Birth Story of Syarhabil 'Umar Daifiq (1/4) Ini adalah kisah persalinan penuh cinta dari putra pertama kami. Kisah yg mengawali peran penting saya dan @anjasbiki sebagai ibu dan ayah. HPL 'Umar 21 april, tetapi sejak pekan ke 35 sudah bersiap menyambut sang buah hati. Gymball, pijat perineum, berdiri jongkok, renang, yoga, jalan pagi hingga memakan kurma 7 butir perhari dilakukan. 10 april 2018 (38 w 4 d) Sekitar pukul 02.00 alhamdulillah pertanda itu datang. Flek darah keluar. Senang rasanya ia akan hadir. Namun, masih belum benar-benar yakin karena sang gelombang belum juga datang. - Sejak pukul 02 hingga pukul 04 pagi melakukan gymball, goyangan pinggul hingga jalan di dalam rumah untuk membantu sang buah hati semakin turun. - Pukul 4 pagi hingga pukul 8 memutuskan untuk tidur untuk mempersiapkan tenaga ekstra niatnya. - Kutunggu gelombang cinta datang, namun hingga siang hari belum juga terasa bahkan entah terasa sulit membedakan sedang kontraksi atau tidak karena tak terasa apa-apa padahal sudah hampir siang hari menuju sore. Ditengah masa menunggu, suamiku berbenah rumah, membereskan segalanya, menyemangatiku untuk tetap tenang dan optimis bahwa bayi punya waktunya. Selama masa menunggu, kugerakkan terus pinggang dengan atau pun tanpa gymball, jalan-jalan, berdiri jongkok berpuluh kali. Hingga sore gelombang itu tak muncul juga. Teringat saran bidan Jehan, selama masa menunggu manfaatkan waktu untuk quality time dengan suami. Oke akhirnya kami memutuskan untuk jalan-jalan ke kota, pacaran. - Sebelum jalan-jalan kami mampir terlebih dahulu ke @bidanlesty untuk mengecek kondisi dan sudah ada pembukaan atau belum. Kalau dihitung waktu, kukira sudah ada pembukaan besar karena berbagai upaya dilakukan untuk menambah bukaan. Saat di cek baru pembukaan 1. Santai dulu, memang kami juga belum membawa persiapan hospital bag saat itu. Usai dari bidan, kami pacaran jalan-jalan ke kiddy land, beli batagor kuah fav, beli es duren fav. Aaa.. nyaman, senang. Hingga malam tiba kami pulang dan makan bersama di rumah. #gentlebirth #silentbirth #hypnobirth #persalinannyaman #minimtrauma #birthstory #babyumar #110418 #AM #Sukabumi (at Sukabumi)