Ingredients: Raw lanonin, beeswax, tea tree, peppermint, eucalyptus
Net weight: 4 oz
Manufacturer/brewer: Drew Rosa (Australia)
Review:
Bees Knees adalah merek pomade yang relatif baru. Dari situs resminya, saya mendapatkan informasi bahwa pomade ini baru ditemukan pada bulan Februari, 2012 setelah menghabiskan dua tahun riset. Sang brewer mendapat inspirasi membuat Bees Knees setelah memperoleh informasi tentang efek produk petrolatum untuk rambut dan kulit kepala sehingga membuatnya memutuskan bahwa “petroleum seharusnya digunakan untuk Ford 1948-ku… bukan dikepalaku”;
Pomade ini memiliki wadah pipih berwarna perak. Logo pomade ini adalah lebah yang mengenakan seragam Seabiss, angkatan marinir Amerika pada Perang Dunia Ke-2. Kakek dan nenek sang Brewer memiliki latar belakang militer dan ia bermaksud menghormati pengorbanan mereka untuk negaranya. Pemilihan logo lebah untuk pomade organik tidak bisa tidak tepat karena menurut saya lebah sangat pas melambangkan kesan alami dan natural. Hanya saja logo lebah Bees Knees ini sedikit terlihat kekanak-kananakan, sederhana dan murahan;
Bees Knees menggunakan aroma min segar dan agak tajam. Mirip wangi permen pedas. Menarik;
Permukaan pomade ini berwarna orange tua dan terlihat waxy. Perlu usaha ekstra untuk mencolek permukaan Bees Knees yang terasa sangat liat dan padat. Karena Bees Knees yang saya review kali ini memang tidak memiliki tagline, mulanya saya menduga varian Bees Knees ini akan setara original/medium. Namun setelah saya colek dan ratakan di tangan, pomade ini terasa benar-benar keset seperti pomade heavy yang bandel;
Pengaplikasian pomade ini di rambut sama sekali tidak menyenangkan dan saya salah memilih waktu untuk me-review karena rambut saya mulai panjang. Mungkin karena tidak mengandung petrolatum, perataan Bees Knees di rambut terasa melawan dan tidak mulus karena kurangnya kandungan minyak untuk melicinkan. Beberapa helai rambut saya pun rontok setelah pengolesan;
Agak susah untuk menyisir karena performa Bees Knees di rambut yang terasa sangat “rapat”. Saya tidak terlalu enjoy menggunakan pomade ini. Walaupun mengusung tagline sebagai pomade organik bebas petrolatum, bagi saya Bees Knees malah terasa seperti heavy pomade yang waxy dan mengingatkan saya pada High Life Heavy. Hasil akhir yang saya dapatkan dengan Bees Knees adalah hold yang kuat dengan shine yang dull;
Build up-nya sangat terasa di rambut dan uniknya terasa keset ketika terkena air. Ini benar-benar sensasi yang baru saya rasakan sepanjang pengalaman saya memakai pomade: Bees Knees seakan-akan berperan sebagai minyak alami pada bulu hewan yang melindunginya dari air. Kesimpulannya, saya pikir Bees Knees cukup menarik sebagai alternatif untuk user yang mau tetap rapi tanpa sensasi berminyak ala pomade petrolatum tradisional, walaupun menurut saya komposisinya terasa agak “kering” dan agak susah disisir. Alternatif yang cukup menarik, anyway.
DON'T LET THIS HAPPEN TO YOU. Get the good stuff. Visit mybabyjo.com #mybabyjo #VLV #rockabilly #pinups #pomade #gentlemen #highlifepomades #beeskneespomade #frankengrease #barbershop