Amalan Terbaik di 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah 🪽🕋
🎙️ Ustaz Muhammad Nuzul Dzikri حفظه الله ورعاه
Nabi shalallahu’alaihi wasallam bersabda,
“Tidak ada hari-hari di mana amal shalih lebih dicintai Allah daripada amal yang dilakukan pada hari-hari ini (10 hari pertama Dzulhijjah)”
Para shahabat bertanya,
“Tidak juga jihad di jalan Allah?”
Nabi shalallahu’alaihi wasallam menjawab,
“Tidak juga jihad di jalan Allah, kecuali seseorang yang keluar berjihad dengan jiwa dan hartanya lalu tidak kembali sedikit pun.”
—HR. Bukhari & Tirmidzi
Momentum yang Sangat Agung
Namun seringkali, suasana menyambut 10 hari pertama bulan Dzulhijjah tidak semeriah saat menyambut Ramadān.
Padahal hari-hari ini adalah salah satu momentum terbaik dalam setahun.
Yang bisa menyaingi 10 hari pertama bulan Dzulhijjah hanyalah 10 malam terakhir bulan Ramadān.
Para ulama terdahulu sangat memuliakan tiga “fase 10 hari”
10 hari pertama Muharram
10 hari pertama Dzulhijjah
10 malam terakhir Ramadān
Bahkan sebagian ulama mengatakan 10 hari pertama bulan Dzulhijjah lebih utama.
Amalan-amalan Utama di 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah
1. Puasa
Diriwayatkan dari sebagian istri Nabi shalallahu’alaihi wasallam,
“Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam biasa berpuasa pada sembilan hari pertama Dzulhijjah..” —HR. Abu Dawud
Nabi shalallahu’alaihi wasallam bersabda,
“Puasa Arafah menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.”
—HR. Muslim
2. Memperbanyak Doa
Ibnul Qayyim رحمه الله menjelaskan bahwa Nabi shalallahu’alaihi wasallam memperbanyak doa pada hari-hari ini.
3. Memperbanyak Dzikir dan Takbir
Allah ta’ala berfirman,
“…dan agar mereka menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan…” —QS. Al-Hajj : 28
Allah juga berfirman,
“…dan berdzikirlah kepada Allah pada hari-hari yang berbilang…” —QS. Al-Baqarah : 203
Dan Allah berfirman,
“Dan bagi setiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), agar mereka menyebut nama Allah…”
—QS. Al-Hajj : 34
Takbir Dzulhijjah 💫
Para ulama membagi takbir menjadi dua :
1. Takbir Mutlak
Dilakukan kapan saja dan di mana saja selama 10 hari pertama Dzulhijjah.
2. Takbir Muqayyad
Dilakukan setelah shalat wajib, dimulainya :
• Setelah subuh hari Arafah - setelah Ashar tanggal 13 Dzulhijjah
📎 Maka dari hari Arafah sampai tanggal 13 berkumpul dua jenis takbir sekaligus.
Inti Hari-Hari Ini : Mengingat Allah
Dzikir adalah inti ibadah. Haji, kurban, dan takbir, semuanya bermuara pada “mengingat Allah”
Bukan untuk :
Pamer
Bangga-banggaan
Atau sekadar ritual
Tujuan haji adalah dzikir kepada Allah. Tujuan kurban juga dzikir kepada Allah.
Kalau benar-benar memahami esensinya, maka 10 hari ini bisa menjadi hari-hari paling indah dalam hidup kita.
Walaupun secara finansial mungkin sedang sulit, tetapi hati tetap bisa hidup. Karena orang yang berdzikir itu seperti orang hidup, sedangkan yang lalai dari dzikir seperti orang mati.
Apakah dzikir kita sudah masuk sampai ke hati?
Saat kita mengucapkan, “Allahu akbar..”
Apakah benar hati kita merasakan :
🌸 Allah Maha Besar dan kita begitu kecil? Atau hanya sekadar lisan?
Karena inti hari-hari ini adalah : takbir, tauhid, dan mengagungkan Allah.
Maka orang yang benar-benar merasakan kebesaran Allah akan mudah berkurban. Karena dalam kurban ada : pengorbanan, cinta, dan pengagungan kepada Allah.
Yang Membuat Hati Berantakan
Yang membuat hidup terasa kacau, bukan semata-mata karena masalah. Tapi ketika hati berpaling dari mengingat Allah.
Allah berfirman,
“Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sungguh, dia akan menjalani kehidupan yang sempit..”
—QS. Thaha : 124
Dan Allah berfirman,
—QS. Ar-Ra’d : 28
Nostalgia dengan Hidayah
Karena tidak semua orang belajar dari nasihat. Ada yang baru berubah ketika Allah menegurnya dengan ujian.
Maka bersyukurlah atas hidayah yang sudah Allah berikan. Karena hidayah itu mahal.
Ibnul Qayyim رحمه الله berkata,
“Sesungguhnya di dunia ini ada surga. Barangsiapa belum memasukinya di dunia, maka ia tidak akan masuk surga akhirat.”
*maksudnya adalah : kelapangan dada karena mengenal dan mengingat Allah.
Maka jadikan 10 hari pertama bulan Dzulhijjah sebagai momentum. Ini waktunya untuk : kembali mengagungkan Allah, memperbesar tauhid, memperbanyak dzikir, dan menghidupkan hati.
10 Hari Pertama Dzulhijjah Itu Sangat Powerful
Bukan hanya untuk berhaji, yang tidak berhaji pun tetap bisa merasakan keberkahannya. Karena rahmat Allah bukan hanya turun di Mekkah atau Mina.
Berkurbanlah
Perjuangkan ibadah kurban, bukan sekadar menyembelih hewan.
Tapi sebagai bentuk cinta, pengorbanan, dan pengagungan kepada Allah.
وفقنا الله لما يحبه ويرضاه 🤲🏻🌱📖💎
أو كما قال : أستاذنا الفضل
محمد نزول ذكري
حفظه الله ورعاه ونفع الله بعلومه في الدارين
📖 Ringkasan kajian di atas, didengar dan disimak melalui laman berikut ini :
AMALAN TERBAIK DI 10 HARI PERTAMA DZULHIJJAHKajian TematikUstadz Muhammad Nuzul Dzikri


















