#ZenDoodle - 16 ••• Daku kan masih super amatiran ya soal #doodling, corat-coret bikin #mandala, narik garis dll dsb. Gambarnya baru tembus belasan. Gak ada seujung kukunya para doodler di instagram yg udah tahunan rutin corat-coret. Dan lebih dulu #beranidoodle ketimbang daku yang baru sebulan terakhir (itupun kalo sempet) Tapi dari sesi corat-coret satu ke sesi selanjutnya, banyaaak 'hidayah' yang daku dapat. (Caelaah hidayaaah..) . Misalnya, daku mendapati, tiap daku gak mindfullness, gak 'hadir' dan gak menikmati tiap goresan, pasti hasil kluwer-kluwernya juga gak enak dilihat. (Minimal menurut daku, kluwer-kluwernya ngeselin aja gitu. Apaan sih itu. Males liatnya..) . Kayak di hyperlapse ini, daku asal coret waktu awal. Mikirin ini mikirin itu, mengancam diri sendiri awas ya kalo motifnya gak oke, dan lalu beneran gak oke. BAHAHAHA. Begitu di tier ke sekian, lalu daku mulai bisa enjoy. Tiap garis naik, daku kebayang lagi hiking di bukit Wonosari. Tiap ada lengkungan, daku bisa mendadak senyum-senyum ingat Plengkung Gading di Keraton Jogja, dan memori tengah malam nongkrong di sana. Haaa seru! Seru! Mungkin hidup itu begitu juga yaa.. (Ahsek ujug-ujug 'dalem' bener..) Mari sarapaaaan..


















