- Melipatgandakan Pahala Puasa -
مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا
“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.”
Pasti tidak asing dengan hadist yang satu ini kan?, ya itulah janji pahala yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebutkan ketika kita memberi makan orang yang berbuka puasa.
Lalu coba bayangkan bagaimana jika kita memberi makan kepada 100 orang yang berpuasa, pahala yang bisa kita dapat bisa mencapai 100x lipat insyaallah. Itu mudah jika kita melakukan di bulan Ramadhan benar kan?, memberi infaq atau sedekah ke masjid yang mengadakan buka bersama insyaallah kita sudah bisa memanen banyak pahala dari itu. Lalu pertanyaannya bagaimana cara kita memanen pahala seperti itu jika diluar bulan Ramadhan?
Caranya mudah begini tutorialnya :
1. Buat kelompok atau genk (bener nggak tulisannya, atau geng, atau gang haha nggak penting, lanjut aja) dengan teman, sahabat atau keluarga minimal 2 orang maksimal tidak terbatas.
2. Lakukan puasa sunnah apapun itu, senin kamis bisa, ayyamul bidh boleh, puasa daud malah bagus, atau yang lainnya secara rutin dan bersama-sama.
3. Buat acara buka bersama setiap melakukan puasa, dan buat perjanjian setiap orang minimal membawa makanan atau minuman untuk buka nanti.
4. Sebelum waktu berbuka, berkumpul keluarkan makanan yang dibawa sambil ngobrol dan berbagi cerita kegiatan yang dilakukan seharian tadi.
5. Saat waktu berbuka tiba, jangan lupa berdo'a dulu, dan ini bagian pentingnya, usahakan setiap orang memakan makanan dari orang lain dan tidak memakan apa yang dia bawa sendiri.
Sudah bisa menebak kemana inti ceritanya? Hehe. Ya bayangkan jika kita memiliki 5 member genk (sebut saja genk Road to Jannah, sama kayak genk nya Adik hehe), yang dimana setiap anggotanya biasa, mau dan gampang diajak puasa sunnah, lalu rutin mengadakan buka bersama. Di acara itu masing-masing anggota membawa makanan untuk berbagi saat acara itu. Sebut saja nama masing-masing aggotanya Langit, Bumi, Matahari, Bulan, dan Bintang. Langit membawa makanan yang nantinya akan dimakan oleh Bumi, Matahari, Bulan dan Bintang. Begitu pula Bumi membawa makanan yang nantinya akan dimakan oleh Langit, Matahari, Bulan dan Bintang. Yang lainnya juga sama seperti itu. Lalu bayangkan pahala yang mereka dapat masing-masing, bukankah masing-masing dari mereka akan mendapat 5x lipat pahala puasa, 1 dari puasa dia sendiri dan 4 adalah dari jumlah anggota genk yang berpuasa. Karena memberi makan orang yang berpuasa akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tanpa mengurangi sedikitpun pahala orang itu, sesuai hadist di awal tadi.
Dan sisi positif dari kita jika memiliki genk dengan sifat dan agenda kegiatan seperti itu adalah, saat kiranya kita tidak dapat berpuasa karena suatu halangan atau udzur, kita masih tetap bisa mendapatkan beberapa kali lipat pahala puasa walau kita tidak berpuasa dengan cara tetap membawakan makanan untuk anggota yang berpuasa.
Bukankah menyenangkan memiliki genk yang sama-sama memiliki tujuan yang sama untuk ke Jannah-Nya? (kebetulan nyambung dengan nama genk Road to Jannah hehe). Dan bayangkan jika genk tersebut memiliki banyak member, bukankah akan lebih banyak pahala yang bisa kita panen?
Jika ditanya apakah mungkin membuat genk seperti itu saat ini? Jawabanku sangat mungkin karena itu adalah caraku saat jaman kuliah dulu bersama teman-teman satu Lab. Walaupun nama grupnya agak nggak nyambung, 'DalGondez' itulah nama grup saat kuliah dulu, jangan lihat dari seberapa jelek dan aneh namanya karena membernya lumayan banyak kurang lebih 15an orang (walaupun jarang bisa full team saat ada acara buka bareng) dan juga perlu diketahui mereka adalah orang-orang yang terkeren pada jamannya menurutku ^__^. (Jadi kepingin ngumpul sama mereka lagi haha)
Alhamdulillah sekarang sudah menemukan tempat dimana bisa melakukan suatu kegiatan seperti waktu dulu di kota ini, walau dengan orang-orang yang tidak dikenal dan baru tiap harinya. Semoga diri ini bisa istiqomah menjalaninya. ^__^
- Gresik, 19 Juli 2018 -
di salah satu tempat 'ternyaman'di kota ini.










