Malam ini saya teringat satu program yang dulu pernah kami jalankan selama di BEM PNJ. Namanya KOMAR (Kotak Amal Rame-rame) dari divisi Kerohanian. Sederhananya, ada sebuah kotak di BEM buat anak-anak BEM yang mau beramal.
Sederhana banget, tapi sangat bermanfaat. Yang kami rasakan khususnya buat kebutuhan finansial BEM dulu.
Ada kebiasaan keren dari anak-anak, kalau KOMAR sudah penuh kita pakai uang itu buat beli nasi bungkus warteg yang banyak. Dan malam-malam, kita semua, keliling Depok pakai motor untuk cari pemulung, pengemis, pengamen, dan dhuafa lainnya untuk bagiin nasi yang udah kita beli. Sederhana bukan?
Nasi bungkus yang harganya cuma 5000 bisa bikin kita bahagia melihat senyum-senyum mereka yang menerima. Kita pun dapet doa dari mereka, dan itu lah investasi yang tak bernilai.
Mungkin memang cuma 10 atau 20 bungkus yang kita bagiin. Tapi dampaknya luar biasa, berapapun kebutuhan (finansial) di setiap agenda kami, selalu Allah cukupkan, bahkan lebihkan, dari arah yang tak terduga-duga. Jadi bisa pakai untuk agenda yang lain.