Surat Untuk Penghuni Surga, Buku 1
Sisa-sisa kantuk yang menggelayut di mata segera hilang begitu gue mencolokkan koneksi internet dan mulai melihat ada peristiwa apa yang terjadi hari ini melalui media sosial. Lebih tepatnya begitu gue menscroll down laman pribadi lantas menemukan dua hal yang membuat gue senang :
1. Akhirnya permintaan gue diterima. Hahaha. (abaikan,mungkin bagi sebagian orang ini sih hal yang biasa. Maklum, namanya juga lagi kagum dengan seseorang)
2. Melihat ada pengumuman dari #ProyekMenulis #SUPS (SuratUntuk Penghuni Surga) yang pernah gue ikutin September silam yang menampilkan puluhan surat yang terpilih melalui proses seleksi dari banyaknya (gak disebutin angka-angkanya) surat yang masuk ke dalam email : [email protected] lalu satu persatu membaca nama-nama yang lulus, dan ada nama gue di situ. Hahaha.
Buku pertama – dari empat kumpulan buku yang berisi surat-surat dalam proyek menulis tersebut – nomor kedua puluh tujuh ada jejaktulisan gue di situ. (http://nulisbuku.com/blog/2014/12/inilah-daftar-lengkap-buku-proyek-menulis-surat-untuk-penghuni-surga/)
Ini surat kedua gue yang mendapat apresiasi. Sedikit berbeda dari apresiasi pertama yang pernah gue terima dalam surat #STPC Roma, yakni apresiasi dari penulisnya sendiri, dengan menuliskan surat balasan untuk gue dan sebuah buku. Sekarang, wujud apresiasinya adalah buku yang di dalamnya ada nama gue. Bahagianya. (Seumur-umur buku yang pernah gue hasilkan sampai saat ini tuh baru satu. Skripsi. Eh itu tergolong buku bukan sih :P, dan itupun juga diselesaikan dengan waktu yang tidak sebentar. Hehehe.)
Seorang teman bertanya, apa hadiah yang gue terima dari proyek ini?
Tidak ada. Memang tidak ada hadiah yang dijanjikan akan diterima oleh orang-orang yang suratnya lulus seleksi. Apalagi terkait mengenai royalti yang akan diterima jika buku ini diminati oleh pasar. Menurut ketentuan dalam proyek, atas penerbitan buku-buku ini, para penulis tidak menerima kompensasi dalam bentuk apa pun karena seluruh royalti hasil penjualan buku akan disumbangkan kepada lembaga panti asuhan, untuk menyantuni anak yatim-piatu. Detail mengenai penyerahan sumbangan royaltiini akan dikelola oleh tim dari nulisbuku.com.
Bagi gue yang mempunyai mimpi untuk menulis buku sendiri, suatu saat nanti,melihat salah satu tulisan gue bisa terwujud dalam sebuah buku, rasanya senang bukan main.
Jadi, bagi kerabat, teman, sahabat, handai taulan yang ingin membaca tulisan gue, monggo silahkan dibeli bukunya, apalagi dengan membeli buku ini kamu termasuk menyumbang untuk anak-anak yang membutuhkan. Dapat buku sekalian beramal, biar nambah timbangan di sebelah kanannya, hehe :) (udah pande kan ya, gue promosi, hihi)
Tanjung Morawa, 08 Desember 2014