Aku pernah meminta ikhlas dari menangis tersedu-sedu hingga marah, bagiku mengikhlaskan seperti peperangan, ingin segera ku akhiri namun seperti ada yang belum tuntas juga.
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Russia
seen from Vietnam
seen from Russia
seen from Germany
seen from Türkiye

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from T1
seen from United States

seen from Israel

seen from United States

seen from Malaysia
seen from Russia

seen from United States
seen from United States
seen from Poland
Aku pernah meminta ikhlas dari menangis tersedu-sedu hingga marah, bagiku mengikhlaskan seperti peperangan, ingin segera ku akhiri namun seperti ada yang belum tuntas juga.
Situasi berulang, kekhawatiran yang tak hilang.
Ada yang bilang aku harus bertamu pada sabar.
Aku sering mengunjungi sabar dengan sabar itu sendiri.
Hingga aku dan sabar justru semakin tidak sabar.
Sabar ya, setiap tujuan terkadang harus melalui proses yang cukup panjang dan tidak sesuai rencana, insya Allah ada kebaikan didalamnya.
Bahagiaku memang cukup demikian tidak harus bergelimang.
Meski bukan pertama kali, manusia selalu harus mengulang dari awal, belajar mengenai kehilangan dalam bentuk apapun.
Bapak adalah kalimat tidak langsung, dari mulai perhatiannya hingga kekhawatirannya diungkapkan dengan kalimat yang seolah baik-baik saja.
birumia.