Bisa karena terbiasa, terbiasa karena bisa 2
bisa apakah benar benar bisa dilatih dengan terbiasa? atau kita sebenarnya hanya terbiasa melakukan hal hal yang kita bisa?
Hmm coba kita analogikan dengan instrumen atau robotika. Instrumen atau robotika bisa melakukan sesuatu, yang mana itu adalah kemampuan robot atau sistem itu sendiri. maka robot tersebut benar benar terbiasa melakukan apa yang hanya bisa ia lakukan. Apakah robot tersebut dapat bisa melakukan hal lain dengan membiasakan diri untuk melakukan sesuatu? tentu sangat mustahil baginya. Maka dengan menyuruhnya melakukan hal tersebut adalah sia-sia, dan akan menjadi toxic bagi si robotnya, yea walau robotnya juga tidak memberi respon.
Kemudian timbul pertanyaan, bagaimana cara untuk si robot bisa mendapatkan kemampuan baru untuk bisa melakukan sesuatu? mudah, cukup kita program ulang dengan ditambah dengan kemampuan yang baru dan tentunya jangan lupa hardware yang diperlukan juga harus dipasang. cukup mudah bukan? dengan begitu robot akan kembali mendapatkan kemampuan untuk bisa melakukan sesuatu, dan kemudian akan terbiasa untuk melakukan hal tersebut.
Manusia sejatinya berbeda dengan sistem atau robotika tersebut. Jika robot harus di program ulang untuk mendapatkan kemampuan tertentu, maka manusia juga perlu di program ulang mindset-nya untuk mendapatkan kemampuan tertentu.
loh ko sama sama program ulang? sama dong kayak robot?
iye sama di program ulang, tapi beda yang di program ulang. Kalau robot harus reinput program atau bahasa kerennya upgrade atau pemutakhiran. Artinya program lama akan terhapus dan berganti ke program baru yang lebih mutakhir dengan acuan program lama tersebut. Manusia kalau mau sama kayak robot juga boleh, tapi masa mau jadi robot? ilustrasi di atas jika dipahami, robot memerlukan tuan atau master yang me-reinput program ke dalam sistem robot tersebut. emang siapa yang mau nginput program ke dalam otak lu bro?? lagian kalo program nya error masa lu nanti langsung ikutan error? terus kalo rusak mau di ganti aja (re: meninggal)?
Memang sih manusia kan ga seperti robot yang semuanya bisa se-instant itu, tapi bisa ala manusia adalah dengan membiasakan diri melakukan sesuatu. Maka yang pertama kali harus dilakukan adalah program ulang mindset-nya. kenapa si kita harus bisa melakukan ini? kenapa aku mau dan harus menguasai untuk bisa? bangun, cuci muka dan gunakan kesadaran penuh kenapa harus bisa. Jadikan diri kita termotivasi atas kemauan sendiri. Bisa juga dapat inspirasi dari teman dan orang lain, tapi tetap saja, motivasi terkuat adalah motivasi yang dibangun oleh diri sendiri.
maka toxic dong jika kita memotivasi orang lain?
belum tentu, sekarang gini, seorang atlit pastinya punya pelatih kan? nah bayangkan jika sang pelatih tidak fokus dan memaksakan agar sang atlit termotivasi? santai, leha-leha, dan tidak serius pun muncul dalam benak atlit. tapi, jika pelatih sangat mendukung atlit, dan atlit juga menerimanya dengan baik maka kombinasi ini sangat pas, dan akibatnya sang atlit akan meraih kemampuan baru akibat terbiasa melakukan sesuatu, sampai ke tahap bisa bahkan ahli!
Artinya disinilah peran terbesar kita, diri kita sendiri, untuk dapat menanggap motivasi yang datang itu toxic atau bukan. Akan menjadi toxic yang mematikan apabila kita belum memunculkan kemauan untuk bisa melakuakn sesuatu. Dan menjadi pembakar semangat apabila kita telah menemukan kemauan kita dan selaras dengan keadaan. Bisa karena terbiasa, bahkan sampai menjadi ahli adalah suatu konsep tentang mendapatkan kemampuan baru yang bersifat postif, artinya manusia akan terus dapat berkembang dan berkembang jika kemauan dalam dirinya kuat. Menjadikan diri nya terbiasa melakuakan suatu latihan sampai ke tahap bisa untuk melakukannya. Sedangkan terbiasa karena bisa, merupakan konsep tentang keterbatasan yang bersifat negatif, sehingga manusia seolah-olah hanya terbiasa melakukan apa yang ia bisa.
Sebenarnya kita dapat melakukan apa saja yang kita bisa untuk dapat membiasakan diri melakukannya. Jika sudah terbiasa selanjutnya akan menjadi kebiasaan yang akan lekat. Itulah yang orang sebut dengan Habit.
Habit manusia menentukan kesuksesan dalam hidupnya. Kombinasi yang pas antara latihan dan pembiasaan akan menjadikan hidup kita lebih baik. Tentunya habit disini harus habit habit yang baik ya! karena kebiasaan baik akan menjadikan manusianya baik, dan kebiasaan baik yang dilatih akan menjadikan manusianya lebih baik lagi.