kadus bernama Mas Supriyono kami pun melongo tak percaya.
Menceritakan kegiatan mahasiswa di saat program KKN berlangsung selama setengah bulan. Salah satunya program yang membutuhkan waktu dan tenaga lebih adalah bazaar, karena setiap anggota kelompok harus berjibaku mengumpulkan pakain bekas dalam jumlah banyak. Dan hasil dari bazaar itu akan dipakai biaya pembuatan kamar mandi.
Menceritakan Dewi yang sudah naik ke semester delapan untuk mengambil skripsi dan mengejar dosen pembimbing. Kemudian ia bertemu Aan, Wiwin, Heri, dan Muchit yang baru saja ia kenal yang sama-sama mengejar dosen pembimbing yang bernama Pak Djarwanto.
Ketemu dengan Pak Djarwanto, dosen gaek itu benar-benar mengagetkan. Dengan gaya bicaranya yang santai, ia bilang kalau tak punya waktu membimbing mereka. Ia ingin mereka mengerjakan skripsi secara bekelompok tapi perusahaan obyek yang diteliti yang akan membedakan.
33. Di Sebatang Pohon Harapan
Begitu sampai di pintu perpus, pengunjung disambut sebatang pohon harapan. Memang setiap tanggal 10 Agustus perpustakaan ini mengadakan acara Festival Tanabata yang menampilkan pentas boneka Jepang, kursus dan pameran Origami, pameran boneka Jepang, pameran komik serta kegiatan menghias Pohon Harapan itu.
Di situ tertulis banyak harapan-harapan dari beberapa orang yang aku baca. Dari yang ingin pergi ke Jepang, meminta boneka Jepang, sampai ingin bertemu kekasihnya yang nun jauh di mata hingga terakhir yang aku baca dari seseorang yang ingin cepat mati muda.
Realita Kehidupan Mahasiswi Kos-an
mahasiswi salah jurusan, phobia statistic, suka plin-plan, pemalas
pintar, anak teladan pantang bangun siang, tukang ngambek dan cengeng, paling heboh ngerawat muka.
hobi ketawa ala kuntilanak, bertingkah sok polos membahayakan.
Pelupa, cuek abis, pemalas
jutek, perasa, hobi jailin orang sampe nangis.
manja, baik hati, suka banget sama warna pink, polos.
cerewet, keras kepala tapi perhatian banget sama teman, cepat lelah.
lembut keibuan, baik hati, sabar, perasa.
Pintar, baik hati, sabar.
rajin, baik hati, sabar, penyayang
pemarah, gaul, suka ramai, cerewet.
pendiam, pemalu, baik hati.
Sok manja, sok imut, tidak sombong, pemaaf.
baik hati, sabar, setia kawan.
Penolong, polos, baik hati.
Terdapat unsure saling tolong menolong dan toleransi.
Adanya rasa malu dan rasa bersalah.
Kekeluargaan dan kekompakan yang sangat terasa di dalam kehidupan kos.
Dalam buku ini tersaji cerita-cerita dan pengalaman menarik dari si pengarang yang mungkin dapat membuat tertawa atau mungkin sekedar tersenyum saja bagi para pembaca buku ini yang mempunyai selera humor tersendiri pada cerita-cerita lucu. Buku ini baik dibaca pada saat jenuh, atau untuk mengisi waktu.
Di dalam cerita hanya sedikit menunjukkan adanya kesopanan terhadap orang yang lebih tua. Menggambarkan seseorang yang agak berlebihan.
Kata-kata dan gaya bahasanya mudah dimengerti oleh anak-anak remaja. Ceritanya ringan dan mudah diterima oleh banyak kalangan, khususnya kalangan remaja indonesia.
Menerangkan suatu kejadian dengan apa adanya.
Membaca cerita non-fiksi yang mengungkap kejadian demi kejadian di dalam kos dan kegiatan kuliah pasti bertujuan untuk menghibur dan dapat mengetahui kehidupan yang mengupas asam-manis kebersamaan. Bagi yang sudah merasakan, pasti dapat mengenang kembali bagaimana merasa sedih, ketegangan, suasana kekeluargaan, dan kesenangan dilakukan bersama.
Sarannya, agar buku ini dapat menjadi contoh lebih baik untuk umum bagaimana menjalin persahabatan dan kekeluargaan tanpa melihat perbedaan latar belakang.
Kehidupan mahasiswa/i di luar yang jauh dari orang tua dan tinggal di kos-an dapat mengajarkan kita untuk saling mengerti satu sama lain, mengatur kehidupan ekonomi untuk tambahan biaya hidup, dan kekompakkan yang terjalin agar mencapai tujuan bersama.